Jenazah Korban Bom Surabaya Tiba di Cirebon

0
864

Cirebon,- Suasana rumah duka Golden Gate yang berlokasi di Jalan Brigjen Darsono By Pass, Kota Cirebon, dipenuhi karangan bunga.

Pada karangan bunga yang berjejer di rumah duka Golden Gate tersebut bertuliskan turut berduka cita atas wafatnya Fransisca Eddy Handoko (56) warga Jalan Pagongan No.3, Kota Cirebon.

Fransisca Eddy Handoko merupakan salah satu korban bom bunuh diri di Gereja Santai Maria Surabaya, pada Minggu (13/5/2018).

Aston Hotel

Jenazah diterbangkan dari Surabaya menuju Semarang sekitar pukul 10.45 WIB. Setibanya di Semarang dilanjutkan menggunakan jalan darat ke Cirebon dan langsung menuju ke rumah duka di Golden Gate. Jenazah sampai di rumah duka sekitar pukul 18.00 WIB. 

Melisa Saraswati, putri kedua dari almarhum mengatakan kalau kaget sudah pasti, tidak terima juga sudah pasti, tapi mungkin sudah jalanya seperti ini.

“Sekarang mama sudah tenang. Minta doanya saja untuk yang mengenal mama,” ujarnya sambil menahan tangis, Selasa (15/5/2018).

“Minta maaf apabila mamah banyak salah semasa hidupnya, dimaafkan semuanya dan apabila ada yang kurang-kurang dapat menghubungi keluarga,” imbuhnya.

Melisa pun berharap kepada pemerintah, agar keadaannya bisa damai. Kemudian, Melisa tidak mempunyai dendam kepada orang yang sudah melakukan ini semua.

“Saya ingin damai aja mas dan saya ngga ada dendam sama apapun itulah yang buat ini terjadi,” ungkapnya.

Almarhum, kata Melisa, kedatangannya ke Surabaya dalam rangka ada pameran batik dan dikenal sebagai pencinta batik.

“Mama memang sering pameran di Surabaya,” tandasnya.

Rencananya, jenazah akan dikebumikan pada Kamis, 17 Mei 2018 di pemakaman Sasono Mulyo pukul 10.00 WIB. (AC212)

Bagikan:
Signup for the newsletter