Senin, 18 November 2019

Inilah Sejarah Klenteng Talang di Cirebon

Populer

Sebagai Icon Baru, PT. KAI Daop 3 Cirebon Resmikan Monumen Mesin Mekanik VDM 800 GS, Ini Bentuknya

Cirebon,- Bertepatan Hari Pahlawan yang jatuh tanggal 10 November 2019, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Oprasional (Daop) 3...

Tradisi Panjang Jimat Muncul Sejak Masa Pemerintahan Pangeran Cakrabuwana

Cirebon,- Tradisi Maulid Nabi Saw, merupakan tradisi yang tidak bisa dilepaskan dari sejarah Islamisasi di nusantara. Tradisi ini muncul...

Andra & The Backbone Meriahkan Puncak HUT ke-5 RSIA Cahaya Bunda Cirebon

Cirebon,- Perayaan puncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Cahaya Bunda berlangsung meriah,...

Loko Coffee Shop Hadir di Kota Cirebon, Nongkrong Seperti Naik Kereta Api

Cirebon,- Setelah sukses membuka Loko Coffee Shop di Bandung pada bulan September lalu, PT. Reska Multi Usaha (RSU) kembali...

Festival of Light Cirebon Bisa Jadi Wahana Edukasi

Cirebon,- Festival of Light yang berada di kawasan Grage City Mall, Jalan Boulevard Grage City, Pegambiran, Kota Cirebon, hadir...

Cirebon,- Kota Cirebon merupakan kota yang memiliki banyak sejarah dan memiliki keanekaragaman budaya. Banyak juga bangunan-bangunan bersejarah yang hingga kini masih terjaga.

Salah satunya Klenteng Talang, yang hingga kini masih berdiri di Jalan Talang No. 2, Kecamatan Lemangwungkuk, Kota Cirebon.

Menurut penjaga Klenteng Talang, Yohanes mengatakan pada awalnya Klenteng Talang merupakan tempat ibadah muslim Tionghoa yang bermadzab Hanafi.

“Klenteng ini dibangun oleh Tan Sam Cay atau yang biasa dipanggil Mohammad Syafei pada tahun 1450,” ujarnya kepada About Cirebon, Rabu (18/9/2019).

Loading...

Lanjut Yoyo, sapaan akrab Yohanes, Mohammad Syafei merupakan satu-satunya warga keturunan Tionghoa yang mendapat anugerah dari Sultan Cirebon berupa gelar kepangkatan Tumenggung Aria Dipa Wiracula.

“Jadi dulu, Klenteng ini sebagai tempat ibadah muslim Tionghoa yang tinggal di Cirebon,” ungkapnya.

Namun, kata Yoyo, karena muslim Tionghoa semakin berkembang pada saat itu, maka tempat ibadah mereka dipindahkan ke Desa Sembung.

“Sementara, bangunan yang ditinggalkan ini, secara berangsur-angsur beralih fungsi menjadi sarana ibadah pengikut ajaran Khonghucu,” jelasnya.

Klenteng Talang, Lemahwungkuk Kota Cirebon.

Menurut bahasa Cina, tambah Yoyo, Talang yang menjadi nama Klenteng ini berasal dari kata Toa Lang yang berarti orang besar atau tuan besar.

“Sebutan itu ditunjuk kepada tiga orang laksamana besar utama Kaisar Mang yang mendarat di Cirebon pada abad ke-14,” ugkapnya.

“Tiga orang tersebut yakni Chengho (Chenghe), Fa Wan (Fa Xien), dan Khung Wu Fung, yang semuanya beragama Islam,” imbuhnya.

Selama di Cirebon, lanjut Yoyo, ketiga Laksamana ini membangun masjid dan bangunan lain yang digunakan untuk tempat berkumpul kaum muslim Tionghoa.

Sementara itu, Budayawan Cirebon, Nurdin M. Noer menjelaskan bangunan itu kini jadi saksi toleransi keberagaman pada masa lalu. Keikhlasan masyarakat Islam etnis Tionghoa memberikan masjid Toalang kepada penganut Khonghucu untuk dijadikan rumah ibadah mereka.

“Memang, pada ada awalnya Klenteng Talang merupakan tempat ibadah muslim Tionghoa yang bemazhab Hanafi,” terangnya.

Dalam catatan sesepuh Tionghoa mendiang dr. Iwan Satibi, kata Nurdin, Klenteng Talang semula berfungsi sebagai sebuah “Rumah Abu”, pindahan dari Klenteng Tiao Kak Sie (kini Vihara Welas Asih) pada tahun 1848 dengan nama aslinya “Yi Chi”.

“Di tempat itu disimpan sekumpulan “Sien Chi” atau “Papan Arwah” dari para leluhur masyarakat Tionghoa di Cirebon yang telah meninggal dunia ratusan tahun yang lalu,” kata Nurdin. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

ADV150 Urban Exploride, Ajak Konsumen dan Komunitas Kunjungi Tempat Bersejarah di Cirebon

Cirebon,- PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda Jawa Barat mengajak 100...

Cirebon Technopreneurship Kembali Gelar Seminar Nasional di Universitas Kuningan

Kuningan,- Revolusi industri 4.0 ada tantangan dan ada peluang yang sangat luar biasa. Oleh karena itu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Kuningan (Uniku) bekerja...

DAM Tawarkan Berbagai Program Spesial di Honda Premium Matic Day Cirebon

Cirebon,- PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda di Jawa Barat bekerja sama dengan PT Astra Honda...

Nasi Jamblang Hj. Lili Berdayakan Warga Sekitar, Urban Farming Hingga Sirup Kemon

Cirebon,- Nasi Jamblang Hj. Lili yang baru dibuka pada tanggal 9 November 2019 lalu mengusung konsep yang berbeda. Dengan konsep modern, kuliner khas Cirebon...

Belia Lashes Tempat Perawatan Bulu Mata Hadir Di Cirebon

Cirebon,- Perawatan bulu mata kini sudah menjadi salah satu pilihan para wanita untuk terlihat lebih menarik. Perawatan ini juga sudah terbilang trend dan menjadi...

More Articles Like This