Sabtu, 8 Mei 2021

Jokowi Anggap PPKM Tak Efektif, Bupati Cirebon Akan Evaluasi PPKM Kembali

Populer

Penyekatan Mulai 6-17 Mei, Ini Kata Kasatlantas Polres Cirebon Kota⁣⁣

⁣⁣Cirebon,- Satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Cirebon Kota akan melakukan penyekatan larangan mudik. Penyekatan akan berlangsung mulai tanggal 6...

Pra Pengetatan Mudik, Satlantas Polres Cirebon Kota Putar Balik Pemudik di Kedawung

Cirebon,- Pra mudik lebaran dari tanggal 22 April hingga 5 Mei 2021, Satlantas Polres Cirebon Kota melakukan operasi penyekatan...

Selama Ramadan, Citradream Hotel Hadirkan Paket Buka Puasa Rp. 60 ribu Makan Sepuasnya⁣

Cirebon,- Selama bulan Ramadan, Citradream Hotel Cirebon yang berlokasi di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon menghadirkan promo menarik....

Kepala Daerah di Ciayumajakuning Sepakati Fleksibilitas Perbatasan Selama Larangan Mudik

Cirebon,- Kebijakan larangan mudik yang saat ini tengah diterapkan, kini dibahas lima kepala daerah di Cirebon kota/kabupaten, Indramayu, Majalengka,...

Larangan Mudik Dimulai, Satlantas Polres Cirebon Kota Putar Balik Pemudik

Cirebon,- Satuan Lalulintas Polres Cirebon Kota mulai melakukan penyekatan kendaraan pemudik. Sebanyak kurang lebih 80 kendaraan pemudik diputarbalikan di...

Cirebon,- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa – Bali yang berlangsung sejak pertengahan Januari 2021 nilai tidak efektif. Menurut Presiden Joko Widodo ketidakefektifan PPKM karena mobilitas masyarakat masih tinggi, serta angka positif tetap naik.

Mengenai hal tersebut, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron menyebut kurang efektifnya PPKM ini karena masyarakat kurang disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sehingga, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait PPKM di Kabupaten Cirebon.

BACA YUK:  Pemprov Jabar Gelar Safari Ramadan di Kota Cirebon

“Menurut Evaluasi PPKM ini kurang efektif. Mungkin masyarakat kurang (disiplin), apakah terlalu lama atau apa?,” ujar Imron di Puskesmas Sumber, Senin (1/2/2021).

Loading...

Imron berharap, masyarakat bisa mengikuti program pemerintah. Karena, kesuksesan tersebut tergantung masyarkat yang mengikuti.

“Sehebat apapun pemerintah, kalau masyarakatnya tidak mengikuti ya tidak sukses. Maka kesuksesan itu, kita semua harus satu kesatuan untuk melaksanakan program yang sudah ditentukan,” ungkapnya.

Menurut Imron, Satgas Covid-19 Kabupaten Cirebon akan melakukan rapat evaluasi kembali. Namun, jika perlu pengetatan, akan dilakukan pengetatan di Kabupaten Cirebon.

“Kami akan evaluasi kembali. Apakah harus pengetatan atau tidak,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Daop 3 Cirebon Terapkan Aturan Masa Berlaku Surat Bebas Covid-19 Hanya 1x24 jam
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

PHRI dan IHGM Cirebon Gelar Sertifikasi Assesor

Cirebon,- Pandemi Covid-19 membuat dunia perhotelan dan pariwisata di Jawa Barat, khususnya di Kota Cirebon terpuruk. Imam Reza Hakiki...

The Cartel Katiasa Gym Kembali Salurkan Bantuan di Bulan Ramadan

Cirebon,- The Cartel, Komunitas Katiasa Gym Cirebon kembali menggelar bakti sosial (Baksos) di bulan Ramadan. Kali ini, anggota The Cartel Katiasa Gym memberikan sembako...

Tenaga Ahli KSP RI: Situasi Mudik Tahun 2021 Berbeda Dengan Tahun Lalu

Cirebon,- Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja di Kota Cirebon. Dalam kunjungan kali ini, KSP RI meninjau pelaksanaan penyekatan...

Konsep Heritage, RM Mbah ROSO Hadirkan Suasana Bali

Cirebon,- Dengan konsep heritage, Rumah Makan Mbah Roso yang berlokasi di Jalan Nyi Ageng Serang Kenanga, Kabupaten Cirebon resmi dibuka, Kamis (6/5/2021). Ahmad Supardi, selaku...

More Articles Like This