Senin, 17 Mei 2021

Jenazah Korban Bom Surabaya Tiba di Cirebon

Populer

Kampung Sabin, Tawarkan Konsep Suasana Bali

Cirebon,- Ingin merasakan suasana seperti di Ubud Bali, kini tidak perlu jauh-jauh harus pergi ke Bali. Pasalnya, di Cirebon...

Pesona Curug Cigetruk yang Belum Banyak Orang Tahu dengan Ketinggian 27 Meter⁣⁣⁣

⁣⁣Cirebon,- Kecamatan Dukupuntang dikenal sebagai salah satu wilayah kecamatan penyangga pariwisata berbasis alam (Agrowisata) di Kabupaten Cirebon.⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ Terdapat berbagai sumber...

Habiskan Waktu Libur Lebaran Staycation di Aston Cirebon Aja, ini Fasilitasnya

Cirebon,- Pemerintah memberlakukan larangan mudik lebaran pada tahun 2021 ini. Akibat larangan mudik, banyak orang yang bingung untuk menghabiskan...

Serentak, PGRI Kota Cirebon Bagikan 3000 Takjil dan Nasi Kotak di 4 Kecamatan⁣

Cirebon,- Di penghujung Ramadan 1442 H ini, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Cirebon mengadakan kegiatan berbagi. Berbeda dengan...

Cirebon,- Suasana rumah duka Golden Gate yang berlokasi di Jalan Brigjen Darsono By Pass, Kota Cirebon, dipenuhi karangan bunga.

Pada karangan bunga yang berjejer di rumah duka Golden Gate tersebut bertuliskan turut berduka cita atas wafatnya Fransisca Eddy Handoko (56) warga Jalan Pagongan No.3, Kota Cirebon.

Fransisca Eddy Handoko merupakan salah satu korban bom bunuh diri di Gereja Santai Maria Surabaya, pada Minggu (13/5/2018).

Loading...

Jenazah diterbangkan dari Surabaya menuju Semarang sekitar pukul 10.45 WIB. Setibanya di Semarang dilanjutkan menggunakan jalan darat ke Cirebon dan langsung menuju ke rumah duka di Golden Gate. Jenazah sampai di rumah duka sekitar pukul 18.00 WIB. 

Melisa Saraswati, putri kedua dari almarhum mengatakan kalau kaget sudah pasti, tidak terima juga sudah pasti, tapi mungkin sudah jalanya seperti ini.

BACA YUK:  Komunitas Setitik Cahaya Salurkan Donasi untuk Penyandang Disabilitas

“Sekarang mama sudah tenang. Minta doanya saja untuk yang mengenal mama,” ujarnya sambil menahan tangis, Selasa (15/5/2018).

“Minta maaf apabila mamah banyak salah semasa hidupnya, dimaafkan semuanya dan apabila ada yang kurang-kurang dapat menghubungi keluarga,” imbuhnya.

Melisa pun berharap kepada pemerintah, agar keadaannya bisa damai. Kemudian, Melisa tidak mempunyai dendam kepada orang yang sudah melakukan ini semua.

“Saya ingin damai aja mas dan saya ngga ada dendam sama apapun itulah yang buat ini terjadi,” ungkapnya.

Almarhum, kata Melisa, kedatangannya ke Surabaya dalam rangka ada pameran batik dan dikenal sebagai pencinta batik.

“Mama memang sering pameran di Surabaya,” tandasnya.

Rencananya, jenazah akan dikebumikan pada Kamis, 17 Mei 2018 di pemakaman Sasono Mulyo pukul 10.00 WIB. (AC212)

BACA YUK:  Komunitas Setitik Cahaya Salurkan Donasi untuk Penyandang Disabilitas
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Libur Lebaran, Pengunjung Goa Sunyaragi Meningkat Dibanding Tahun Lalu⁣

Cirebon - Objek wisata Taman Air Goa Sunyaragi (TAGS) di Kelurahan Sunyaragi Kecamatan Kesambi Kota Cirebon menerapkan protokol kesehatan...

Daop 3 Cirebon Berangkatkan 1.599 Penumpang Gunakan KA Non Mudik

Cirebon,- Pelarangan mudik yang di mulai sejak tanggal 6 hingga 17 Mei 2020, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon mengoperasikan 6 KA...

Pesona Curug Cigetruk yang Belum Banyak Orang Tahu dengan Ketinggian 27 Meter⁣⁣⁣

⁣⁣Cirebon,- Kecamatan Dukupuntang dikenal sebagai salah satu wilayah kecamatan penyangga pariwisata berbasis alam (Agrowisata) di Kabupaten Cirebon.⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ Terdapat berbagai sumber daya alam dan berpotensi dikembangkan...

Arus Balik, Satlantas Polres Cirebon Kota Lakukan Penyekatan

Cirebon,- Satuan lalu lintas Polres Cirebon Kota melakukan penyekatan arus mudik lebaran. Penyekatan dilaksanakan di pos penyekatan Kalijaga, Kota Cirebon, Sabtu (15/5/2021). Kasatlantas Polres Cirebon...

More Articles Like This