Rabu, 27 Oktober 2021

Kantor Perwakilan BI Cirebon, Pamerkan Produk UMKM Cirebon di Kanada

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Dalam rangka perluasan akses pasar produk UMKM, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon telah melakukan pameran di Kanada, Rabu – Jumat (25-27/8/2021). Pihaknya bekerja sama dengan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Vancouver dan Archipelago Marketplace Inc. Kanada sebagai bentuk promosi dan pengenalan perdagangan.

“Kegiatan ini dilakukan untuk mempromosikan produk-produk unggulan UMKM mitra Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon. Selama event, kegiatan meliputi in-person production exhibition, showcase, demonstrasi produk, dan business matching session,” papar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Bakti Artanta.

Pada event yang bertajuk ‘2021 Indonesian Food and Beverage Trade Show’ ini dengan harapan bisa meningkatkan awareness terhadap produk Indonesia dan mendukung penetrasi pasar UMKM ke Amerika Utara. Adapun target market kegiatan adalah Direct to Consumer (DTC) dan Business to Business (B2B).

Loading...
BACA YUK:  Dokter dan Layanan Telekonsultasi Berperan Penting Saat Pandemi

Selain itu, kegiatan promosi perdagangan tersebut sebagai upaya KPwBI Cirebon melakukan perluasan pasar bagi produk UMKM Mitra. Ajang trade show kali ini mengangkat tema ‘A Flavorful Journey to Indonesia: Discover Indonesia Diversity and Heritage through its Finest Food and Beverage Products’ dengan memamerkan produk makanan dan minuman unggulan khas Indonesia. Seperti kopi, teh, rempah-rempah, makanan ringan yang terbuat dari ketela pohon, keripik buah, kelapa, gula aren, vanilla, dan cokelat.

 

“Pameran dagang tersebut dihadiri oleh importir, distributor, pemilik supermarket, maupun para diaspora yang memiliki usaha di wilayah kerja. Adapun produk UMKM Mitra yang diikutsertakan dari KPwBI Cirebon adalah Opak Bakar Kartika, Keripik Tempe Ocien dan Dried Lemon Jenny’s Rempah,” paparnya.

Produk-produk UMKM Mitra KPwBI Cirebon dipamerkan dalam booth dan disandingkan dengan produk Food and Beverage asal Indonesia lainnya. Rupanya, meskipun disandingkan dengan produk-produk yang jauh lebih terkenal, produk UMKM dimaksud tetap berhasil mendapatkan respon positif dari pengunjung pameran dagang tersebut. Cita rasa yang ditawarkan dari produk lokal Cirebon ternyata dapat diterima dengan baik oleh lidah masyarakat lokal Kanada.

BACA YUK:  Bibit Siklon Tropis Tumbuh di Belahan Bumi Utara, Begini Pengaruhnya ke Wilayah Indonesia

Pengunjung pameran tersebut juga memberikan feedback yang membangun bagi produk-produk UMKM Cirebon, mulai dari kualitas rasa hingga packaging. Sebagai tindak lanjut kegiatan tersebut, akan dilakukan diskusi terkait potensi buyer, online store, e_commerce platform dan retail store di Vancouver antara pelaku usaha UMKM dengan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Vancouver dan Archipelago Marketplace Inc.

 

“Hal tersebut sangat bermanfaat bagi UMKM agar pelaku usaha dapat menyadari aspek apa saja yang harus ditingkatkan sehingga produknya dapat menembus pasar Kanada maupun negara-negara bagian Amerika Utara lainnya,” pungkasnya. (AC560)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana...

Edi Baredi Terpilih Menjadi Ketua Kadin Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Cirebon menggelar Musyawarah Kabupaten (Mukab) VII tahun 2021. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu hotel Jalan Tuparev,...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun 1999 sampai dengan saat ini....

“Bosch Virtual Chef” Tekankan 3 Kiat Kunci bagi UMKM Kuliner Indonesia untuk Menangkan Bisnis Pascapandemi

Jakarta,- UMKM kuliner menjadi kelompok sektor usaha yang paling terdampak pandemi COVID-19 di Indonesia. Survei “Dampak Pandemi COVID-19 terhadap UMKM” yang digagas Paper.id bersama...

More Articles Like This