Sabtu, 25 Januari 2020

Jelang Bulan Ramadan, Ini yang Akan Dilakukan TPID Kota Cirebon dan Bank Indonesia

Populer

Geger Penemuan Mayat Wanita Tanpa Busana di Jalan Wiratama Cirebon

Cirebon,- Mayat wanita tanpa busana ditemukan warga di Jalan Wiratama, Kecematana Kedawung, Kabupaten Cirebon, Minggu (19/1/2020) siang. Warga yang pertama...

Dua Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Jalan Raya Pantura Gebang

Cirebon,- Kecelakaan Lalulintas terjadi di Jalan Raya Pantura Gebang Kulon, tepatnya di depan SPBU Gebang Kulon, Desa Gebang Kulon,...

Asyiknya Berwisata di Grand Maerakaca Semarang

Semarang,- Waktu tempuh dari Cirebon ke Semarang semakin cepat, baik menggunakan kereta api maupun menggunakan kendaraan mobil yang memakan...

Gandeng Pihak Ketiga, Bus Rapid Transit Siap Beroperasi di Kota Cirebon

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon sudah menemukan format untuk pengoperasian Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Cirebon.Wali Kota Cirebon,...

Miliki Keahlian Karate, Perampok Ini Minta Ampun Kepada Korban

Cirebon,- Seorang perampok menyatroni rumah anggota Polisi Polda Jawa Barat di Dusun I, Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon,...

Cirebon,- Salah satu langkah nyata dalam Menghadapi bulan Ramadan 1440 H, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon menggelar rapat koordinasi, yang berlangsung di Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon, Jalan Yos Sudarso, beberapa hari lalu.

Rapat koordinasi TPID Kota Cirebon dipimpin langsung oleh Sekda Kota Cirebon, Drs. H. Asep Dedi, M.Si serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon M. Abdul Majid Ikram.

1. Inflasi Masih Terjaga

Dalam rapat koordinasi, TPID Kota Cirebon membahas perihal perkembangan inflasi Kota Cirebon sampai dengan bulan Maret 2019, perkembangan harga komoditas sampai dengan minggu ketiga bulan April 2019, dan persiapan pengendalian harga menjelang Hari Besar Keagamaan Negara (HBKN), bulan Ramadan dan Idul Fitri 1440 H.

Loading...

Menurut Kepala KPw BI Cirebon, M. Abdul Majid Ikram mengatakan berdasarkan hasil laporan dari BPS, diketahui bahwa inflasi Kota Cirebon masih terjaga di angka 0.18 (mtm), 0,22 (ytd) dan 1,69 (yoy).

“Nilai tersebut masih lebih rendah dari inflasi Jawa Barat maupun inflasi Nasional, dan tercatat lebih rendah pula dari rata-rata inflasi tahunan periode 3 tahun terakhir yang mencapai 2,99 persen (yoy),” ujarnya.

Menurut Majid, sumber utama inflasi Kota Cirebon disebabkan oleh peningkatan harga komoditas utama seperti komoditas bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit.

“Sementara komoditas penahan inflasi adalah beras, tomat sayur, telur ayam ras, dan minyak goreng,” terangnya.

2. Disinyalir Adanya Kenaikan

Menjelang bulan Ramadan, lanjut Majid, beberapa harga komoditas disinyalir akan mengalami kenaikan terutama terkait persiapan Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

“Hal ini disebabkan perubahan pola konsumsi masyarakat dan masuknya arus pemudik ke Kota Cirebon yang akan meningkatan permintaan serta konsumsi,” ungkapnya.

Oleh karena itu, untuk menghadapi permasalahan tersebut, maka TPID Kota Cirebon bersama Bank Indonesia berkomitmen untuk menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi.

“Kita juga mengupayakan keterjangkauan harga, serta meningkatkan efektivitas komunikasi bersama stakeholders terkait,” jelasnya.

3. Kegiatan Pengendalian Harga

Langkah-langkah untuk menghadapi bulan ramadan, TPID Kota Cirebon bersama dengan Bank Indonesia akan melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam rangka pengendalian harga.

Berikut agenda yang akan dilaksanakan:

Pasar Murah di Keraton Kacirebonan, tanggal 29-30 April 2019.

Sidak Pasar menjelang bulan Ramadan 1440 H untuk ketersediaan komoditas dan elpiji.

Pertemuan pelaku usaha dan stakeholders terkait dalam rangka mengkoordinasikan
persiapan kelancaran distribusi kebutuhan barang komoditas.

Pertemuan alim ulama se-Ciayumajakuning dalam rangka meningkatkan kesadaran belanja bijak di masyarakat melalui syiar agama selama bulan Ramadan 1440 H.

Pasar murah komoditas pangan disertai pelayanan penukaran uang Rupiah.

Operasi Pasar Murah melalui pembagian sembako bersubsidi bersama Disperindag disertai
dengan layanan penukaran uang rupiah.

Pemasangan iklan layanan, sosialisasi, serta dialog interaktif tentang pentingnya belanja bijak yang dilakukan dalam rangka menjaga ekspektasi belanja masyarakat sehingga tidak menimbulkan lonjakan permintaan barang di pasar. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Ulang Tahun ke-25, ACE Hadirkan Program 25 Years Anniversary di Seluruh Indonesia

Jakarta,- ACE, pusat kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup terlengkap di Indonesia menyelenggarakan program 25 Years Anniversary yang berlangsung...

NU-JEK Resmi Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Kini warga Cirebon mempunyai pilihan lagi saat hendak menggunakan transportasi online. Pasalnya, di Kota Cirebon kini telah hadir platform aplikasi terbaru yakni NU-JEK...

Vinotel Cirebon Optimis, Kunjungan Wisatawan di Tahun 2020 Meningkat

Cirebon,- Pelaku industri pariwisata di Kota Cirebon melihat prospek Cirebon kedepan masih cukup bagus. Apalagi ditunjang dengan akses jalan yang semakin mudah untuk ke...

Tekan Angka Malnutrisi, FFI Berikan Edukasi dan Sosialisasi Gizi #IndonesiaSIAP di Cirebon

Cirebon,- Frisian Flag Indonesia (FFI) sebagai produsen produk bernutrisi di Indonesia menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi gizi yang berlangsung di GOR Pesantren Kempek Cirebon,...

Akibat Hujan Disertai Angin, Rumah di Kejuden Cirebon Ambruk

Cirebon,- Akibat hujan disertai angin kencang, tiga rumah di Perumahan Taman Pelangi, Desa Kejuden, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, ambruk, Jumat (24/1/2020). Wakil Komandan Operasi Badan...

More Articles Like This