Jumat, 29 Mei 2020

Kepala BI Cirebon: Fintech Memiliki Peluang Besar Dalam Industri

Populer

Ada Pedagang Positif Covid-19, Pasar Sumber Ditutup Sementara Selama 14 Hari

Cirebon,- Dua Pedagang Pasar Sumber Kabupaten Cirebon terkonfirmasi Positif Covid-19 setelah dilakukan tes massal swab pada tanggal 18 Mei...

Mulai Besok Grage Mall dan Grage City Mall Siap Beroperasi Kembali

Cirebon,- Setelah menutup sementara operasional mall, Grage Group memutuskan Grage Mall dan Grage City Mall akan dibuka kembali besok,...

Tanpa Gejala Klinis, Dua Pedagang Pasar Sumber Terkonfirmasi Positif Covid-19

Cirebon,- Dua pedagang Pasar Sumber terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil test swab massal menggunakan metode PCR (Polymerase Chain Reaction)...

Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah Satu Lagi

Cirebon,- Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon mengumumkan adanya penambahan satu pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19, Sabtu (23/5/2020).Sehingga,...

Slamet Anak Sebatang Kara yang Tinggal di Rumah Hampir Ambruk

Cirebon,- Slamet (15) asal Blok Singkil 2 RT 02 RW 07, Desa Astanajapuran Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, kondisinya terlihat...

Cirebon,- Sejalan dengan perkembangan teknologi di era revolusi industri 4.0, digitalisasi dan perkembangan inovasi telah merevolusi berbagai aspek kehidupan termasuk pada jasa layanan keuangan.

Inovasi ini dikenal dengan nama Financial Technology (Fintech) yang merupakan perpaduan antara layanan jasa keuangan dengan teknologi.

Seiring berjalannya waktu, inovasi digital dalam bentuk Fintech ini mengalami pertumbuhan yang sangat pesat dan menjadi salah satu yang ditengarai dapat menjadi solusi pemerataan ekonomi.

Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) sebagai organisasi yang menaungi seluruh perusahaan fintech di Indonesia telah memiliki anggota sebanyak 280 perusahaan, dan 250 perusahaan diantaranya merupakan perusahaan fintech yang beroperasi di sektor sistem pembayaran digital (payment, clearing dan settlement), serta inovasi keuangan digital dan pinjaman online (deposit, lending dan capital raising).

Loading...

Berdasarkan data statistika 2019, nilai transaksi fintech juga menunjukkan tren yang meningkat sebesar 18,3 persen (yoy), yakni dari Rp. 22.4M pada tahun 2018 menjadi Rp.26.5M pada tahun 2019, adapun 95.67 persen dari nilai transaksi adalah pembayaran digital.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon, Fadhil Nugroho mengatakan fintech memiliki peluang besar dalam industri, karena dapat mengakuisisi pasar yang belum dapat ditangani oleh lembaga keuangan tradisional.

“Pesatnya pertumbuhan industri fintech juga memberikan kontribusi yang besar, khususnya untuk segmen retail dan unbanked,” ujarnya dalam kegiatan Cirebon Fintech Festival 2019, yang berlangsung di Atrium CSB Mall, Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Minggu (10/11/2019).

Berdasarkan data world bank tahun 2017, kata Fadhil, 69 persen dari populasi global telah memiliki akses ke sistem keuangan formal baik di bank atau penyedia uang seluler.

“Angka ini meningkat dari hanya 51 persen pada 2011, seiring dengan perkembangan inovasi pada layanan keuangan,” bebernya.

Sejalan dengan perkembangan fintech yang begitu pesat, tambah Fadhil, Bank Indonesia sebagai regulator di bidang sistem pembayaran telah mengeluarkan sejumlah kebijakan, salah satunya dengan diterbitkannya Peraturan Bank Indoensia (PBI) Teknologi Finansial (Tekfin) pada akhir 2017.

“Sejak diterbitkannya PBI dimaksud, telah terdaftar 58 Penyelenggara Teknologi Finansial (PTF) di Bank Indonesia,” terangnya.

Selain itu, Bank Indonesia juga mengeluarkan sejumlah kebijakan di bidang sistem pembayaran yang disusun menjadi Visi Sistem Pembayaran Indonesia tahun 2025, salah satu implementasinya adalah dengan diluncurkannya QR Code Indonesia Standar (QRIS).

“QRIS ini bertujuan untuk mendorong efisiensi transaksi, mempercepat inklusi keuangan, memajukan UMKM, yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, untuk Indonesia Maju,” jelasnya.

“Selain di bidang sistem pembayaran, perkembangan lain juga terjadi pada fintech yang bergerak pada kategori deposit, lending dan capital raising yang menjadi kewenangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” imbuhnya.

Atas hal-hal tersebut diatas yang kemudian mendasari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon untuk menyelenggarakan acara Cirebon Fintech Festival 2019 ini yang akan dilaksanakan selama 2 hari di CSB Mall yaitu tanggal 9 dan 10 November 2019.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman terkait perkembangan teknologi untuk mendorong inovasi ekonomi dan keuangan digital sebagai sumber pertumbuhan ekonomi,” pungkas Fadhil. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Setiap Pekan, PT Soca Samudera Nusantara Rutin Berbagi Nasi dan Masker

Cirebon,- PT Soca Samudera Nusantara membagikan nasi kotak dan masker kepada para pengendara yang melintas di Jalan Pangeran Cakrabuana,...

Kota Cirebon Siap Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

Cirebon,- Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sampai tanggal 12 Juni 2020.Keputusan tersebut berdasarkan surat keputusan Gubernur Jawa Barat...

Masuk Zona Biru, Kabupaten Cirebon Tidak Perpanjang PSBB

Cirebon,- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Cirebon berakhir pada hari ini, Jumat 29 Mei 2020.Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon tidak akan memperpanjang masa...

Saat Pandemi Covid-19, Membaca Bisa Mengatasi Kebosanan di Rumah

Cirebon,- Di tengah Pandemi Covid-19, Pemerintah menganjurkan masyarakat untuk tetap melaksanakan aktivitas di rumah aja.Dengan pembatasan aktivitas di luar rumah, bisa dimanfaatkan masyarakat untuk...

Pasar Sumber Ditutup, Pedagang Rela Demi Kesehatan Bersama

Cirebon,- Setelah ditemukan pedagang pasar sumber yang terkonfirmasi positif Covid-19, Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon menutup sementara operasional pasar selama 14 hari ke depan.Penutupan Pasar...

More Articles Like This