Sabtu, 23 Oktober 2021

Kecepatan Angin di Wilayah Ciayumajakuning Alami Peningkatan, ini Sebabnya

Populer

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Jalan Tol Akses Bandara Kertajati Rampung 100%, Siap Dioperasikan

Majalengka,- Pembangunan jalan tol akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah rampung. Akses ini terhubung langsung dengan jalan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

Yayasan Wani Amal Cirebon Gelar Khitan Massal

Cirebon,- Sebanyak 30 anak mengikuti Khitan Massal 2021 yang digelar oleh Yayasan Wani Amal (YWA) Cirebon, Selasa (19/10/2021). Kegiatan...

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Cirebon,- Berdasarkan hasil pengamatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kertajati, kondisi kecepatan angin di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) mengalami peningkatan kecepatan angin.

Hari ini, Selasa (8/12/2020) BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati mencatat, arah angin umumnya dari Barat dengan kecepatan maksimum mencapai 54 km/Jam di wilayah Ciayumajakuning.

Faa Iziyn, selaku Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati menjelaskan hari ini sampai beberapa hari kedepan di wilayah Ciayumajakuning mengalami peningkatan kondisi kecepatan angin.

Loading...
BACA YUK:  Inilah Kegiatan Pemda Kabupaten Cirebon dan Forkopimda untuk Jalin Sinergitas

Kondisi tersebut, lanjut Faa Izyin, disebabkan oleh adanya perbedaan tekanan udara yang cukup signfikan di wilayah Selatan pulau Jawa dan Utara ekuator Indonesia.

“Terbentuknya pusat tekanan rendah di wilayah Selatan Pulau Jawa mencapai 993 hPa, sedangkan di wilayah Utara ekuator Indonesia mulai terbentuk pusat tekanan tinggi (1030 hPa),” ujarnya saat dihubungi About Cirebon, Selasa (8/12/2020).

Menurut Faa Izyin, perbedaan tekanan yang cukup signifikan tersebut sehingga berpengaruh pada peningkatan kecepatan angin di Pulau Jawa termasuk wilayah Ciayumajakuning.

“Kondisi peningkatan kecepatan angin di wilayah Ciayumajakuning diprakirakan dapat mencapai nilai maksimum hingga 59 km/jam dan masih akan berlangsung hingga 2 hari kedepan,” ungkapnya.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang bisa ditimbulkan seperti pohon tumbang, dan baliho roboh.

“Serta tinggi gelombang di perairan Cirebon dan Indramayu mencapai maksimum 2,5 meter,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Satgas Saber Pungli RI : Posko di Cirebon Ada di Jalan Kapten Samadikun
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bertabur Promo di Mataram, Untung Wujudkan Impian di FIFGROUP FEST

Mataram – PT Federal International Finance (FIFGROUP) kembali hadirkan salah satu kegiatan promo, yaitu FIFGROUP FEST untuk warga Mataram...

Puncak Peringatan HSN 2021 PCNU Kabupaten Cirebon Digelar di Panembahan

Cirebon,- Puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2021 dan Maulid Nabi Muhammad SAW, PCNU Kabupaten Cirebon bakal digelar di Masjid Besar Nurussa'adah Desa...

Dokter dan Layanan Telekonsultasi Berperan Penting Saat Pandemi

Jakarta,- Pandemi covid-19 telah membuat banyak perubahan yang baik pada kebiasaan masyarakat. Salah satunya, telah terbiasa menggunakan dan mengoptimalkan perangkat gawai untuk melancarkan aktivitas...

Launching WOR Grill Berikan Diskon 20% All Varian Menu

Cirebon,- Dalam rangka launching, WOR Grill yang terletak di Jalan Pemuda No. 36 Kota Cirebon (seberang JNE Pemuda) memberikan diskon 20% untuk varian all...

More Articles Like This