Jumat, 20 September 2019

Keterbatasan Fisik Tidak Menjadi Halangan, Pria Ini Membuat Miniatur dari Bambu

Populer

Ribuan Masyarakat Tumpah Ruah Saksikan Festival Budaya Cirebon

Cirebon,- Festival Budaya Cirebon (Nadran Gunung Jati) yang berlangsung di Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon berlangsung meriah, Sabtu (14/9/2010). Ribuan...

Gadis Asal Cirebon yang Masuk The Voice of Germany 2019 Sudah Memiliki Bakat Sejak Balita

Cirebon,- Claudia Emmanuela Santoso yang mengikuti ajang pencarian bakat di Jerman yakni The Voice of Germany 2019 merupakan gadis...

Ini Tanggapan Pihak Sekolah dan Adik Kelas Claudia yang Masuk The Voice of Germany 2019

Cirebon,- Gadis asal Cirebon Claudia Emmanuela Santoso yang mengikuti ajang pencarian bakat di Jerman The Voice of Germany 2019...

Seorang Difabel Ini Menyelesaikan Finswimming 3.000 Meter pada event Navy Open Tournament Lanal Cirebon

Cirebon,- Navy Open Tournament 2019 yang diselenggarakan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) TNI AL ke-74 dan Hari Jadi...

Navy Open Tournament 2019 Bisa Meningkatkan Pariwisata Laut Cirebon

Cirebon,- Puluhan peserta dari berbagai wilayah di Jawa Barat, hingga Surabaya dan Jakarta ikut serta dalam Navy Open Tournament...

Cirebon‎,- Mustofa (27) pemuda asal Desa Guwa Lor, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon yang memiliki keterbatasan fisik ini mampu menyulap bambu menjadi kerajinan yang memiliki nilai tinggi.

Dengan keterbatasan dan kelebihan yang dimilikinya, Mustofa mencoba mengubah hidupnya menjadi pengrajin miniatur dan tidak menggantungkan kehidupannya pada orang lain.

1. Sejak 2016

Mustofa terserang polio saat masih balita, namun semangatnya untuk berusaha dan tidak mencari belas kasihan orang yang patut diacungi jempol.

Sebelum menjadi pengrajin miniatur dari bambu, Mustofa pernah usaha jual beli kandangan dan juga pakan ternak. Tetapi, pada tahun 2014 dirinya memutuskan untuk berhenti.

“Setelah berhenti usaha itu (kandang dan pakan ternak), saya balik lagi jadi pengrajin miniatur dari bambu,” ujarnya, Senin (29/4/2019).

Menurut Mustofa, dirinya sudah bergelut dengan bambu sejak tahun 2016 sebenarnya, dan sekarang produk kerajinan yang dibuatnya bisa bersaing dengan produk lainnya.

“Alhamdulillah, produk saya banyak yang suka, bahkan ada TKI yang bekerja di luar negeri banyak yang pesan,” terangnya.

2. Media Sosial

Produk kerajinan yang dibuat Mustofa, kini mampu bersaing dengan produk-produk lainnya. Tak heran, karyanya bisa diterima dan diakui oleh masyarakat luas.

Menurut Mustofa, kerajinan yang dibuatnya dipasarkan juga melalui media sosial. Tetapi, yang memasarkannya adalah sahabat dekatnya.

“Saya dibantu sahabat saya namanya Ubaidilah, dia yang memasarkan di media sosial,” terangnya.

Awalnya, kata Mustofa, Ubaidilah datang kerumah dan memesan kerajinan yang dibuat olehnya. Kemudian, Ubaidilah yang bantu dirinya memasarkan hasil karyanya.

“Alhamdulillah ada temen yang mau bantu masarin,” ungkapnya.

3. Harga Terjangkau

Harga yang ditawarkan untuk satu kerajinan bambu yang dibuat Mustofa dibandrol mulai dari Rp. 150 ribu sampai Rp. 300 ribu.

“Untuk harga tergantung tingkat kesulitannya, seperti miniatur rumah gadang,” ujarnya.

Menurut Mustofa, untuk pemesan masih di area wilayah Jawa Barat, tapi juga ada sejumlah TKI yang di Taiwan, Hongkong, dan Australia.

“Ini berkat pemasaran dari sahabat saya yang menjualnya lewat media sosial,” tandasnya. (AC212)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Telkomsel Luncurkan Aplikasi DIGI X Absensi Digital Berbasis Mobile

Tasikmalaya,- Telkomsel terus berkomitmen dalam mengembangkan ekosistem digital di bidang pendidikan. Sebagai upaya mewujudkan komitmen tersebut, Telkomsel menghadirkan aplikasi...

64 Peserta dari Berbagai Daerah Ikuti CSB Billiard Tournament Seri #3

Cirebon,- CSB Mall dengan konsep sportaimentnya kembali menghadirkan CSB Billiard Tournament seri #3 yang diselenggarakan sejak 16 sampai 22 September 2019 di Atrium CSB...

Sembilan Bayi Lahir Tepat di Tanggal 19-9-19 di RSIA Cahaya Bunda

Cirebon,- Sembilan bayi dari sembilan pasangan suami istri melahirkan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Cahaya Bunda, Kota Cirebon bertepatan di tanggal cantik, Kamis...

A.I.O Store, Pusat AC Pertama Dengan Belasan Brand Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Pusat Air Conditioning (AC) A.I.O All In One Store melakukan Grand Opening sebagai penanda dibukanya toko AC di Kota Cirebon, Kamis (19/9/2019). Toko pusat...

Meriahkan Hari Jadi Cirebon ke-650, Jurnalis Cirebon Beradu Membuat dan Membaca Puisi

Cirebon,- Dalam ranga rangkaian Hari Jadi Cirebon ke-650, Pemerintah Daerah Kota Cirebon menggelar lomba jurnalis berpuisi yang diikuti oleh teman-teman media di Cirebon baik...

More Articles Like This