Jelang Ramadan, TPID Kota Cirebon dan Bank Indonesia Kembali Gelar Pasar Murah

0
48

Cirebon,- Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon menggelar pasar murah di halaman Masjid Nurul Amal, Perumnas, Kota Cirebon.

Pasar murah berlangsung selama dua hari sejak tanggal 15 sampai 16 Mei 2018 yang merupakan kelanjutan dari kegiatan pasar murah minggu lalu.

Aston Hotel

Kegiatan tersebut menggandeng stakholder terkait, seperti Bulog, PPI, binaan Bank Indonesia bidang pertanian, dan juga stakholder dari perbankan yang membawa nasabah distributor bahan pangan.

Kepala KPw BI Cirebon, Abdul Majid Ikram mengatakan digelarnya pasar murah ini bertujuan untuk memberikan alternatif kepada masyarakat Kota Cirebon, bahwa dalam menyambut bulan suci Ramadan ini harga kebutuhan pangan ada yang terjangkau dibandingkan dengan pasar.

“Ada beberapa komoditas yang dibawa stakholder terkait, seperti beras, tepung terigu, gula, telur, minyak goreng, mi, hingga buku tulis pun ada,” ujarnya kepada About Cirebon, Rabu (16/5/2018).

Menurutnya, harga di pasar murah ini relatif terjangkau, minimal lebih murah dibanding dengan di pasar. Kalau memang pasar murah ini disambut antusias masyarakat, ke depan akan diadakan kembali.

“Jadi pasar murah ini juga untuk menjaga stabilitas saat bulan Ramadan agar harga tetap terjaga dan terjangkau untuk masyarakat Cirebon,” ungkapnya.

Untuk harga di pasar murah ini selisihnya lumayan berbeda dari pasar, seperti telur ayam dijual Rp 24 ribu/kg, di pasar harganya bisa mencapai Rp 26 ribu/kg. Kemudian untuk minyak goreng 1 liter Rp 11 ribu, di luaran masih diharga Rp 12 ribu.

Ia berharap di bulan suci Ramadan pedagang jangan mencari selisih harga yang tinggi, lebih baik omsetnya diperbanyak. “Keuntungannya diperkecil ditambah jumlah volumenya,” katanya.

Sementara itu, salah satu warga Setyoningrum yang jauh-jauh dari Jamblang datang ke pasar murah karena harganya lebih murah dari pada harga di pasar.

Datang ke pasar murah, Setyoningrum membeli beras, telur, cabai merah, dan bawang untuk kebutuhan bulan puasa. “Pasar murah ini sangat membantu sekali,” ungkapnya.

Ia berharap pasar murah ini sering-sering diselenggarakan, karena sangat membantu sekali untuk belanja kebutuhan sehari-hari. (AC212)