Rabu, 27 Oktober 2021

Keberadaan Bunda PAUD di Kota Cirebon Dapat Memaksimalkan Tumbuh Kembang Anak

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD tingkat kota, kecamatan dan kelurahan Kota Cirebon. Kegiatan tersebut berlangsung di Lobby Gedung Sekretariat Daerah Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Rabu (22/9/2021).

Menurut Azis, Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon berkomitmen memajukan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pendidikan anak usia dini menentukan masa depan bangsa ini.

BACA YUK:  750 Tanaman Bonsai Nasional Dipamerkan di Cirebon

“Pengukuhan yang dilakukan hari ini menunjukkan Bunda PAUD di Kota Cirebon siap untuk mengawal pendidikan anak usia dini di Kota Cirebon,” ujar Azis.

Loading...

Keberadaan bunda PAUD ini diharapkan dapat memotivasi tenaga pendidik di tingkat PAUD yang ada di Kota Cirebon. Sehingga tenaga pendidik di tingkat PAUD mendidik anak-anak usia dini menjadi generasi yang berakhlak, berbudi pekerti luhur serta cerdas.

Pada kesempatan itu, Azis juga menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon memiliki komitmen untuk berperan lebih banyak dalam pendidikan anak usia dini.

“Dikarenakan pendidikan usia dini ini menentukan arah bangsa kita,” jelasnya.

Anak-anak yang berbudi luhur, berakhlak baik dan memiliki kecerdasan, sambung Azis, akan mampu membawa bangsa ini menjadi bangsa yang besar dan berjaya.

Untuk itu, Azis meminta kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., selaku ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk dapat ikut andil membiayai kegiatan-kegiatan PAUD.

“Sebagai ketua TAPD, Pak Sekda bisa melakukan sesuatu yang tidak melanggar aturan. Sehingga ke depannya, PAUD di Kota Cirebon dapat berkembang lebih baik lagi,” kata Azis.

Ia juga berharap agar Bunda PAUD yang hari ini baru dikukuhkan dapat berupaya sekuat tenaga untuk mempersiapkan ana-anak usia dini menggapai masa depan yang gemilang. Bunda PAUD diharapkan dapat bekerja sama dengan banyak pihak sehingga pendidikan PAUD berkualitas dapat berjalan dengan baik di Kota Cirebon.

BACA YUK:  750 Tanaman Bonsai Nasional Dipamerkan di Cirebon

Sementara itu, Bunda PAUD Kota Cirebon, NR Madyawati menjelaskan pemerintah terus mendorong partisipasi masyarakat untuk menciptakan PAUD berkualitas.

“Salah satunya dengan adanya bunda PAUD,” kata Madyawati.

BACA YUK:  Beberkan Tips dan Trik Penanganan Krisis Dari Kacamata Public Relations, Begini Kata Agung Laksamana

Bunda PAUD, lanjut Madyawati, berlandaskan sukarela namun memiliki peran strategis dalam pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.

“Keberadaan bunda PAUD dapat memaksimalkan perkembangan dan tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Ditambahkan Madyawati, keberhasilan pendidikan anak di usia dini akan menentukan keberhasilan jenjang pendidikan lainnya. Usia dini merupakan usia emas.

Jika anak pendidikan usia dini berhasil maka tumbuh kembang anak akan maksimal dan dapat menjadi modal sumber daya manusia berkualitas dalam pembangunan.

Pokja Bunda Paud Kota Cirebon terdiri dari 40 orang, yang berasal dari 22 kelurahan dan 5 kecamatan di Kota Cirebon. Bunda PAUD merupakan predikat yang diberikan kepada istri kepala pemerintah dan kepala daerah. Baik itu presiden, gubernur, bupati atau walikota, camat, desa atau pun lurah.

Predikat bunda PAUD juga dapat disandang oleh kepala pemerintahan dan kepala daerah perempuan yang merupakan penggerak utama dalam pembinaan layanan pendidikan bagi anak usia dini (0 hingga 6 tahun) di wilayahnya untuk mendukung terwujudnya layanan PAUD Berkualitas.

Gerakan Nasional PAUD berkualitas telah dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak 9 Maret 2015. Dukungan, partisipasi dan peran pemerintah dan masyarakat sangat diharapkan untuk terwujudnya PAUD berkualitas di Indonesia. (AC212)

Loading...
- Advertisement -

Latest News

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana...

Edi Baredi Terpilih Menjadi Ketua Kadin Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Cirebon menggelar Musyawarah Kabupaten (Mukab) VII tahun 2021. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu hotel Jalan Tuparev,...

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban lainnya mengalami luka-luka. Kapolresta Cirebon, Kombes...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun 1999 sampai dengan saat ini....

“Bosch Virtual Chef” Tekankan 3 Kiat Kunci bagi UMKM Kuliner Indonesia untuk Menangkan Bisnis Pascapandemi

Jakarta,- UMKM kuliner menjadi kelompok sektor usaha yang paling terdampak pandemi COVID-19 di Indonesia. Survei “Dampak Pandemi COVID-19 terhadap UMKM” yang digagas Paper.id bersama...

More Articles Like This