Kamis, 21 Januari 2021

Keturunan Sultan XI Kasepuhan Cirebon, Mengukuhkan Sebagai Polmak

Populer

Sensasi Makan Durian Montong Petik Langsung dari Pohon di Kopi Montong

Cirebon,- Berada di ketinggian 150 meter di atas permukaan laut (MDPL), agrowisata durian Kopi Montong yang berlokasi di Sindang...

Obyek Wisata Baru Tenjo Layar Kuningan Segera Dibuka⁣⁣

⁣Kuningan, - Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA) Tenjo Layar merupakan salah satu obyek wisata baru di Kuningan...

Beli Saporete Coffee, 10% Keuntungannya Untuk Membantu Anak Yatim⁣

Cirebon - Anda penikmat kopi? Bisa cicipi Saporete Coffee yang hadir dalam berbagai varian rasa. Membeli kopi berarti anda...

Inilah Tempat Wisata Kuliner di Talun Kabupaten Cirebon dengan Suasana Persawahan ⁣

Cirebon,- Kawasan Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan dan desa Sarwadadi Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon kini sudah menjadi tempat tujuan...

Produk Kecantikan KF Skin Cosmetics Berikan Apresiasi Kepada Member

Cirebon,- KF Skin Cosmetics TR Team Jawa Barat menggelar acara yang bertajuk Awarding Night atau malam penghargaan bagi para...

Cirebon,- Keturunan Sultan Sepuh XI Radja Jamaludin Aluda Tajul Arifin, Rahardjo Djali mengukuhkan diri sebagai Polmak atau Pejabat Sementara (Pjs) Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon.

Acara pengukuhan Rahardjo Djali, pria yang sempat viral di media sosial terkait penggembokan Keraton Kasepuhan Cirebon beberapa waktu lalu tersebut berlangsung di Masjid Agung Sang Cipta Rasa, Kamis (6/8/2020).

Rahardjo mengatakan bahwa Putra Mahkota PRA Luqman Zulkaedin sebagai penerus Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan tidak sah, karena kebiasaannya sudah melenceng jauh dari kebiasaan yang ditempuh oleh pendahulu di Kesultanan Cirebon.

Loading...

Baca Yuk : Video Viral Mengaku Keturunan Sultan Sepuh XI, Ini Tanggapan Sultan Sepuh XIV

“Sejauh ini tidak sah, karena sudah melenceng jauh dari kebiasaan yang ditempuh oleh pendahulu di Kesultanan Cirebon,” ujar Rahardjo.

BACA YUK:  9 Desa di Kecamatan Suranenggala Terendam Banjir, Ribuan Rumah Terdampak

Menurut Rahardjo, pengukuhan sebagai Pejabat Sementara atau Polmak di Keraton Kasepuhan Cirebon untuk mengisi kekosongan jabatan Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon.

“Jabatan ini berakhir sampai keluarga besar berkumpul lagi untuk menentukan (sultan) yang definitif. Tetapi saya tidak bisa menentukan,” ungkapnya.

Pengukuhan sebagai Polmak, kata Rahrdjo, sudah disepakati dengan keluarga besar dari keturunan Sultan Sepuh XI dan juga mendapatkan dukungan dari beberapa pondok pesantren di Cirebon.

“Pengukuhan ini sudah disepakati keluarga besar, bahkan dari kalangan pesantren seperti Pondok Pesantren Buntet, Gedongan, Bendakerep, dan lainnya,” jelasnya.

Rahardjo menambahkan bahwa dirinya siap menerima penolakan dari pihak keluarga almarhum Sultan Arief. Namun, pihaknya juga mengapresiasi jasa Sultan Arief saat menjabat sebagai Sultan Sepuh XIV.

“Sebetulnya saya sudah lama berkomunikasi dengan Sultan Arief saat masih duduk Sultan Sepuh, tapi komunikasi ini kelihatannya buntu,” terangnya.

Pihaknya mengaku akan melakukan banyak sekali perbaikan-perbaikan di Keraton Kasepuhan.

BACA YUK:  Sepanjang Tahun 2020, BNN Kota Cirebon Terus Lakukan P4GN ⁣

Sementara itu, ahli Filolog dan juga Sejarah Cirebon, R. Achmad Opan Safari menjelaskan peristiwa pengangkatan Polmak dari sisi sejarah memang ada masa transisi yang terjadi beberapa kali, seperti di Keraton Kanoman dan Kasepuhan.

“Pengamatan Polmak dari sisi sejarah memang ada dan terjadi beberapa kali seperti di Keraton Kanoman dan Kasepuhan,” ujarnya

Mengenai pengangkatan Polmak Sultan Keraton Kasepuhan terhadap Rahardjo, menurut Opan tetap sah. Karena, ia memiliki garis keturunan langsung dari Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon XI.

“Beliau yang saya lihat ada garis keturunan dari perempuan. Dari laki-lakinya dia keturunan Kiyai Djali, ke Kiyai Pegambiran, terus silsilahnya ke atas, saya tidak begitu hapal, lalu ke Pangeran Sindang Garuda terus ke Sunan Gunung Jati. Ini Polmak bukan Sultan,” jelas Opan. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Program Jelajah Rasa, Kandang Ayam Hadirkan Menu Korean Taste⁣⁣⁣

⁣⁣Cirebon,- Kandang Ayam Resto yang yang berlokasi di Jalan Sudarsono, Kota Cirebon, pada akhir Januari 2021 menghadirkan program Campaign...

Cabuli Anak Dibawah Umur, Penjaga Tempat Ibadah Ditangkap Satreskrim Polresta Cirebon

Cirebon,- Satuan Reskrim Polresta Cirebon menangkap tersangka kasus pencabulan berinisial NF (52). Tersangka sendiri tercatat sebagai warga Bangka Belitung. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M. Syahduddi...

Octi : Saya Suka Empal Asem, Sate Kambing dan Es Durian⁣⁣ ⁣⁣

Cirebon, - Istimewa. Satu kata yang mewakili Cirebon bagi Angela Maria Octiana Femant (Octi). Wanita yang kini menjabat sebagai Store Manager Gramedia World Cipto...

Bupati Cirebon Tetapkan Tanggap Darurat Banjir

Cirebon,- Bupati Cirebon menetapkan tanggap darurat, dalam penanganan banjir yang melanda tujuh kecamatan di Kabupaten Cirebon. Kepala Pelaksanan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cirebon, Alex...

More Articles Like This