Sabtu, 15 Agustus 2020

Keraton Kanoman Gelar Nada Dzikir dan Cinta Kasih

Populer

8 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Tol Cipali

Cirebon,- Delapan orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Tol Cikopo - Palimanan (Cipali) KM 184.300, Senin...

Kasus Konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon Tembus 106 Kasus ⁣

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 6 kasus. Sehingga, kasus terkonfirmasi sampai hari ini, Rabu...

Inilah Tambahan 16 Kasus Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon bertambah 16 kasus baru. Penambahan baru tersebut merupakan kasus ke-79 sampai...

Sentosa Live Seafood Market Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Sentosa Live Seafood Market by Kharisma hadir di Kota Cirebon. Restoran Seafood hidup pertama di Kota Cirebon ini...

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon Masih Terus Bertambah

Cirebon,- Perkembangam Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon masih terjadi. Sebelumnya, pada hari Sabtu (8/8/2020), juru bicara gugus...

Cirebon, 14 April 2016,- Acara “Nada Dzikir dan Cinta Kasih” digelar pada Rabu malam (13/04/2016) di Keraton Kanoman,  Jalan Winaon,  Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dan dimeriahkan oleh pentolan dari group band Setia Band Charly Van Houten.

Sultan Kanoman XII, Raja Mohammad Emiruddin melalui, Patih Keraton Kanoman Pangeran Raja Mohammad Qodirin menyampaikan bangga dengan digelarnya kegiatan Nada Dzikir dan Cinta Kasih.

Loading...

“Kegiatan ini merupakan suatu hal yang sangat positif, sekaligus melestarikan dan menjaga kebudayaan Cirebon,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi mengatakan, pelestarian budaya sangat penting di Jawa Barat, terutama di Kota Cirebon. Saya sangat banggat bisa ikut serta dan larut dalam acara Nada Dzikir dan Cinta Kasih bersama warga Cirebon.

Makna acara ini merupakan Ritual budaya, mengembalikan kita pada jati diri kita, karena peran Sultan sangat besar. Ini merupakan aset bangsa yang cukup kuat yang harus kita rawat bersama-sama.

“Kita sama-sama membangun dan melahirkan spirit bagi kesultanan yang ada di Cirebon, karena negara ini perlu merawat seluruh peninggalan masa lalunya, agar negara punya masa depan,” tutupnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Libur Panjang HUT RI ke-75, Pertamina Pastikan Stok BBM di Ruas Tol Aman

Jakarta,- Jelang Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-75, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III meningkatkan pelayanan...

Moment 17 Agustus, Pendaki Gunung Ciremai Full Booking

Kuningan,- Sejak dibuka kembali jalur pendakian gunung Ciremai pada tanggal 8 Agustus 2020, minat masyarakat untuk melakukan pendakian sangat tinggi.Apalagi, moment 17 Agustus banyak...

Hotel Santika Cirebon Hadirkan Layanan Pesan Antar dan Drive Thru

Cirebon,- Memenuhi kebutuhan pelanggan, Bulan Agustus ini Hotel Santika Cirebon menghadirkan layanan pesan antar dan layanan Drive thru.Hotel yang terletak di Jalan Dr. Wahidin...

Bupati Cirebon Perbolehkan Pembelajaran Tatap Muka dengan Terapkan Protokol Kesehatan

Cirebon,- Masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sejumlah sekolah di Kabupaten Cirebon mulai diberlakukan pembelajaran tatap muka.Menurut Bupati Cirebon, Drs.H.Imron, M.Ag bagi sekolah-sekolah yang memang...

Efek Pandemi, Pendapatan Pajak Kendaraan Alami Penurunan 30 Persen

Cirebon,- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat wilayah Kabupaten Cirebon mencatat bahwa pendapatan pajak kendaraan bermotor mengalami penurunan sebesar 30 persen dibanding periode yang...

More Articles Like This