Rabu, 22 Januari 2020

Inilah Sejarah Klenteng Talang di Cirebon

Populer

Geger Penemuan Mayat Wanita Tanpa Busana di Jalan Wiratama Cirebon

Cirebon,- Mayat wanita tanpa busana ditemukan warga di Jalan Wiratama, Kecematana Kedawung, Kabupaten Cirebon, Minggu (19/1/2020) siang. Warga yang pertama...

Sultan Sepuh XIV : Keraton Agung Sejagat Tidak Terdaftar Dalam FSKN

Cirebon,- Kemunculan Keraton Agung Sejagat yang berada di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo menggegerkan banyak pihak setelah...

Gudang Penyimpanan Popok Bayi di Cirebon Dilalap Si Jago Merah

Cirebon,- Kebakaran hebat melanda gudang penyimpanan popok bayi di Jalan Buyut Pronggol, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Rabu...

Pengembang Perumahan Bersubsidi di Kabupaten Cirebon Terancam Mandeg

Cirebon,- Forum Komunikasi Pengembang Perumahan Cirebon (FKPPC) memberikan pernyataan terkait permasalahan pemberian hak guna bangunan atas tanah yang akan...

Dukung Target Ekspor Perikanan Nasional, JAPFA Ekspor Produk Budidaya Perikanan Senilai Rp 13 Miliar Lebih

Cirebon,- Setelah sukses meningkatkan nilai ekspor sebesar 53 persen pada 2019, PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) melalui anak...

Cirebon,- Kota Cirebon merupakan kota yang memiliki banyak sejarah dan memiliki keanekaragaman budaya. Banyak juga bangunan-bangunan bersejarah yang hingga kini masih terjaga.

Salah satunya Klenteng Talang, yang hingga kini masih berdiri di Jalan Talang No. 2, Kecamatan Lemangwungkuk, Kota Cirebon.

Menurut penjaga Klenteng Talang, Yohanes mengatakan pada awalnya Klenteng Talang merupakan tempat ibadah muslim Tionghoa yang bermadzab Hanafi.

“Klenteng ini dibangun oleh Tan Sam Cay atau yang biasa dipanggil Mohammad Syafei pada tahun 1450,” ujarnya kepada About Cirebon, Rabu (18/9/2019).

Loading...

Lanjut Yoyo, sapaan akrab Yohanes, Mohammad Syafei merupakan satu-satunya warga keturunan Tionghoa yang mendapat anugerah dari Sultan Cirebon berupa gelar kepangkatan Tumenggung Aria Dipa Wiracula.

“Jadi dulu, Klenteng ini sebagai tempat ibadah muslim Tionghoa yang tinggal di Cirebon,” ungkapnya.

Namun, kata Yoyo, karena muslim Tionghoa semakin berkembang pada saat itu, maka tempat ibadah mereka dipindahkan ke Desa Sembung.

“Sementara, bangunan yang ditinggalkan ini, secara berangsur-angsur beralih fungsi menjadi sarana ibadah pengikut ajaran Khonghucu,” jelasnya.

Klenteng Talang, Lemahwungkuk Kota Cirebon.

Menurut bahasa Cina, tambah Yoyo, Talang yang menjadi nama Klenteng ini berasal dari kata Toa Lang yang berarti orang besar atau tuan besar.

“Sebutan itu ditunjuk kepada tiga orang laksamana besar utama Kaisar Mang yang mendarat di Cirebon pada abad ke-14,” ugkapnya.

“Tiga orang tersebut yakni Chengho (Chenghe), Fa Wan (Fa Xien), dan Khung Wu Fung, yang semuanya beragama Islam,” imbuhnya.

Selama di Cirebon, lanjut Yoyo, ketiga Laksamana ini membangun masjid dan bangunan lain yang digunakan untuk tempat berkumpul kaum muslim Tionghoa.

Sementara itu, Budayawan Cirebon, Nurdin M. Noer menjelaskan bangunan itu kini jadi saksi toleransi keberagaman pada masa lalu. Keikhlasan masyarakat Islam etnis Tionghoa memberikan masjid Toalang kepada penganut Khonghucu untuk dijadikan rumah ibadah mereka.

“Memang, pada ada awalnya Klenteng Talang merupakan tempat ibadah muslim Tionghoa yang bemazhab Hanafi,” terangnya.

Dalam catatan sesepuh Tionghoa mendiang dr. Iwan Satibi, kata Nurdin, Klenteng Talang semula berfungsi sebagai sebuah “Rumah Abu”, pindahan dari Klenteng Tiao Kak Sie (kini Vihara Welas Asih) pada tahun 1848 dengan nama aslinya “Yi Chi”.

“Di tempat itu disimpan sekumpulan “Sien Chi” atau “Papan Arwah” dari para leluhur masyarakat Tionghoa di Cirebon yang telah meninggal dunia ratusan tahun yang lalu,” kata Nurdin. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Satreskrim Polres Cirebon Kota Masih Selidiki Mayat Wanita Tanpa Busana di Jalan Wiratama

Cirebon,- Temuan mayat wanita tanpa busana sempat menggegerkan warga Jalan Wiratama, Kabupaten Cirebon, Minggu (19/1/2020) lalu. Hingga kini pihak Kepolisian...

Grage Grand Business Hotel Cirebon Luncurkan Promo Menarik Untuk Food and Beverage

Cirebon,- Grage Grand Business Hotel Cirebon kembali menghadirkan berbagai promo food and beverage untuk periode bulan Januari hingga Maret 2020.Promo menu bulanan yang ditawarkan...

Dua Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Jalan Raya Pantura Gebang

Cirebon,- Kecelakaan Lalulintas terjadi di Jalan Raya Pantura Gebang Kulon, tepatnya di depan SPBU Gebang Kulon, Desa Gebang Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Selasa...

Gandeng Pihak Ketiga, Bus Rapid Transit Siap Beroperasi di Kota Cirebon

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon sudah menemukan format untuk pengoperasian Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Cirebon.Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis mengatakan untuk...

Akibat Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Perumahan Gamel Terendam

Cirebon,- Hujan dengan intensitas tinggi lebih dari tiga jam mengakibatkan sungai Sikenanga meluap yang mengakibatkan seratusan rumah di Perumahan Cahaya Permai blok A-H, Desa...

More Articles Like This