Jadi Syarat Perjalanan Mudik, Capaian Vaksinasi Booster di Kota Cirebon Meningkat

Cirebon,- Capaian vaksinasi COVID-19 di Kota Cirebon untuk dosis ketiga atau booster, sampai tanggal 28 Maret 2022 sudah mencapai 47.675 jiwa atau 18,18 persen. Namun, untuk masyarakat yang ber-KTP Kota Cirebon baru mencapai 36.678 jiwa atau 14,37 persen.

“Untuk vaksin dosis ketiga di Kota Cirebon baru mencapai 18,18 persen atau 47.675 jiwa. Kalau berdasarkan berdasarkan KTP Kota Cirebon baru 14,37 persen atau 36.678 jiwa,” ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cirebon, dr. Maria kepada About Cirebon saat meninjau vaksinasi di Pelabuhan Kejawanan, Selasa (29/3/2022).

BACA YUK:  DPRD Kota Cirebon Setujui Dua Raperda Jadi Perda, Atur Pengelolaan Keuangan dan Konservasi SDA

“Karena, yang melakukan vaksinasi di Kota Cirebon bukan hanya masyarakat yang ber KTP Kota Cirebon saja, tetapi ada yang dari luar Kota Cirebon,” tambahnya.

Sementara itu, untuk capaian vaksinasi dosis pertama, lanjut Maria, sudah mencapai 323.029 jiwa atau mencapai 123,20 persen. Namun untuk masyarakat yang ber KTP Kota Cirebon mencapai 222.783 jiwa atau sebesar 84,97 persen.

Sedangkan untuk vaksinasi dosis kedua mencapai 255.384 jiwa atau 97,40 persen. Dan untuk masyarakat yang ber KTP Kota Cirebon mencapai 186.098 jiwa atau 70,98 persen.

BACA YUK:  Perjalanan Mudik Lebaran 2022 Diprediksi Ada 23 Juta Mobil Pribadi dan 17 juta Sepeda Motor di Pulau Jawa

“Mudah-mudahan dengan kegiatan vaksinasi hari ini capaian vaksinasi kedua bisa bertambah lagi. Hari ini kita target 2.500 dosis vaksin,” katanya.

Menurut dr. Maria, untuk vaksinasi booster di Kota Cirebon terjadi peningkatan. Hal ini berdasarkan peraturan pemerintah pusat yang sudah memperbolehkan aktivitas mudik dengan syarat vaksin booster.

“Alhamdulillah peningkatan vaksinasi booster ada peningkatan setelah adanya persyaratan untuk melakukan aktivitas mudik lebaran. Jika kita lihat data per tanggal 16 Maret 2022 sedangkan 28 Maret 2022 ada peningkatan sebesar 9 persen,” ungkapnya.

BACA YUK:  OPINI : Membudayakan Sikap Gercep

Selain itu, tambah dr. Maria, dari total ketersediaan tempat tidur rumah sakit di Kota Cirebon untuk pasien COVID-19 sebanyak 299 tempat tidur hanya terisi 21 tempat tidur. Rata-rata di Kota Cirebon, tambahnya, bed occupancy rate (BOR) mulai rendah.

“Per tanggal 28 Maret 2022 ini saja dari total 299 tempat tidur, yang terisi hanya 21 tempat tidur atau 7 persen. Jadi mulai ada penurunan,” pungkasnya. (AC212)

(Dilihat: 53 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.