Minggu, 17 Oktober 2021

Keturunan Sultan XI Kasepuhan Cirebon, Mengukuhkan Sebagai Polmak

Populer

750 Tanaman Bonsai Nasional Dipamerkan di Cirebon

Cirebon,- Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Cirebon menggelar Pameran Bonsai Nasional dan Exibisi Adenium hingga 12 Oktober 2021....

Selama Pandemi COVID-19, Pecinta Bonsai di Tanah Air Meningkat 40 Persen

Cirebon,- Selama Pandemi COVID-19 banyak masyarakat memiliki waktu luang untuk beraktivitas dan menyalurkan hobi. Seperti halnya pecinta tanaman hias...

Kirab Merah Putih dari Balai Kota Cirebon Menuju Astana Gunung Jati

Cirebon,- Kirab Merah Putih dalam rangka HUT ke-76 TNI, membawa bendera pusaka dari Balai Kota Cirebon menuju Astana Gunung...

Tiga Atlet Asal Kota Cirebon Raih Medali di PON XX Papua

Cirebon,- Sebanyak 17 atlet asal Kota Cirebon memperkuat kontingen Jawa Barat dalam PON XX 2021 Papua. Dari 17 atlet...

Bangun Bisnis Industri Rumahan, Pasangan Suami Istri Ini Raup Omset Ratusan Juta Rupiah

Cirebon,- Pandemi COVID-19 sangat berpengaruh terhadap penjualan para pelaku bisnis hingga UMKM. Namun, pandemi ini tidak berpengaruh terhadap usaha...

Cirebon,- Keturunan Sultan Sepuh XI Radja Jamaludin Aluda Tajul Arifin, Rahardjo Djali mengukuhkan diri sebagai Polmak atau Pejabat Sementara (Pjs) Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon.

Acara pengukuhan Rahardjo Djali, pria yang sempat viral di media sosial terkait penggembokan Keraton Kasepuhan Cirebon beberapa waktu lalu tersebut berlangsung di Masjid Agung Sang Cipta Rasa, Kamis (6/8/2020).

Rahardjo mengatakan bahwa Putra Mahkota PRA Luqman Zulkaedin sebagai penerus Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan tidak sah, karena kebiasaannya sudah melenceng jauh dari kebiasaan yang ditempuh oleh pendahulu di Kesultanan Cirebon.

Loading...

Baca Yuk : Video Viral Mengaku Keturunan Sultan Sepuh XI, Ini Tanggapan Sultan Sepuh XIV

BACA YUK:  Produk Anak Bangsa Swiwings Express Kini Hadir di Kota Cirebon

“Sejauh ini tidak sah, karena sudah melenceng jauh dari kebiasaan yang ditempuh oleh pendahulu di Kesultanan Cirebon,” ujar Rahardjo.

Menurut Rahardjo, pengukuhan sebagai Pejabat Sementara atau Polmak di Keraton Kasepuhan Cirebon untuk mengisi kekosongan jabatan Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon.

“Jabatan ini berakhir sampai keluarga besar berkumpul lagi untuk menentukan (sultan) yang definitif. Tetapi saya tidak bisa menentukan,” ungkapnya.

Pengukuhan sebagai Polmak, kata Rahrdjo, sudah disepakati dengan keluarga besar dari keturunan Sultan Sepuh XI dan juga mendapatkan dukungan dari beberapa pondok pesantren di Cirebon.

“Pengukuhan ini sudah disepakati keluarga besar, bahkan dari kalangan pesantren seperti Pondok Pesantren Buntet, Gedongan, Bendakerep, dan lainnya,” jelasnya.

Rahardjo menambahkan bahwa dirinya siap menerima penolakan dari pihak keluarga almarhum Sultan Arief. Namun, pihaknya juga mengapresiasi jasa Sultan Arief saat menjabat sebagai Sultan Sepuh XIV.

“Sebetulnya saya sudah lama berkomunikasi dengan Sultan Arief saat masih duduk Sultan Sepuh, tapi komunikasi ini kelihatannya buntu,” terangnya.

Pihaknya mengaku akan melakukan banyak sekali perbaikan-perbaikan di Keraton Kasepuhan.

BACA YUK:  Penanaman Mangrove Gencar Dilakukan di Pantai Utara Jawa

Sementara itu, ahli Filolog dan juga Sejarah Cirebon, R. Achmad Opan Safari menjelaskan peristiwa pengangkatan Polmak dari sisi sejarah memang ada masa transisi yang terjadi beberapa kali, seperti di Keraton Kanoman dan Kasepuhan.

“Pengamatan Polmak dari sisi sejarah memang ada dan terjadi beberapa kali seperti di Keraton Kanoman dan Kasepuhan,” ujarnya

Mengenai pengangkatan Polmak Sultan Keraton Kasepuhan terhadap Rahardjo, menurut Opan tetap sah. Karena, ia memiliki garis keturunan langsung dari Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon XI.

“Beliau yang saya lihat ada garis keturunan dari perempuan. Dari laki-lakinya dia keturunan Kiyai Djali, ke Kiyai Pegambiran, terus silsilahnya ke atas, saya tidak begitu hapal, lalu ke Pangeran Sindang Garuda terus ke Sunan Gunung Jati. Ini Polmak bukan Sultan,” jelas Opan. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

2 Kota Sekaligus! FIFGroup Fest Beri Kejuatan Promo di Samarinda dan Balikpapan

Samarinda,- FIFGROUP FEST kembali hadirkan event promo pertamanya di bulan Oktober dengan menyambangi 2 kota sekaligus, yaitu Kota Samarinda...

Musyawarah Nasional IMA Tetapkan Suparno Djasmin Sebagai President IMA Periode 2021-2023

Jakarta,- Seiring dengan berakhirnya masa bakti kepengurusan Indonesia Marketing Association (IMA) periode 2019-2021, presidium IMA menggelar Musyawarah Nasional (Munas) 2021. Munas yang diselenggarakan tiap...

Sampaikan Aspirasi, Warga Cucimanah Kota Cirebon Dapat Bantuan Kursi Roda dan Tongkat

Cirebon,- Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati memberikan bantuan kursi roda dan tongkat kepada warga Cucimanah Kelurahan Jagasatru, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, Sabtu (16/10/2021). Bantuan...

Warga RW 04 Surapandan Keluhkan Infrastruktur ke Wakil Ketua DPRD

Cirebon,- Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, M. Handarujati Kalamullah S.Sos melakukan kegiatan reses di RW 04 Surapandan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jumat (15/10/2021). Kegiatan reses...

More Articles Like This