Kamis, 28 Oktober 2021

Inilah Pesan Gubernur Jawa Barat Saat Hadiri Acara di Keraton Kasepuhan

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hadir di acara Tahlil 40 hari wafatnya Sultan Sepuh XIV dan Jumenengan atau Pengukuhan Sultan Sepuh XV Keraton Kasepuhan Cirebon Pangeran Raja Adipati (PRA) Luqman Zulkaedin.

Ridwan Kamil atau yang biasa disapa Kang Emil tiba di Keraton Kasepuhan Cirebon bersama istrinya Atalia Praratya setelah Jumenengan selesai.

“Saya hadir kebetulan di saat Tahlilan karena undangan. Saya tidak mengikuti Jumenengan karena terlambat,” ujar Kang Emil kepada awak media di Keraton Kasepuhan Cirebon, Minggu (30/8/2020).

Loading...

Namun pada intinya, lanjut Kang Emil, yang pertama selaku Gubernur Jawa Barat, menghormati tradisi yang sudah ada ratusan tahun yaitu salah satunya Keraton Kasepuhan.

BACA YUK:  Selama Pandemi COVID-19, Pecinta Bonsai di Tanah Air Meningkat 40 Persen

“Oleh karena itulah kenapa saya hadir, karena sebelumnya saya dengan Almarhum PRA Arief bersahabat. Beliau sangat luar biasa, maka kita mendoakan dalam bentuk tahlilan,” ungkapnya.

Terkait dengan Jumenengan yang tentunya ada dinamika, kata Kang Emil, silakan selesaikan sebaik-baiknya dengan dua cara. Cara pertama adalah sebaiknya gunakan sila keempat Pancasila yaitu musyawarah untuk mufakat.

Kemudian cara yang kedua, kalau tidak ada musyawarah mufakat, tentunya negara ini adalah negara hukum. Sehingga, bisa diselesaikan dengan cara baik-baik melalui koridor hukum.

Selama proses itu tidak baik ada kekosongan dalam sebuah tradisi, itulah kenapa kami menghormati tradisi Jumenengan ini semata-mata untuk tidak adanya kekosongan dalam tradisi di Keraton Kasepuhan,” terangnya.

“Bahwa yang nantinya ada dinamika, gugatan dan sebagainya, kita doakan agar bisa diselesaikan baik-baik masalah keluarga ini dengan sebaik-baiknya,” tambah Kang Emil.

Provinsi Jawa Barat, kata Kang Emil, selama ini sangat melindung situs-situs dan kegiatan. Bantuan-bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi juga hadir di keraton-keraton ini, karena kami sangat menghormati masa lalu untuk juga mempersiapkan dimasa depan.

BACA YUK:  Selama Pandemi COVID-19, Pecinta Bonsai di Tanah Air Meningkat 40 Persen

“Ini adalah kekayaan Jawa Barat, sebelum Indonesia lahir sudah ada Kesultanan Cirebon. Jadi sudah sewajarnya, kami yang sekarang menjadi Gubernur, menghormati dan melindung tradisi yang ada disini,” bebernya.

Disinggung Pemerintah Provinsi akan turun tangan mengenai dinamika yang ada di Keraton Kasepuhan, menurut Kang Emil, itu adalah pintu terakhir.

“Jika kami diminta oleh kedua belah pihak silakan, tapi hari ini kita doakan agar semua berlapang dada untuk menyelesaikan secara musyawarah mufakat yang saya sarankan,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Lantik Tujuh Kepala Sekolah, Walikota Cirebon Pesan Lakukan Manajemen Pendidikan

Cirebon,- Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis melantik tujuh Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kota Cirebon....

Peringati Maulid Nabi, Masjid Al-Maksudhi Hadirkan Gus Miftah

Cirebon,- Masjid Al-Maksudhi yang berlokasi di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon menggelar pengajian, Selasa (26/10/2021) malam. Kegiatan ini berkolaborasi...

DPW Partai Nasdem Jabar Calonkan Eti Herawati sebagai Wali Kota Cirebon 2024

Cirebon,- DPW Partai Nasdem Jawa Barat menargetkan meraih dua kursi DPR RI, dua kursi DPR Provinsi, tujuh kursi DPRD Kota Cirebon pada pemilu 2024....

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana pembangunan industri di Kota Cirebon....

More Articles Like This