Senin, 17 Mei 2021

Karyawan Positif Covid-19, 9 Toko Farmasi dan Alat Kesehatan di Kota Cirebon Tutup Sementara

Populer

Kampung Sabin, Tawarkan Konsep Suasana Bali

Cirebon,- Ingin merasakan suasana seperti di Ubud Bali, kini tidak perlu jauh-jauh harus pergi ke Bali. Pasalnya, di Cirebon...

Pesona Curug Cigetruk yang Belum Banyak Orang Tahu dengan Ketinggian 27 Meter⁣⁣⁣

⁣⁣Cirebon,- Kecamatan Dukupuntang dikenal sebagai salah satu wilayah kecamatan penyangga pariwisata berbasis alam (Agrowisata) di Kabupaten Cirebon.⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ Terdapat berbagai sumber...

Serentak, PGRI Kota Cirebon Bagikan 3000 Takjil dan Nasi Kotak di 4 Kecamatan⁣

Cirebon,- Di penghujung Ramadan 1442 H ini, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Cirebon mengadakan kegiatan berbagi. Berbeda dengan...

RedBox Barbershop Ramai Pengunjung, Hari Lebaran Tetap Buka

Cirebon,- Jelang hari raya Idulfitri, jasa potong rambut atau barbershop ramai pengunjung. Hal ini menjadi berkah tersendiri bari para...

Cirebon,- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon menutup sementara operasional pelayanan toko farmasi dan toko alat kesehatan (Alkes) yang ada di Kota Cirebon.

Penutupan sementara tersebut menyusul adanya karyawan toko farmasi dan alkes yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Penutupan sementara ini bukan karena kesalahan yah, tapi karena sedikit musibah,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Edy Sugiarto, Selasa (17/11/2020).

Loading...

Edy menjelaskan, pertama ada 5 orang yang positif (Covid-19), ternyata sudah diisolasi dan berhasil sembuh. Namun ternyata, tambah Edy, setelah karyawan dites kembali ada 19 yang terkonfirmasi positif.

BACA YUK:  Layanan KA Khusus Non-Mudik di Daop 3 Cirebon Berangkatkan 3.564 Penumpang

“Sampai saat ini masih ada 20 sampai 25 orang yang masih menunggu hasil. Tapi sebelum mencapai itu kita harus tutup semua untuk memutus mata rantai. Tujuannya untuk melindungi masyarakat dan keluarga Apotek Pasuketan,” ungkap Edy.

Toko farmasi dan alat kesehatan yang ditutup sementara mulai tanggal 17 November ini, menurut Edy, total ada 9.

Sembilan toko farmasi dan alat kesehatan yang ditutup sementara yakni Apotek Pasuketan, Apotek Pasuketan Setiabudi, Apotek Pasuketan Gunung Sari, Apotek Pasuketan Perum.

Sedangkan toko alat kesehatan yang ditutup yaitu Toko alat kesehatan CV Camella, Toko alat kesehatan Camella, PAK Camella Gustavindo, PBF Camella Gustavindo, dan Klinik Camella.

“Yang terkonfirmasi positif semuanya melakukan isolasi mandiri, karena memiliki mess sendiri. Tapi yang memiliki KTP Kota bisa melakukan isolasi mandiri di hotel,” beber Edy.

Menurut Edy, semua yang terkonfirmasi positif Covid-19 tidak memiliki gejala klinis atau OTG (Orang Tanpa Gejala).

“Dugaan sementara penularan tersebut dan hasil tracing Puskesmas antar pegawai. Karena kan setiap hari bertemu,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Yogya Grand Cirebon Tawarkan Banyak Fasilitas Menarik dan Bertabur Diskon
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Layanan KA Khusus Non-Mudik di Daop 3 Cirebon Berangkatkan 3.564 Penumpang

Cirebon,- Selama masa larangan mudik lebaran tahun 2021, PT KAI Daop 3 Cirebon telah melayani orang-orang yang dikecualikan sesuai...

Pasca Lebaran, Kepala Daerah Diminta Lakukan Uji Sampling Covid-19

Cirebon,- Pasca hari raya idul Fitri 1442 Hijriah, Presiden Joko Widodo saat Rakor Virtual mengintruksikan kepada Kepala Daerah untuk berhati-hati didalam menyikapi pasca mudik...

Alun-alun Kejaksan Akan Diterapkan Jam Operasional, ini Alasannya

Cirebon,- Jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon meningkat setelah resmi dibuka pada awal April 2021. Namun, masih banyak masyarakat yang...

Moment Ramadan dan Idul Fitri 2021, Layanan Data Telkomsel Tumbuh 49 Persen

Jakarta,- Selama momen Ramadan dan Idulfitri 2021, Telkomsel mencatat lonjakan trafik layanan data hingga 39.7 Petabyte (PB), atau tumbuh 49% dibanding momen yang sama...

More Articles Like This