Kelurahan Kesenden Berikan Pendampingan dan Edukasi di Green House

Cirebon,- Setelah diluncurkan pada awal tahun 2022, Green House dan Baperkam Mart yang ada di RW 04 Kebon Benteng Tengah, Kelurahan Kesenden, Kota Cirebon diberikan pendampingan dan edukasi, Jumat (13/5/2022). Program Green House dan Baperkam Mart merupakan program yang diluncurkan oleh Kelurahan Kesenden bersama Rumah Zakat Kota Cirebon.

Green House ini semacam apotik hidup yang hasil green house ini diberikan sebagai suplai makanan tambahan bagi anak-anak. Hadirnya Green House dapat memberikan sedikit dampak dalam rangka penurunan stunting dan juga mensukseskan progam zero stunting di wilayah Kota Cirebon.

Lurah Kesenden Kota Cirebon, Ruliyanto mengatakan program tersebut perlu dimaksimalkan posisi dan fungsi dari green house itu sendiri. Sehingga pihaknya menggandeng Pakar Mikrobiologi untuk memaksimalkan potensi green house.

BACA YUK:  158 Jemaah Haji Kloter 38 Tiba di Kota Cirebon

“Jika fungsi green house itu bisa maksimal, bisa menjadi icon ekonomi penggerak berbasis masyarakat dan ibu-ibu yang ada di wilayah tersebut. Salah satu contohnya yaitu memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi magot dan dikeringkan, sehingga menghasilkan nilai jual,” ujar Ruli saat ditemui About Cirebon di kantornya, Jumat (13/5/2022).

Tanaman-tanaman yang ada di Green House itu juga, lanjut Ruli, pihaknya mengedukasi ibu-ibu untuk menanam tanaman yang memiliki nilai jual dengan metode pertanian yang tepat, seperti metode teknologi tepat guna. Di samping memberdayakan dan peningkatan ekonomi berbasis masyarakat, hal ini untuk menekan angka stunting.

BACA YUK:  Ruri Tri Lesmana Resmi Meneruskan Masa Jabatan Ketua DPRD Kota Cirebon 2019-2024

“Mudahan-mudahan konsep tadi bisa dimaksimalkan sehingga hasilnya bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Jika program ini berhasil, akan kita tularkan di RW-RW lainnya, sehingga muncul ketahanan pangan di RW masing-masing,” kata Ruli.

Green House tersebut, rencananya akan ditanami cabai, jeruk Santang, jahe, dan bumbu dapur. Artinya, tanaman yang dibutuhkan ibu-ibu dan tidak perlu membeli ke pasar.

Sementara itu, Deden Lesmana, Pakar Mikro Biologi menambahkan metode yang digunakan untuk Green House di RW 04 Kebon Benteng Tengah yaitu metode Mikro Biologi atau memanfaatkan mineral yang ada di bumi.

BACA YUK:  Sukseskan Program Nasional, BNN Kota Cirebon Gelar Bimtek P4GN Instansi Pemerintah

“Yang kita ajarkan kepada ibu-ibu bahwa proses berawal dari sampah rumah. Ada tiga produk yang diproduksi yaitu magot, edukasi membuat mikroba, menanam tanam bumbu dapur,” ujarnya.

Supaya masyarakat, kata Deden, tidak banyak yang berbelanja di pasar. Jika membutuhkan bumbu dapur bisa memanfaatkan has dari green house. Sehingga, ekonomi di masyarakat bisa hidup.

“Jadi yang kita ajarkan kepada ibu-ibu adalah prosesnya. Sehingga mereka bisa membuat magot sendiri dari sampah rumah tangga dan juga bisa menghasilkan ekonomi,” pungkasnya. (HSY)

(Dilihat: 63 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.