Kembali Jabat Dirut Perumda Air Minum, Sofyan Satari Diminta Tekan Angka Kebocoran

Cirebon,- Sofyan Satari kembali menjabat sebagai Dirut Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon periode 2021-2026. Kembali diangkatnya Sofyan dinilai memiliki pengalaman yang mumpuni melakukan pembenahan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Pelantikan dilakukan di Kantor Perumda Air Minum Tirta Giri Nata oleh Walikota Cirebon Drs. Nashrudin Azis, Jumat (26/02/2021). Azis meminta untuk menekan angka kebocoran hingga ambang batas wajar.

“Kami ingin angka kebocoran terus ditekan dan ada pengembangan core bisnis di Perumda Tirta Giri Nata,” ujar Azis.

BACA YUK:  Ingin Berikan Pelayanan yang Lebih Baik, PDAM Kota Cirebon Lakukan Penyesuaian Tarif Mulai Desember 2022

Menurut Azis, pada awal kepemimpinannya sebagai Wali Kota Cirebon periode pertama, tingkat kebocoran di Perumda Air Minum Tirta Giri Nata mencapai 42 persen. Namun, saat ini tingkat kebocoran sudah turun di angka 35 persen.

“Kami minta kepada Dirut untuk terus menekan angka kebocoran sampai ambang wajar maksimal 20 persen,” ungkapnya.

Terkait dengan distribusi air, kata Azis masih menjadi catatan bagi Perumda Tirta Giri Nata yang harus dituntaskan. Bahkan pihaknya berharap pelayanan air di Kota Cirebon bisa berlangsung selama 24 jam tanpa henti.

BACA YUK:  Jadwal Samsat Keliling Kabupaten Cirebon, 12 – 17 September 2022

“Pada periode kedua kepemimpinan saya ini, pelayanan air minum harus lebih optimal. Saya harap pelayanan air di Kota Cirebon bisa 24 jam tanpa henti,” kata Azis.

Selain menekan angka kebocoran, Azis meminta Perumda Tirta Giri Nata untuk mengembangkan core bisnis lain. Sehingga, tidak hanya mengandalkan hasil dari penjualan air minum.

“Jika ada core bisnis baru tentu bisa meningkatkan PAD,” tandasnya.

Sementara itu, Dirut Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon periode 2021-2026, Sofyan Satari mengungkapkan penanganan masalah kebocoran sudah menjadi program kerjanya untuk periode yang baru ini. Dengan segala keterbatasan dan tantangan yang dihadapi seperti bertambahnya jumlah penduduk, keterbatasan sumber air, dana investasi dan luasnya cakupan pelayanan.

BACA YUK:  Telkomsel Hadirkan Program CSR Bertajuk Telkomsel Jaga Bumi

“Perumda Tirta Giri Nata Kota Cirebon berkomitmen untuk optimalisasi sumber air dan siap untuk menambah jumlah pelanggan,” pungkasnya. (AC212)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *