Kapolres Cirebon Kota: Pemberlakuan Ganjil Genap Turunkan Mobilitas Masyarakat

Cirebon,- Sejak 16 Agustus 2021, Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah menerapkan sistem ganjil-genap. Penerapan tersebut dinilai bisa menekan volume kendaraan di Kota Cirebon.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ermawan mengatakan selama pemberlakukan ganjil-genap di Kota Cirebon, penurunan volume kendaraan yang melintasi 8 ruas jalan di Kota Cirebon mengalami penurunan dengan drastis.

“Pemberlakuan ganjil-genap yang berlaku di 8 ruas jalan Kota Cirebon mengalami penurunan yang drastis. Pagi dan sore hari macet karwna crowded, Alhamdulillah selama dua Minggu ini tidak ada lagi kemacetan,” ujar Imron kepada awak media saat meninjau vaksinasi di SMAN 7 Kota Cirebon, Sabtu (28/8/2021).

BACA YUK:  Ketua DPD APTRI Jabar: Dari 8 Pabrik Gula di Jabar, Hanya 2 Pabrik yang Beroperasi

Terkait kebijakan ganjil genap, lanjut Imron, bertujuan untuk mengendalikan mobilitas pergerakan masyarakat. Seperti diketahui, tambah Imron, Covid-19 masih ada dan covid membuat anak menjadi yatim piatu dan banyak kehilangan sanak saudara.

“Untuk itu ganjil genap dilaksanakan untuk menekan mobilitas masyarakat. Namun, ekonomi dibuka selebar-lebarnya. Silakan semua berusaha, berikhtiar, berdoa, mencari rejeki sesuai dengan kemampuan, tapi mobilitas masyarakatnya kita batasi,” ungkapnya.

Menurut Imron, pihaknya hanya bertugas menerapkan ganjil genap. Namun, masalah ekonomi kita bisa dilaksanakan dan boleh buka selebar-lebarnya oleh Walikota Cirebon.

BACA YUK:  Pakai Sendal Jepit Saat Berkendara, Ini Kata Kapolres Cirebon Kota

“Penurunan mobilitas masyarkat selama penerapan ganjil-genap ada penurunan hingga 30 sampai 40 persen. Kita juga akan evaluasi setiap Minggu,” pungkasnya. (AC212)

(Dilihat: 31 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.