Kadinkes Kabupaten Cirebon : Masyarakat Agar Tidak Panik Dengan Virus Corona

Cirebon,- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon membenarkan adanya pasien atas nama SH (44) warga Desa Cikulak, Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon yang dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Waled, Kabupaten Cirebon.

Pasien tersebut datang ke Rumah Sakit Waled pada hari Senin (27/1) pagi dengan keluhan demam, batuk, sesak nafas, dan sakit kepala. Pasien tersebut diketahui baru pulang dari Taiwan.

Berdasarkan informasi tersebut, tim Epidemiolog Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon melakukan investigasi awal terhadap kasus dan kontak eratnya dengan pasien tersebut. Karena khawatir maraknya virus corona di sejumlah negara dan yang bersangkutan baru pulang dari Taiwan, akhirnya pihak rumah sakit mengisolasi pasien ke ruang isolasi.

BACA YUK:  Pemda Kota Cirebon Komitmen Selenggarakan PPDB Berkualitas dan Berkeadilan

“Kami dari Dinas Kesehatan sudah menurunkan tim Epidemiolog untuk menginvestigasi pasien di rumah sakit maupun di rumahnya yang kontak langsung dengan pasien,” ujar Kepala Dinas Kesehatan, Eni Suhaeni saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan, Komplek Perkantor Kabupaten Cirebon, Selasa (28/1/2020).

Dalam kejadian ini, lanjut Eni, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Jakarta melalui Teknik Kesehatan Lingkungan (BBTKL) untuk pengambilan sampel swab nasofaring, sputum, dan serum.

“Hari ini akan ada pengambilan sampel pasien untuk mengetahui apakah pasien positif corona atau tidak. Kami berharap, mudah-mudahan pasien negatif,” ungkapnya.

BACA YUK:  Sukseskan Program Pemerintah, Skrining dan Deteksi TBC Gratis Digelar di Cirebon

Baca Yuk: Khawatir Virus Corona, Pasien di RS Waled Cirebon Dirawat di Ruang Isolasi

Menurut Eni, pihaknya sudah membuat surat edaran kepada seluruh Puskesmas untuk yang memegang program Kesling untuk menyampaikan secara aktif kepada masyarakat, memberikan penyuluhan dan edukasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Eni Suhaeni.

“Kami menghimbau agar masyarakat tetap membiasakan diri pola hidup bersih dan sehat, makan makanan yang bergizi, nutrisi yang baik, kemudian membiasakan etika batuk yang benar,” ujarnya.

“Jadi, masyarakat tidak usah panik dengan adanya wabah yang tengah mendunia, yakni wabah virus corona. Insyaalah di Cirebon aman, dan tidak usah panik,” imbuhnya.

BACA YUK:  Gagas Konsep Pariwisata Cirebon Raya

Bagi masyarakat yang mengalami keluhan seperti demam diatas 38 derajat, batuk, sakit tenggorokan, dan ada riwayat pulang dari luar negeri terutama dari negara terjangkit virus corona, segera diperiksa ke dokter terdekat, puskesmas dan atau rumah sakit. (AC212)

(Dilihat: 15 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.