Kamis, 21 Oktober 2021

Kapolres Cirebon Kota: Pemberlakuan Ganjil Genap Turunkan Mobilitas Masyarakat

Populer

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Jalan Tol Akses Bandara Kertajati Rampung 100%, Siap Dioperasikan

Majalengka,- Pembangunan jalan tol akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah rampung. Akses ini terhubung langsung dengan jalan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

Unjuk Rasa di Jalan Siliwangi, Walikota Cirebon Ajak Audensi

Cirebon,- Dua kelompok organisasi masyarakat/LSM melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (14/10/2021). Dua kelompok tersebut...

104 Pejabat di Lingkungan Kabupaten Cirebon Dilantik

Cirebon,- Sebanyak 104 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon di rotasi dan mutasi. Pelantikan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati...

Cirebon,- Sejak 16 Agustus 2021, Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah menerapkan sistem ganjil-genap. Penerapan tersebut dinilai bisa menekan volume kendaraan di Kota Cirebon.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ermawan mengatakan selama pemberlakukan ganjil-genap di Kota Cirebon, penurunan volume kendaraan yang melintasi 8 ruas jalan di Kota Cirebon mengalami penurunan dengan drastis.

“Pemberlakuan ganjil-genap yang berlaku di 8 ruas jalan Kota Cirebon mengalami penurunan yang drastis. Pagi dan sore hari macet karwna crowded, Alhamdulillah selama dua Minggu ini tidak ada lagi kemacetan,” ujar Imron kepada awak media saat meninjau vaksinasi di SMAN 7 Kota Cirebon, Sabtu (28/8/2021).

Loading...
BACA YUK:  Bupati - Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Tekan kesepakatan KUA dan PPAS Perubahan APBD 2021

Terkait kebijakan ganjil genap, lanjut Imron, bertujuan untuk mengendalikan mobilitas pergerakan masyarakat. Seperti diketahui, tambah Imron, Covid-19 masih ada dan covid membuat anak menjadi yatim piatu dan banyak kehilangan sanak saudara.

“Untuk itu ganjil genap dilaksanakan untuk menekan mobilitas masyarakat. Namun, ekonomi dibuka selebar-lebarnya. Silakan semua berusaha, berikhtiar, berdoa, mencari rejeki sesuai dengan kemampuan, tapi mobilitas masyarakatnya kita batasi,” ungkapnya.

Menurut Imron, pihaknya hanya bertugas menerapkan ganjil genap. Namun, masalah ekonomi kita bisa dilaksanakan dan boleh buka selebar-lebarnya oleh Walikota Cirebon.

“Penurunan mobilitas masyarkat selama penerapan ganjil-genap ada penurunan hingga 30 sampai 40 persen. Kita juga akan evaluasi setiap Minggu,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Mobil88 Luncurkan mo88i, One Stop Solution Platform Mobil Bekas
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Sabut Kelapa, Sumber Energi Terbarukan Pengganti Batu Bara

Cadangan bahan baku penghasil energi yang berasal dari fosil seperti batu bara terus menipis. Di sisi lain, kebutuhan masyarakat...

Alumni Akabri 1999 Gelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar

Cirebon,- Alumni Akabri 1999 menggelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon, Rabu (20/10/2021). Dalam kegiatan tersebut tampak hadir,...

Aliansi Mahasiswa UGJ Gelar Unjuk Rasa di Jalan Bypass Kota Cirebon

Cirebon,- Aliansi Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jari (UGJ) menggelar unjuk rasa di Perempatan Lampu Merah Pemuda, Jalan Bypass, Kota Cirebon, Rabu (20/10/2021). Aksi tersebut...

Mengenang Para Pahlawan, HUT Partai Golkar ke-57 Gelar Ziarah dan Tabur Bunga

Cirebon,- DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Cirebon menggelar acara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kesenden, Kota Cirebon, Rabu (20/10/2021). Acara...

More Articles Like This