Sabtu, 18 Januari 2020

Kasus Pengeroyokan Siswa Setingkat SMP di Kota Cirebon, Ini Penjelasannya

Populer

Sultan Sepuh XIV : Keraton Agung Sejagat Tidak Terdaftar Dalam FSKN

Cirebon,- Kemunculan Keraton Agung Sejagat yang berada di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo menggegerkan banyak pihak setelah...

Pasca Banjir di Cirebon, Petugas Gabungan Melakukan Pembersihan Lumpur

Cirebon,- Banjir yang terjadi di RT 7 RW 03 Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon pada Senin malam sudah...

Sungai Meluap, Ratusan Rumah Warga di RW 03 Kelurahan Kalijaga Kota Cirebon Terendam Banjir

Cirebon,- Ratusan rumah di RT 7 RW 03 Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon terendam banjir setinggi 50 sampai...

Satpol PP Kota Cirebon Kembali Tertibkan PKL di Kawasan Tertib Lalu Lintas

Cirebon,- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cirebon kembali menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Sudarsono, Kota...

Terdakwa Pembunuhan Santri di Cirebon Divonis 13 Tahun dan 10 Tahun, Serta Denda Rp. 1 Milyar

Cirebon,- Masih ingat dengan penusukan salah seorang santri yang terjadi di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, pada bulan...

Cirebon,- Salah satu siswa kelas VII B MTs Assunah Kota Cirebon Kaisar Maisarah (13) menjadi korban pengeroyokan yang diduga oleh delapan siswa MA Assunah.

Menurut keterangan keluarga korban, Hera Damayanti mengatakan pengeroyokan tersebut terjadi pada hari Sabtu (7/12) di lingkungan sekolah Assunah, Jalan Kalitanjung, Kota Cirebon oleh siswa yang diduga MA Assunah pada pukul sekitar 08.00 sampai 10.00 WIB.

“Saat ini Kaisar masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Pelabuhan Kota Cirebon,” ujar Hera saat ditemui About Cirebon di Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kota Cirebon, Senin (9/12/2019).

Pihaknya menceritakan pemicu dari terjadinya pengroyokoan tersebut karena korban pernah menemukan cairan rokok elektrik pada bulan November 2019, yang kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada salah satu guru.

Loading...

“Setelah ponakan kami memberikan info tersebut, guru yang bersangkutan langsung merazia. Setelah merazia, mungkin ada interograsi guru kepada kakak kelasnya dan oknum guru tersebut menginformasikan bahwa ponakan saya yang menemukan cairan rokok elektrik tersebut,” terang Hera.

“Kejadian penemuan cairan rokok elektrik tersebut pada bulan November 2019, dan kejadian pengereroyokan tersebut hari Sabtu (7/12) kemarin,” tambahnya.

Lanjut Hera, pada hari Sabtu, Kaisar sedang ikut perbaikan nilai atau remedial, sedang menunggu guru. Saat itu dipanggil oleh pelaku dan dibawa ke salah satu ruangan, kemudian dilakukan pengeroyokan oleh para pelaku.

“Didalam ruangan ponakan kami (korban) disekap selama kurang lebih dua jam. Pengeroyokan tersebut ada yang menggunakan raket, ikat pinggang, dan dibenturkan ke tembok,” bebernya.

Pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut kepada kepihak kepolisian Polres Cirebon Kota dan melapor kepada DSPPPA Kota Cirebon.

Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy melalui Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Deny Sunjaya saat ditemui About Cirebon di ruangannya membenarkan kejadian tersebut dan telah menerima laporan tentang adanya dugaan pengeroyokan terhadap salah satu siswa sekolah di daerah Kalitanjung, Kota Cirebon.

“Kami masih melakukan penyelidikan, karena dugaanya pengeroyokan. Jadi, kita masih melakukan pengembangan,” terangnya.

“Kalau untuk yang di periksa ada delapan orang,” tambahnya.

Lebih lanjut, menurut Deny, pihaknya masih melakukan penyelidikan, karena untuk proses penyelidikan selanjutnya kita akan melibatkan dari instansi lain dalam hal ini dari Dinas Sosial dan Bapas, karena pelaku masih di bawah umur.

“Untuk luka pada korban, kita masih menunggu hasil visum yah,” singkatnya.

Ketua Yayasan As-Sunah Kota Cirebon Said Riyana (kanan) didampingi Humas Yayasan Assunah, Diding Sobarudin (kiri).

Saat About Cirebon mengkonfirmasi kejadian tersebut kepada pihak sekolah, Ketua Yayasan Assunah Kota Cirebon, Said Riyana membenarkan kejadian tersebut telah terjadi di lingkungan sekolah.

“Adapun apakah itu terjadi ditempat kita, ya memang terjadi adanya. Ini memang menjadi peringatan untuk kita semua,” ujarnya kepada About Cirebon.

Lanjut Said, pihaknya tetap peduli dan prihatin atas kejadian tersebut dan kami berharap kedepan kejadian seperti ini tidak terulang kembali.

“Untuk hal-hal lain itu sifatnya kekurangan dan akan kami perbaiki, walaupun kami sudah maksimal berupaya dengan sistemnya, personnya, dan lain sebagainya,” terangnya.

Untuk sanksi, kata Said, itu akan ada dan aturanya ada di di kepala sekolah. Pertama akan ada pemanggilan orang tua, kemudian setelahnya nanti sanksinya seperti apa.

“Nanti sanksinya ada peringatan atau bisa juga dipindah sekolah, tapi kewenangan ada pada pihak sekolah,” kata Said.

Sementara, Humas Yayasan Assunah Kota Cirebon, Diding Sobarudin meceritakan memang pada hari Sabtu sedang ada remedial dan membenarkan adanya pengeroyokan.

“Kejadian ini memang saat guru-guru semua sedang konsentraai untuk remedial, sehingga kejadianya pun terjadi di asrama dan tidak di ketahui,” ungkapnya.

Diding mengaku kejadian tersebut bukan karena adanya kasus penemuan cairan rokok eletrik, namun kejadian tersebut dipicu karena kenalakan anak-anak saja.

“Kita mengetahui dari pemeriksaan saja, karena kasus ini sudah masuk ke ranah kepolisian dan Alhamdulillah kemarin kami menerima dari pihak kepolisian dengan baik. Semua ada 8 anak yang sudah diperiksa, jadi kita lebih akan melihat hasil sambil kita berusaha untuk menengahi secara kekeluargaan,”  pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Jangkau Wilayah Remote, Kebutuhan BBM dan Pelumas Polda Jawa Barat Meningkat

Bandung,- PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) III melakukan penandatanganan kontrak Penyediaan BBM dan Pelumas dengan 27 satuan...

Kolaborasi “Talks@Telkomsel” Hadirkan “Millenials Career Talk”, Diskusikan Kesempatan Anak Muda untuk Era 4.0

Bandung,- Telkomsel kembali menggelar program talk show Talks@Telkomsel. Acara Talks@Telkomsel sendiri merupakan program talk show bulanan yang diadakan Telkomsel dengan tema-tema menarik sesuai budaya...

Instagram Dulu dan Kini Sudah Berubah, Ini Kata Praktisi Sosial Media

Cirebon,- Berkah Digital Sinergi kembali menggelar Seminar Session 7 Berkah Billionaire Class yang mengusung tema “Instagram Dulu dan Kini”, Sabtu (18/1/2020). Kegiatan yang berlangsung di...

Sasar Kaum Milenial, CSB Mall Akan Buka Opus Ware House Dengan Konsep Kekinian

Cirebon,- Awal tahun 2020, tenant yang ada di CSB Mall sudah mencapai 100 persen. Namun awal tahun ini, akan ada tenant terbaru hadir di...

Satreskrim Polres Cirebon Kota Tangkap Tersangka Spesialis Perampasan Handphone

Cirebon,- Petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cirebon Kota berhasil meringkus dua dari empat pelaku pencurian dengan kekerasan yang terjadi di jalan Mangga Raya...

More Articles Like This