Kamis, 21 Oktober 2021

Karawang New Industry City (KNIC) Terpilih Menjadi Lokasi Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Pertama di Asia Tenggara

Populer

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Jalan Tol Akses Bandara Kertajati Rampung 100%, Siap Dioperasikan

Majalengka,- Pembangunan jalan tol akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah rampung. Akses ini terhubung langsung dengan jalan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

Unjuk Rasa di Jalan Siliwangi, Walikota Cirebon Ajak Audensi

Cirebon,- Dua kelompok organisasi masyarakat/LSM melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (14/10/2021). Dua kelompok tersebut...

104 Pejabat di Lingkungan Kabupaten Cirebon Dilantik

Cirebon,- Sebanyak 104 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon di rotasi dan mutasi. Pelantikan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati...

Karawang,- Karawang New Industry City (KNIC) menyambut pembangunan PT HKML Battery Indonesia, pabrik baterai kendaraan listrik (electric vehicle / EV) pertama di Asia Tenggara, yang merupakan konsorsium LG Energy Solution, Hyundai Mobis, Hyundai Motor Company, dan KIA Corporation. Pabrik ini akan dibangun di atas lahan seluas
319.000 meter persegi di dalam kawasan KNIC dengan target kapasitas produksi hingga 10 GWh baterai pada pembangunan tahap pertamanya. KNIC selaku penyedia lahan juga menyediakan fasilitas one-stop-solution bagi para tenant, tidak terkecuali PT HKML Battery Indonesia untuk mendukung pertumbuhan para pelaku industri. Pembangunan ini akan menjadi pabrik baterai EV pertama di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara.

Pada acara peletakan batu pertama di KNIC, Rabu (15/9), Menteri Investasi/BKPM, Bahlil Lahadalia, mengatakan bahwa total nilai investasi LG Energy Solution untuk industri sel baterai kendaraan listrik terintegrasi mencapai USD 9,8 miliar atau setara dengan Rp 142 triliun, yang mana USD1,1 miliar akan digunakan untuk pengembangan pabrik baterai EV di KNIC. Kemitraan ini juga akan melibatkan konsorsium baterai BUMN PT Industri Baterai Indonesia (IBC) di dalam seluruh rantai pasoknya, serta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sesuai amanat UU Cipta Kerja. Selain memberikan kesempatan kerja, kehadiran pabrik ini juga diharapkan akan memprioritaskan sumber daya manusia setempat.

BACA YUK:  Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Sebagai penyedia lahan pembangunan pabrik ini, KNIC bertanggung jawab untuk menyediakan area hijau serta solusi dan layanan inovatif untuk mengoptimalkan produktivitas serta berdaya saing. Salah satu fitur yang disediakan oleh KNIC adalah fasilitas pengelolaan limbah dan air bersih dengan total kapasitas 21.500 m3 per hari untuk limbah dan 12.000 m3 per hari untuk pengolahan air bersih, kolam retensi, dan sistem drainase untuk menampung curah hujan yang tinggi. KNIC memastikan bahwa dukungan yang diberikan sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat pembangunan ekonomi berkelanjutan, atau “ekonomi hijau”.

BACA YUK:  Ribuan Personel Gabungan Siap Amankan Pilwu Serentak di Kabupaten Cirebon
Loading...

“Kami mengapresiasi investasi LG Energy Solution di KNIC untuk membangun pabrik baterai kendaraan listrik pertama mereka di Asia Tenggara. Kehadiran PT HKML Battery Indonesia akan memperkuat portofolio KNIC sebagai kawasan industri mobil, melihat saat ini mayoritas tenant kami masih berasal dari industri bahan bangunan, produk sehari-hari, dan makanan. Dengan lingkungan inovatif KNIC yang berfokus pada pengembangan industri, kami berharap PT HKML Battery Indonesia dapat mencapai efisiensi operasional dan pertumbuhan bisnis yang optimal.” ujar perwakilan KNIC.

Pada kesempatan yang sama, Presiden RI Joko Widodo juga mengatakan bahwa pembangunan pabrik baterai EV merupakan komitmen pemerintah untuk mewujudkan hilirisasi industri dan menjadi negara industri yang tangguh untuk memberikan nilai tambah ekonomi yang lebih tinggi. Dalam tiga hingga empat tahun ke depan, Indonesia akan menjadi produsen utama barang jadi berbasis nikel, seperti baterai lithium, baterai listrik, dan baterai kendaraan listrik. Pemerintah berkomitmen penuh mendukung pengembangan ekosistem industri baterai dan kendaraan listrik dengan melakukan reformasi struktural untuk memberikan kepastian hukum dan kemudahan perizinan bagi pelaku usaha dan investor.

Dengan hadirnya pabrik baterai kendaraan listrik ini, KNIC selanjutnya menargetkan industri rantai pasok (supply chain) baterai dan kini tengah mengembangkan 195 hektar lahan untuk menyambut lebih banyak pelaku industri ke kawasannya.

BACA YUK:  Tim Handling KOICI Antarkan Owner Menjuarai Soreang Koi Show 2021

“KNIC berlokasi strategis dan dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan penyewa dari berbagai industri, termasuk industri baterai kendaraan listrik. KNIC telah menyiapkan kawasan industri yang luas untuk membantu perusahaan mencapai efisiensi operasional dan pertumbuhan bisnis secara optimal. KNIC memiliki pengalaman manajemen kota industri terbaik di dunia, lengkap dengan infrastruktur kelas atas, konektivitas digital, fasilitas premium, dan kehidupan berkelanjutan (sustainable living),” tutup perwakilan dari KNIC. (*)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Sabut Kelapa, Sumber Energi Terbarukan Pengganti Batu Bara

Cadangan bahan baku penghasil energi yang berasal dari fosil seperti batu bara terus menipis. Di sisi lain, kebutuhan masyarakat...

Aliansi Mahasiswa UGJ Gelar Unjuk Rasa di Jalan Bypass Kota Cirebon

Cirebon,- Aliansi Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jari (UGJ) menggelar unjuk rasa di Perempatan Lampu Merah Pemuda, Jalan Bypass, Kota Cirebon, Rabu (20/10/2021). Aksi tersebut...

Mengenang Para Pahlawan, HUT Partai Golkar ke-57 Gelar Ziarah dan Tabur Bunga

Cirebon,- DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Cirebon menggelar acara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kesenden, Kota Cirebon, Rabu (20/10/2021). Acara...

Akselerasi Implementasi Kampus Merdeka, Tim Program Matching Fund UGJ Gelar Workshop

Cirebon,- Tim Program Matching Fund Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon menggelar kegiatan Workshop Teaching Factory Digital Marketing dan Marketplace Digital Marketing. Kegiatan tersebut...

More Articles Like This