Minggu, 24 Oktober 2021

Kapolres Cirebon Kota: Ganjil Genap Mengendalikan Pergerakan Manusia Tanpa Membatasi Kegiatan Ekonomi

Populer

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Jalan Tol Akses Bandara Kertajati Rampung 100%, Siap Dioperasikan

Majalengka,- Pembangunan jalan tol akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah rampung. Akses ini terhubung langsung dengan jalan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Yayasan Wani Amal Cirebon Gelar Khitan Massal

Cirebon,- Sebanyak 30 anak mengikuti Khitan Massal 2021 yang digelar oleh Yayasan Wani Amal (YWA) Cirebon, Selasa (19/10/2021). Kegiatan...

Cirebon,- Mulai tanggal 16 Agustus 2021, Kota Cirebon rencananya akan memberlakukan sistem ganjil – genap dari pukul 07.00 sampai 17.00 WIB. Pemberlakuan ganjil-genap tersebut merupakan pengganti dari kebijakan penyekatan atau penutupan jalan di Kota Cirebon.

“Sistem ganjil genap menggantikan penyekatan yang kita laksanakan. Penutupan dan penyekatan yang dilakukan TNI-Polri dan Pemda Kota Cirebon selama satu bulan ini, Alhamdulillah membawa hasil,” ujar Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ermawan saat meninjau uji coba ganjil genap di Kedawung, Jumat (13/8/2021).

Hal tersebut, lanjut Imron, dibuktikan dengan jarangnya melihat ambulans membawa yang sakit maupun yang meninggal. Kemudian tingkat BOR turun dan pasien baru Covid-19 mulai turun.

Loading...
BACA YUK:  Inilah Penyebab Sungai Cikalong Kota Cirebon Rawan Banjir Saat Musim Hujan

“Artinya apa, ada hasil. Perkembangan waktu, ekonomi dibuka pelan-pelan oleh Presiden kita. Untuk kita harus menyesuaikan perekonomian tetap berjalan, tapi covid perlu dikendalikan dan bila perlu kita hilangkan,” ungkapnya.

“Salah satunya ini (ganjil – genap) kita mengendalikan pergerakan kegiatan manusia, tanpa membatasi kegiatan ekonominya. Biar berjalan seimbang, jangan sampai kita lepas dan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Imron mengingatkan bahwa Covid-19 hinggap di dalam tubuh manusia, hidup di manusia. Oleh karena itu, pergerakan manusianya harus seperti kemarin, karena ditutup dan dibatasi akhirnya turun drastis.

“Karena ini (ganji genap) masih uji coba hari pertama, masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Seperti pemasangan tenda, pemasangan tulisan ganjil genap diperbanyak, rambu-rambu diperbanyak, personil juga untuk membiasakan dan masyarakat juga agar terbiasa setelah diterapkan mulai 16 Agustus 2021,” katanya.

Menurut Imron, sebenarnya kebijakan ganjil genap yang paling efektif dibandingkan dengan penutupan atau penyekatan. Kalau dilakukan penutupan dan penyekatan, tambah Imron, akan terdampak semua.

BACA YUK:  Bulan Oktober, Hotel Santika Cirebon Hadirkan Menu Khas Sulawesi

“Jika dilakukan penutupan maupun penyekatan akan terdampak semua di dalam Kota Cirebon. Puluhan jalan, mungkin ratusan jalan ditutup, dan orang yang mau masuk tidak bisa, akhirnya ekonomi turun,” bebernya.

“Tapi yang sekarang kita laksanakan, karena perekonomian sudah membaik dan angka covid Alhamdulillah mulai turun. Makanya kita ingin mengendalikan, bukan mengendalikan orangnya, tidak. Tapi mengendalikan penyakitnya,” paparnya.

Selama satu sampai dua bulan yang lalu, kata Imron, banyak air mata yang tumpah, banyak anak menjadi yatim dan piatu, banyak orang menjadi janda, menjadi duda, dan banyak orang yang kehilangan saudaranya karena Covid-19. Jasa Crane

“Oleh karena itu, jangan sampai hal tersebut terulang kembali. Makanya ini, ekonomi tetap bergerak, satu pengendaliannya hanya 8 jalan. Pemberlakukan ini sampai melihat situasi, dan ini bukan hanya di Kota Cirebon, namun sudah diterapkan di beberapa kota di Jawa Barat dan lainnya sedang mempersiapkan,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Arstone Gallery Cirebon Tawarkan Produk Marmer, Granit, Travertine, dan Onyx

Cirebon,- Arstone Gallery yang berlokasi di Jalan Pagongan No. 15 A (Samping Lengko Barno), Kota Cirebon menghadirkan pengalaman belanja yang lebih nyaman. Pengunjung Arstone...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan Argasunya, Kec. Harjamukti, Kota Cirebon,...

Peringati Bulan Gigi Nasional 2021, HDC Clinic Gelar Berbagai Kegiatan

Cirebon,- Health Dental Care (HDC) Clinic menggelar kegiatan Talkshow dan Beauty Class, Sabtu (23/10/2021). Kegiatan dalam rangka bulan Kesehatan Gigi Nasional 2021 berlangsung di...

More Articles Like This