Selasa, 29 September 2020

Kasus Pungli Lebih Banyak Kepada Pelayanan Publik

Populer

46 Santri Pondok Pesantren di Kuningan Terpapar Covid-19

Kuningan,- Sebanyak 46 santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah di Kuningan Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.Aktivitas di pondok pesantren...

Tilik Kana Cirebon Hadir untuk Angkat Potensi UKM Khusus Kuliner

Cirebon,- Untuk menjadikan UKM (Usaha Kecil Menengah) naik kelas, Food Court Tilik Kana yang berlokasi di Jalan Pancuran Barat...

Wali Kota Cirebon: Mulai 1 Oktober 2020 yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan akan Ditindak Tegas

Cirebon,- Untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon, Walikota Cirebon Drs. Nashrudin Azis tak henti-hentinya melakukan edukasi dan sosialisasi...

Pemerintah dan Keraton Kasepuhan Cirebon Sepakat Meniadakan Pasar Muludan

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon bersama dengan Keraton Kasepuhan bersepakat meniadakan pasar malam atau Muludan di area Keraton Kasepuhan...

Wakil Wali Kota Cirebon Kunjungi Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19

Cirebon,- Wakil Wali Kota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati kembali mengunjungi warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang isolasi mandiri, Jumat...

Cirebon,- Dari awal tahun 2020, Tim Saber Pungli Provinsi Jawa Barat telah menangani lebih dari 10 ribu kasus pungutan liar di Provinsi Jawa Barat dari yang kecil hingga besar.

Hal tersebut disampaikan Tim Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Saber Pungli Provinsi Jawa Barat, AKBP Harso Pudjo Hartono saat melakukan kunjungan di Kantor Imigrasi Kelas I A TPI Cirebon, Selasa (4/8/2020) sore.

BACA YUK:  Tiga Kali Tes Swab, Sekda Kota Cirebon Dinyatakan Sembuh

Menurut Pudjo, Tim Unit Pemberantasan Pungli Saber Pungli Provinsi Jawa Barat sudah lebih dari 10 ribu kasus, namun semuanya ada kasus yang besar dan kecil.

Loading...

“Terkait dengan proses pidana ada sebagian dan sebagian kita lakukan pembinaan. Pembinaan diberikan kepada pungli yang kecil-kecil oleh masyarakat karena keadaannya memaksa seperti pak ogah kita lakukan pembinaan,” ujarnya.

“Kalau yang memang sudah tidak bisa kita bina atau levelnya pada pegawai negeri kita lanjutkan kepada proses pidana selanjutnya,” tambahnya.

Terkait dengan pungli bantuan sosial (bansos), menurut Pudjo, kasusnya belum dilakukan pidana, karena memang dalam faktanya arah pidananya belum ada.

“Tetapi secara administrasi kita lakukan pembinaan kepada atasannya,” jelasnya.

Pudjo menambahkan, untuk kasus pungli di Aparatus Sipil Negara (ASN) lebih kepada pelayanan publik, seperti contoh pembuatan KTP, sertifikat, paspor dan lain sebaginya yang terkait dengan pelayanan publik.

Untuk kasus pungli tertinggi di Jawa Barat, pihaknya belum bisa menentukan, karena seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat ada kasus pungli.

“Namun, untuk kasus pungli di Jawa Barat dibanding dengan tahun lalu, tahun ini ada penurunan terkait kegiatan penindakan. Karena memang, informasi dari masyarakat berkurang,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Wakil Walikota Cirebon Imbau Warga Patuhi Protokol Kesehatan
Loading...
- Advertisement -

Latest News

RM Abah Wardja Wedangan 90an Hadir dengan Konsep Djadul

Cirebon,- Dengan konsep kayu dan interior lawas, rumah makan dengan menu tradisional hadir untuk para pecinta kuliner Cirebon.Bertempat di...

Peringati HUT KAI ke-75, Daop 3 Cirebon Berikan Bantuan Mobil untuk Penyandang Disabilitas

Cirebon,- Dalam rangka memperingati HUT Kereta Api Indonesia (KAI) ke-75 yang jatuh pada Senin 28 September, melalui program CSR, KAI Daerah Operasional (Daop) 3...

Ini Penjelasan Kepala BI Cirebon Terkait Video Viral Uang “Nyanyi”

Cirebon,- Beredar video uang pecah Rp. 75 ribu yang bisa Nyanyi Indonesia Raya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon berikan penjelasan, Senin (28/9/2020).Menurut...

Tambah Bangunan Pendopo, Warung Kopi Manis Kini Hadir Lebih Luas

Cirebon,- Warung Kopi Manis (WKM) yang berlokasi di Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon hadir dengan tempat yang lebih luas.Saat ini,...

Pelanggar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan Didominasi Tidak Memakai Masker

Cirebon,- Selama dua pekan sejak tanggal 14 sampai 27 September 2020, sebanyak 21 ribuan pelanggar terjaring operasi yustisi protokol kesehatan di Kabupaten Cirebon.Kegiatan yang...

More Articles Like This