Kamis, 21 Oktober 2021

Kecepatan Angin Cukup Tinggi di Wilayah Cirebon, ini Penjelasan BMKG

Populer

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Jalan Tol Akses Bandara Kertajati Rampung 100%, Siap Dioperasikan

Majalengka,- Pembangunan jalan tol akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah rampung. Akses ini terhubung langsung dengan jalan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

Unjuk Rasa di Jalan Siliwangi, Walikota Cirebon Ajak Audensi

Cirebon,- Dua kelompok organisasi masyarakat/LSM melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (14/10/2021). Dua kelompok tersebut...

104 Pejabat di Lingkungan Kabupaten Cirebon Dilantik

Cirebon,- Sebanyak 104 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon di rotasi dan mutasi. Pelantikan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati...

Cirebon,- Sejak pagi hari tadi, kecepatan angin di wilayah Cirebon dan sekitarnya terpantau cukup tinggi. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kertajati memperkirakan kecepatan angin mulai berangsur normal pada dini hari nanti.

Prakirawan BMKG Kertajati Ahmad Faa Izyin mengatakan untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya pagi ini terpantau kecepatan angin cukup tinggi. Arah angin berhembus dari Selatan.

“Pagi ini terpantau dari alat kami, kecepatan angin di wilayah Cirebon dan sekitarnya cukup tinggi. Kecepatan angin rata-ratanya 16 Knot atau 30 KM/jam dan kecepatan angin maksimumnya mencapai 20 Knot atau 37 Km/jam,” ujar Faa Izyin saat dihubungi About Cirebon, Jumat (3/9/2021).

Loading...
BACA YUK:  Perlunya Regulasi agar Tidak Ada Kebocoran Impor Garam ke Pasar

Kecepatan angin di wilayah Cirebon dan sekitarnya, kata Faa Izyin, disebabkan oleh adanya perbedaan tekanan udara yang cukup signifikan di wilayah Selatan dan Utara Ekuator Indonesia.

“Perbedaan tekanan yang cukup signifikan tersebut dengan didukung faktor lokal (Gunung Ciremai menjadi angin kumbang), sehingga berpengaruh pada peningkatan kecepatan angin,” ungkapnya.

Pihaknya memperkirakan kecepatan angin di wilayah Cirebon mulai berangsur normal pada malam dini hari nanti. Dan menghimbau agar masyarakat untuk berhati-hati ketika beraktivitas di luar rumah.

“Masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap dampak yang bisa ditimbulkan, seperti debu, pohon tumbang, baliho roboh, potensi kebakaran lahan/hutan, serta minum air yang cukup dan menjaga kondisi tubuh,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Masuk Pancaroba, BMKG : Indonesia, Awas Cuaca Ekstrem !
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Alumni Akabri 1999 Gelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar

Cirebon,- Alumni Akabri 1999 menggelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon, Rabu...

Aliansi Mahasiswa UGJ Gelar Unjuk Rasa di Jalan Bypass Kota Cirebon

Cirebon,- Aliansi Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jari (UGJ) menggelar unjuk rasa di Perempatan Lampu Merah Pemuda, Jalan Bypass, Kota Cirebon, Rabu (20/10/2021). Aksi tersebut...

Mengenang Para Pahlawan, HUT Partai Golkar ke-57 Gelar Ziarah dan Tabur Bunga

Cirebon,- DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Cirebon menggelar acara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kesenden, Kota Cirebon, Rabu (20/10/2021). Acara...

Akselerasi Implementasi Kampus Merdeka, Tim Program Matching Fund UGJ Gelar Workshop

Cirebon,- Tim Program Matching Fund Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon menggelar kegiatan Workshop Teaching Factory Digital Marketing dan Marketplace Digital Marketing. Kegiatan tersebut...

More Articles Like This