Rabu, 27 Oktober 2021

Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Meningkat, Seiring Banyaknya Tes Swab

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Kasus Konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon terus meningkat setiap harinya. Sampai hari ini Selasa 1 September 2020, kasus terkonfirmasi di Kabupaten Cirebon mencapai 239 kasus konfirmasi.

Dari total 239 kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon, 143 kasus masih menjalani isolasi di rumah sakit dan isolasi mandiri, 85 kasus selesai isolasi, dan 11 kasus meninggal dunia.

BACA YUK:  Kepala Staf Angkatan Laut Targetkan 6000 Vaksin di Kabupaten Cirebon

Menurut Bupati Cirebon, Drs. H. Imron mengatakan Pemerintah Kabupaten Cirebon selalu memberikan informasi kepada masyarakat terkait penyebaran Covid-19. Sehingga, bila diketahui ada yang terpapar bisa langsung segera ditangani.

Loading...

Oleh karena itu, lanjut Imron, Pemerintah Kabupaten Cirebon terus melakukan pemeriksaan swab terhadap masyarakat, sehingga bila ada masyarakat yang terpapar bisa langsung ditangani dengan cepat.

“Kenapa Kabupaten Cirebon walaupun meningkat, saya lebih senang, karena lebih tahu. Daripada kita tidak mengadakan suatu pemeriksaan, padahal kita banyak lalu kita tidak tahu,” ujar Imron saat ditemui di Keraton Kanoman Cirebon, beberapa waktu lalu.

“Maka saya, baik di sekolah maupun puskesmas, begitu ada (terpapar Covid-19) langsung tutup sementara,” tambah Imron.

Mengenai petugas di Puskesmas yang terpapar Covid-19, Imron menegaskan, pelayanan kepada masyarakat tetap harus berjalan.

“Pelayanan masyarakat bisa dilakukan di Puskesmas tetangga desa, atau dokter dan perawat yang tidak kena tetap harus melayani,” tandasnya. (AC212)

BACA YUK:  Kisah dari Brebes : Mengharukan Pertemuan Ibu Kandung dan Anaknya , Setelah 40 Tahun Terpisah
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

UGJ Gelar Wisuda Sarjana dan Magister ke-60 dan 61 Tahun 2021

Cirebon,- Wisuda sarjana dan magister ke-60 dan 61 tahun 2021 Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon diselenggarakan di Hotel...

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana pembangunan industri di Kota Cirebon....

Edi Baredi Terpilih Menjadi Ketua Kadin Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Cirebon menggelar Musyawarah Kabupaten (Mukab) VII tahun 2021. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu hotel Jalan Tuparev,...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun 1999 sampai dengan saat ini....

More Articles Like This