Kecepatan Angin di Wilayah Ciayumajakuning Alami Peningkatan, ini Penyebabnya

Cirebon,- Berdasarkan hasil pengamatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kertajati, kecepatan angin di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) mengalami peningkatan.

Hari ini, Selasa (11/1/2022) BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati mencatat, arah angin umumnya dari Barat Laut dengan kecepatan maksimum mencapai 25 Knot atau 46 km/Jam.

Ahmad Faa Izyin, selaku Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati mengatakan peningkatan kondisi kecepatan angin di wilayah Ciayumajakuning disebabkan oleh adanya perbedaan tekanan udara yang cukup signifikan di wilayah Selatan dan Utara Ekuator Indonesia serta adanya sirkulasi siklonik di sebelah selatan pulau Jawa.

BACA YUK:  Dampak COVID-19, Pendapatan Provinsi Jawa Barat Hilang Rp 5 Triliun untuk Anggaran Jalan Rusak

Sehingga, lanjut Faa Izyin, berpengaruh terhadap peningkatan kecepatan angin di Jawa Barat termasuk wilayah Ciayumajakuning.

“Kondisi peningkatan kecepatan angin di wilayah Ciayumajakuning diprakirakan dapat mencapai nilai maksimum hingga 30 knot atau 56 km/jam dan masih akan berlangsung hingga lusa,” ujar Faa Izyin dalam keterangan tertulis yang diterima About Cirebon.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat di wilayah Ciayumajakuning agar berhati-hati terhadap dampak yang bisa ditimbulkan seperti hujan disertai angin kencang, pohon tumbang, baliho roboh dan gelombang laut tinggi di perairan utara Cirebon – Indramayu.

BACA YUK:  Berbagi Kebahagiaan, Pertamina Patra Niaga Cabang Cirebon Salurkan Bantuan Sembako

“Masyarakat yang sedang beraktivitas di luar, agar tetap berhati-hati dari dampak yang ditimbulkan dari peningkatan kecepatan angin di wilayah Ciayumajakuning,” pungkasnya. (AC212)

(Dilihat: 35 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.