Jelang Imlek, TPID Kota Cirebon Gelar Operasi Pasar Murah di Jalan Winaon

Cirebon,- Menjelang tahun baru Imlek 2574 atau tahun 2023, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon menggelar operasi pasar murah. Kegiatan tersebut berlangsung di depan Vihara Pemancar Keselamatan, Jalan Winaon, Kota Cirebon, Rabu (18/1/2023).

Beberapa komoditas seperti seperti cabai rawit setan, cabai merah, minyak goreng, bawang merah, beras, hingga telur dijual di bawah harga pasar. Hal ini dilakukan untuk menstabilkan harga jelang tahun baru Imlek.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon, Hestu Wibowo mengatakan kami dari TPID Kota Cirebon merealisasikan salah satu program kerja tahun 2023 dengan menggelar kegiatan operasi pasar murah. Operasi pasar murah ini, lanjut Hestu, diselenggarakan sebagai salah satu upaya strategi TPID untuk menjaga jangkauan harga kebutuhan pokok masyarakat.

BACA YUK:  Pemda Kota Cirebon Laksanakan Kick Off Meeting RKPD Tahun 2024

“Kegiatan operasi pasar murah ini bertujuan untuk menyediakan ketersediaan pasokan bagi kebutuhan masyarakat, khususnya bagi yang akan merakayan imlek agar masyarakat dalam menghadapi HBK (Hari Besar Keagamaan) bisa membeli kebutuhannya dengan harga yang terjangkau,” ujar Hestu kepada awak media.

Menurut Hestu, harga kebutuhan pokok masyarakat saat ini memang ada kenaikan namun idak terlalu signifikan. Namun secara sesional dalam menghadapi hari besar keagamaan seperti imlek dan sebentar lagi menghadapi ramadhan, natal dan tahun baru, biasanya ada sedikit kenaikan.

BACA YUK:  Info Loker! Crab 1818 Buka Lowongan Kerja Baru di Bulan November

“Tapi untuk Imlek ini kenaikannya tidak terlalu signifikan. Kalau kita amati saat ini, seperti beras dan minyak goreng sudah mulai ada kenaikan, walaupun kenaikannya tidak terlalu signifikan. Tapi ini harus menjadi kewaspadaan kita semua, khususnya TPID harus melakukan beberapa langkah-langkah antisipasi,” katanya.

“Semua komoditas harus kita waspadai, agar bisa menjaga stabilitas harga-harga kebutuhan masyarakat,” sambungnya.

Dalam operasi pasar murah tersebut, kebutuhan masyarakat yang disediakan seperti cabai rawit setan dijual dengan harga Rp. 10 ribu untuk 1/4 kg, cabai merah 1/4 kg dijula Rp. 6 ribu, bawang merah Rp. 1/2 kg dijual Rp. 17 ribu, beras standar Rp. 45 ribu untuk per 5 kg, beras premium Rp. 60 ribu per 5 kg, dan telur ayam dijual Rp. 22 ribu per kilogram untuk pembayaran menggunakan QRIS.

BACA YUK:  Penyanyi Jebolan Indonesia Idol 2014 Asal Cirebon, Luncurkan Single Perdana

Sementara itu, Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Eti Herawati mengapresiai langkah TPID Kota Cirebon dalam upaya menstabilkan harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang perayaan tahun baru imlek 2023. Operasi pasar murah ini, menurut Eti, bisa membantu masyarakat.

“Saya sangat bersyukur, masyarakat yang hadir di kegiatan operasi pasar murah ini begitu antusias. Mudah-mudahan kegiatan operasi pasar murah ini bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok,” singkatnya. (HSY)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *