Kepengurusan Askot PSSI Kota Cirebon akan Berakhir, ini Tanggapan Ketua KONI

Cirebon,- Kepengurusan Asosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Cirebon akan berakhir di tahun 2022. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cirebon akan mendorong Askot PSSI Kota Cirebon untuk segera melakukan Musyawarah Daerah (Musda).

Ketua KONI Kota Cirebon, Wati Musilawati mengatakan untuk pelaksanaan Muscab Cabang Olahraga (Cabor) diserahkan langsung kepada cabor. KONI, lanjut Wati, hanya mengingatkan apabila cabor tersebut sudah habis masa bakti kepengurusannya.

“Bila masa bakti sudah lewat, KONI hanya bisa mengingatkan. Karena bila sudah lewat harus ada caretaker atau pejabat sementara. Kalau belum berarti kita usulkan untuk segera melakukan muscab, tapi itu internal cabor,” ujar Wati saat ditemui di Gedung Setda Kota Cirebon, Selasa (8/11/2022).

BACA YUK:  Gelaran Porprov XIV Tahun 2022 Resmi Dimulai, Kontingen Kota Cirebon Siap Bertanding

Terkait informasi dari bidang organisasi, menurut Wati, sedang dilakukan pengecekan, karena memang pada tahun 2022 ini kepengurusan Askot PSSI Kota Cirebon sudah habis. Namun untuk memastikan kembali, apakah habis masa bakti nya di bulan November atau Desember 2022.

“Kalau masa baktinya memang habis di bulan Desember, tergantung juga dari provinsinya. Karena hal ini bukan wewenang KONI, tapi langsung ke Pemprov Jabar. Memang ini anggota kita, tapi untuk ranah keanggotaan ada di pemprov, jadi koordinasi langsung ke Pemprov,” jelas Wati.

BACA YUK:  Info Loker! Lowongan Kerja Terbaru Untuk Posisi Crew Store

“Kalau Pemprovnya ada kebijakan-kebijakan tertentu karena sedang menghadapi Porprov, biasanya itu dilakukan agar semuanya bisa berjalan lancar,” tambahnya.

Terkait adanya kritikan kinerja dan capaian prestasi Askot PSSI Kota Cirebon oleh seorang toko olahraga Cirebon, Wati menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan hal yang wajar. Karena, menurut Wati, olahraga bersifat dinamis, tidak bisa menilai setengah-setengah.

“Dengan keterbatasan yang ada, biasanya itu juga tergantung dari fightnya pengurus cabor, butuh satu terobosan untuk bisa menanggulangi hal-hal yang tidak bisa difasilitasi oleh pemerinath. Mungkin saat ini, kondisi membuat kita semua harus bisa saling memahami,” katanya.

BACA YUK:  Gudang Pengoplosan Elpiji Bersubsidi di Cirebon Berhasil Digerebek Polisi

Menurut Wati, kepengurusan Askot PSSI Kota Cirebon selama kurun waktu 2018 menorehkan prestasi yang luar biasa. Selama 30 tahun, kata Wati, tidak pernah ikut Porda dan sekarang bisa meloloskan tim sehingga bisa mengikuti Porprov.

“Menurut kami di dalam olahraga, itu satu ukuran prestasi. Kalau KONI kan prestasinya diukur dari raihan prestasi di Porprov,” pungkasnya. (HSY)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *