Minggu, 5 Juli 2020

Kartika Mulya Putri : Sukses Tergantung Pada Niat

Populer

Inilah Peraturan Wali Kota Cirebon No. 28 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)

Peraturan Wali Kota Cirebon No. 28 Tahun 2020. Klik : PERWAL282020Lampiran Pertama : Lampiran Pertama Perwal No. 28 Tahun...

Update 29 Juni, Pasien Positif Covid-19 di Kota Cirebon Bertambah Dua Orang

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cirebon bertambah dua orang. Sehingga, dengan adanya penambahan dua pasien baru, pasien...

Satu Pasien Covid-19 di Kabupaten Cirebon Dinyatakan Sembuh, Tersisa Satu Pasien

Cirebon,- Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon kembali mengumumkan satu pasien dinyatakan sembuh, Senin (29/6/2020).Dengan adanya satu...

Masa Berlaku Hasil PCR dan Rapid Test Untuk Perjalanan KA Diperpanjang Hingga 14 Hari

Cirebon,- Dalam masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19, PT Kereta Api...

Bertambah 2 Lagi, Kasus Positif Covid-19 di Kota Cirebon

Cirebon,- Pasien terkonfirmasi positif di Kota Cirebon kembali bertambah dua orang. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan...

Cirebon,- Menjadi seseorang yang sukses tidak semudah yang dilihat oleh kasat mata. Perlu niat yang kuat, usaha yang sungguh-sungguh, juga kegigihan untuk pantang menyerah.

Hal itulah yang menjadi prinsip bagi Kartika Mulya Putri yang merupakan Owner dari Aston Cirebon Hotel and Convention Center, seorang arsitektur, sekaligus Branch Manager Manulife Cirebon. Muda, cantik, dan gesit, menjadi karakter bagi ibu dari 1 orang anak ini.

Ternyata dibalik kesuksesan yang diraihnya, anak ke-3 dari 3 bersaudara ini mengalami jatuh bangun menjalani bisnisnya. Bahkan semasa kuliah pun wanita lulusan Unpar Bandung Jurusan Arsitektur ini pernah hampir putus asa.

Loading...

“Dulu setelah lulus SMA, di Santa Maria saya tertarik masuk jalur PMDK di Unpar Bandung jurusan Arsitektur. Saya ambil jurusan itu karena saya senang kalau melihat bangunan-bangunan yang bagus, unik dan lainnya. Sehingga diambillah jurusan itu,” ujarnya.

Namun, di satu semester pertama, Kartika yang kurang mahir menggambar secara tertulis mengaku minder saat melihat teman-teman sekelasnya jago menggambar bangunan. Sampai di semester kedua, dia hampir putus asa dan terlintas di pikirannya untuk pindah kuliah.

Beruntung, di semester berikutnya, Kartika mendapatkan dosen pembimbing yang bisa memotivasinya, dan membuatnya kembali termotivasi untuk terus belajar. Sampai akhirnya Kartika lulus tahun 2007 dengan Predikat Cumlaude.

“Saat itu saya gak berpikir akan mendapatkan predikat Cumlaude. Tapi sejak saya down di awal kuliah saya punya prinsip bahwa yang lain aja bisa, masa saya engga? Nah dari sanalah saya terpacu,” ujar wanita berusia 32 tahun itu.

Baginya, hidup adalah tantangan. Dia selalu menemukan kepuasan tersendiri saat yang dianggapnya tantangan itu bisa dilalui dengan hasil maksimal. Termasuk saat ini, memegang dua perusahaan dengan tanggung jawab besar.

“Pasca lulus kuliah saya bikin project sama temen-temen, bikinin desain bangunan rumah tinggal, showroom, salon dan lainnya. Sampai akhirnya keluarga ingin bisnis perhotelan, dan Aston ini saya design sendiri dibantu dosen saya,” ungkapnya.

Selama satu tahun mendesign Aston, hingga akhirnya Kartika terlibat dan mengelola Aston dari awal hingga saat ini. Padahal, tidak ada basic perhotelan yang dipelajari oleh Kartika. Namun lagi-lagi ini menjadi tantangan baru untuknya mengelola Aston hingga dikenal banyak orang seperti saat ini.

“Segala sesuatu bisa dipelajari, dan belajar tentang perhotelan pun Learning By Doing aja. Saya sering bertemu orang hotel dari Aston, banyak ngobrol, tanya ini itu, dan akhirnya yang gak tahu menjadi tahu,” imbuhnya.

Saat ini, Aston Cirebon sudah menginjak usia 5 tahun. Kartika mengaku perkembangan Aston sudah bisa berjalan dengan baik. Namun tidak berhenti disitu saja. Tantangan baru pun muncul di tahun 2017. PT. Asuransi Jiwa Manulife Indonesia memberi kepercayaan kepada Kartika untuk menjadi Branch Manager Manulife Cirebon. Perusahaan yang berasal dari Kanada dan telah berdiri lebih 131 tahun ini hendak mengembangkan sayapnya ke Cirebon. Hingga akhirnya Agustus 2017 Manulife Cirebon berdiri dan mengalami perkembangan yang cukup baik di Cirebon.

Ini menjadi tantangan baru yang mengasikkan bagi Kartika. Banyak hal yang digali dari bisnis asuransi ini. Rasa jiwa sosialnya bertambah, ingin memberikan perlindungan kepada banyak orang.

“Saya senang bekerja di Manulife, karena bukan hanya sekedar kerja, tapi bekerja sosial juga dengan membantu banyak orang untuk terlindungi,” jelasnya.

Meski demikian, Kartika memiliki waktu yang tepat untuk Quality Time bersama keluarga dan juga buah hatinya, Kirana Mulya Putri yang baru berusia 4 tahun. Bahkan Kartika juga selalu mengantar jemput anaknya sepulang sekolah. Tak jarang pula, Kirana diajak nya ke Aston, saat kerjanya senggang.

“Meski kesibukan padat, saya mulai disiplin untuk diri saya sendiri. Mengatur jadwal antara pekerjaan dan keluarga, jika disiplin sudah dijalankan, maka sesibuk apapun tetap enjoy,” tutupnya.(AC560)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tambahan 4 Orang Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Lakukan Isolasi Mandiri⁣

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 4 orang. Sehingga, total kasus Covid-19 sampai tanggal 4...

Bisnis Digital, Solusi untuk Pemulihan Ekonomi⁣

Jakarta,- Pandemi COVID-19 memiliki dampak yang sangat besar pada hampir semua sektor kehidupan. Tidak hanya kesehatan, sektor ekonomi menjadi salah satu sektor paling terdampak...

Dua Usia Muda Menambah Kasus Covid-19 di Kota Cirebon

Cirebon,- Tim gugus tugas Percepatana penanganan Covid-19 Kota Cirebon mengumumkan dua kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cirebon.Berdasarkan data dari pusat informasi dan...

Kembali Dibuka, Kedai Raja Es Buah dan Ratu Mie Ramen Hadirkan Promo Menarik

Cirebon,- Bagi pecinta kuliner es buah dan mie ramen, Kedai Raja Es Buah dan Ratu Mie Ramen mulai hari ini beroperasi seperti biasanya.Setelah hampir...

Lestarikan Budaya, Putra-Putri Kebudayaan Indonesia Kunjungi Keraton Kacirebonan

Cirebon,- Putra-Putri Kebudayaan Indonesia 2019 dan Putra-Putri Kebudayaan Jawa Barat 2020 mengunjungi Keraton Kacirebonan yang terletak di Jalan Pulasaren, Kota Cirebon, Sabtu (4/7/2020).Kedua pasangan...

More Articles Like This