Minggu, 17 Oktober 2021

Kabupaten Cirebon Tetapkan PPKM Mikro Selama 14 Hari

Populer

750 Tanaman Bonsai Nasional Dipamerkan di Cirebon

Cirebon,- Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Cirebon menggelar Pameran Bonsai Nasional dan Exibisi Adenium hingga 12 Oktober 2021....

Selama Pandemi COVID-19, Pecinta Bonsai di Tanah Air Meningkat 40 Persen

Cirebon,- Selama Pandemi COVID-19 banyak masyarakat memiliki waktu luang untuk beraktivitas dan menyalurkan hobi. Seperti halnya pecinta tanaman hias...

Kirab Merah Putih dari Balai Kota Cirebon Menuju Astana Gunung Jati

Cirebon,- Kirab Merah Putih dalam rangka HUT ke-76 TNI, membawa bendera pusaka dari Balai Kota Cirebon menuju Astana Gunung...

Tiga Atlet Asal Kota Cirebon Raih Medali di PON XX Papua

Cirebon,- Sebanyak 17 atlet asal Kota Cirebon memperkuat kontingen Jawa Barat dalam PON XX 2021 Papua. Dari 17 atlet...

Bangun Bisnis Industri Rumahan, Pasangan Suami Istri Ini Raup Omset Ratusan Juta Rupiah

Cirebon,- Pandemi COVID-19 sangat berpengaruh terhadap penjualan para pelaku bisnis hingga UMKM. Namun, pandemi ini tidak berpengaruh terhadap usaha...

Cirebon,- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap kedua di Kabupaten Cirebon berakhir 8 Februari 2021. Akan tetapi, Pemkab Cirebon akan menerapkan PPKM berskala mikro selama 14 hari ke depan.

PPKM berskala mikro ini akan berlaku mulai 9 Februari dan berakhir 22 Februari 2021. Ada sebanyak 131 desa dan kelurahan di Kabupaten Cirebon menerapkan PPKM mikro ini.

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron mengatakan PPKM mikro akan diterapkan di 131 desa dan kelurahan yang masuk zona merah, kuning, dan oranye. Setiap desa dan kelurahan akan membentuk Tim satgas sendiri.

Loading...
BACA YUK:  Cegah Penyebaran Rabies Hewan Peliharaan, Pemda Kabupaten Cirebon Gelar Penyuntikan Massal

“Nanti setiap desa membentuk Tim satgas sendiri yang akan di pimpin langsung oleh Kuwu atau Lurah setempat. Jadi tidak semua wilayah di Kabupaten Cirebon PPKM Mikro,” ujar Imron di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (09/02/2021).

Menurut Imron, tim satgas tingkat desa dan kelurahan ini, nantinya berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 tingkat Kabupaten. Termasuk soal pembatasan aktivitas mini market atau pasar dan aktivitas masyarakat lainnya yang ada di desa tersebut.

“Kendalinya tetap ada di Kabupaten, cuma teknis PPKM Mikro itu dari desa,” kata Imron.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Hj Enny Suhaeni menyampaikan setiap desa yang diberlakukan PPKM Mikro harus mendirikan posko. Setiap posko akan melibatkan pihak puskesmas.

“Dinas kesehatan akan menempatkan bidan desa dari Puskesmas setempat di pos PPKM mikro,” ujar Enny.

Dari Dinas Kesehatan, kata Enny, ada 3 T, yaitu testing, tracing dan treatmen. Untuk tracing, dari satu kasus terkonfirmasi positif, diharapkan tracingnya bisa dilakukan hingga ke 30 kontak erat.

Sedangkan dari sisi treatmen, bidan desa didampingi pihak Puskesmas yang akan melakukan pemantauan kasus positifnya selama isolasi mandiri. Desa atau kelurahan yang diberlakukan PPKM Mikro harus menyiapkan ruang isolasi mandiri.

BACA YUK:  Kapal Riset Perkuat Perencanaan di Perairan Cirebon

“Untuk treatmen isolasi mandiri, makanya didesa harus punya raung isolasi mandiri,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

2 Kota Sekaligus! FIFGroup Fest Beri Kejuatan Promo di Samarinda dan Balikpapan

Samarinda,- FIFGROUP FEST kembali hadirkan event promo pertamanya di bulan Oktober dengan menyambangi 2 kota sekaligus, yaitu Kota Samarinda...

Musyawarah Nasional IMA Tetapkan Suparno Djasmin Sebagai President IMA Periode 2021-2023

Jakarta,- Seiring dengan berakhirnya masa bakti kepengurusan Indonesia Marketing Association (IMA) periode 2019-2021, presidium IMA menggelar Musyawarah Nasional (Munas) 2021. Munas yang diselenggarakan tiap...

Sampaikan Aspirasi, Warga Cucimanah Kota Cirebon Dapat Bantuan Kursi Roda dan Tongkat

Cirebon,- Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati memberikan bantuan kursi roda dan tongkat kepada warga Cucimanah Kelurahan Jagasatru, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, Sabtu (16/10/2021). Bantuan...

Warga RW 04 Surapandan Keluhkan Infrastruktur ke Wakil Ketua DPRD

Cirebon,- Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, M. Handarujati Kalamullah S.Sos melakukan kegiatan reses di RW 04 Surapandan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jumat (15/10/2021). Kegiatan reses...

More Articles Like This