Kepala BI Cirebon: Media Sebagai Ujung Tombak Sosialisasi dan Penyebaran Kebijakan Bank Indonesia

Solo,- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon menggelar Capacity Building bersama rekan-rekan media wilayah Ciayumajakuning.

Acara Capacity Building yang berlangsung di Kota Solo tersebut dimulai dari tanggal 3 hingga 5 Juli 2019 di The Royal Heritage Hotel Solo.

Capacity Building dibuka langsung oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, M. Abdul Majid Ikram.

Dalam sambutannya, Majid mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Bank Indonesia untuk terus menjalin dan meningkatkan komunikasi dengan media.

“Terus terang saja, media itu merupakan ujung tombak bagi sosialisasi, edukasi, dan diseminasi dari kebijakan Bank Indonesia,” ujarnya, Rabu (3/7/2019).

BACA YUK:  Sandiaga Uno Perkenalkan Sedotan Ramah Lingkungan di Forum PBB

Lanjut Majid, tanpa adanya penyebaran informasi, terutama terkait dengan kebijakan yang dilakukan oleh Bank Indonesia, efek dari kebijakan itu bagi kebaikan atau peningkatan perekonomian, akan tidak efektif.

“Karena, penyusunan kebijakan itu harus transparan, analitikel, artinya kebijakan itu dilandasi oleh suatu informasi yang lengkap, terbuka dan dilakukan analisis secara teliti,” bebernya.

“Sehingga, kebijakan itu akan efektif kalau bisa ditangkap dengan baik oleh masyarakat. Ini yang sangat penting, makanya bagaimanapun Bank Indonesia tidak bisa bekerja sendiri, Bank Indonesia perlu dukungan seluruh stakeholder, termasuk yang utamanya adalah media,” tambah Majid.

BACA YUK:  Agung Supirno Banyak Terima Keluhan Warga, Saat Reses Masa Sidang Pertama

Tantangan terbesar bagi Bank Indonesia, kata Majid, bagaimana Bank Indonesia dalam menyampaikan pesan kebijakan, benera-benar bisa ditangkap oleh masyarakat dengan baik.

“Ini butuh perjuangan yang berat. Sehingga, kami menjalin komunikasi salah satunya dengan meningkatkan kapasitas, termasuk kepada media yang ada di daerah,” terangnya.

Majid berharap, dengan kegiatan ini, jalinan komunikasi antara Bank Indonesia dengan media bisa semakin baik. Karena tantangan perekonomian kedepan cukup menantang. (AC212)

(Dilihat: 26 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.