Inilah Pentingnya Sabuk Pantai untuk Mencegah Abrasi

Salah satu misi yang dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Dirjen PRL) yaitu meningkatkan penataan dan pemanfaatan sumber daya kelautan, pesisir dan pulau-pulau kecil secara berkelanjutan dan menyejahterakan masyarakat.

Oleh karena itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan melakukan pemasangan sabuk pantai untuk meminimalisir abrasi yang terjadi di pantai. Pasalnya, abrasi memiliki dampak berupa pengikisan tanah pada daerah pesisir pantai yang bisa merusak karena dapat menyebabkan berkurangnya daerah pantai.

Selain itu, dampak abrasi juga diperkirakan dapat menyebabkan berkurangnya sumber daya ikan dan plasma nuftah karena rusaknya hutan bakau.

Baca Yuk : Pentingnya Geotextile Non Woven Untuk Menahan Erosi

Dilansir dari website Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, pemerintah melakukan pemasangan sabuk pantai untuk mencegah adanya abrasi di sejumlah pantai yang ada di Indonesia.

BACA YUK:  DPT Pemilu Pensiunan TNI-Polri Masih Nol, ini Tanggapan KPU Kota Cirebon

Sebagai informasi, sabuk pantai merupakan struktur pelindung pantai yang menggunakan teknologi Karung Geotekstil Memanjang (KGM) dengan menggunakan material geotekstil yang diisi dengan campuran air dan pasir.
Adapun data sabuk pantai yang sudah dipasang di beberapa wilayah, dilansir dari Republika pada tahun 2017 lebih dari 11 kilometer pantai di Kabupaten Indramayu sudah dipasangi oleh sabuk pantai.

Kemudian, dilansir dari Antaranews, pada Juni 2018, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah yang dikoordinir BPBD membuat sabuk pantai dan tanggul darurat di Pantai Ujung Pandaran sepanjang 160 meter yang terdiri dari 1.000 geobag atau karung berisi pasir yang disusun berlapis.

Sedangkan, pada tahun 2017, Kementerian Kelautan dan Perikanan sudah membangun sekitar 1.700 meter sabuk pantai di Pantai Ujung Pandaran dengan jumlah sekitar 1.800 meter sabuk pantai tambahan.

BACA YUK:  Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Perumda Air Minum Tingkatkan Pelayanan

Untuk informasi, sabuk pantai sendiri memiliki fungsi untuk memecah gelombang yang datang, kemudian mencegah terjadinya erosi dan menahan sedimen, sehingga manfaat yang didapat yaitu bisa mengembalikan fungsi pantai yang hilang dan membentuk tanah timbul yang dapat dimanfaatkan, khususnya untuk konservasi lingkungan.

Dengan demikian, banyak pihak terutama pemerintah berusaha memanfaatkan adanya sabuk pantai yang dibangun menggunakan tekonologi geotextile untuk mencegah abrasi.

Tidak hanya itu, masyarakat pesisir yang tinggal di dekat area pesisir pantai dan merasa terancam karena adanya abrasi juga mulai memanfaatkan teknologi tersebut. Oleh karena itu, beberapa pihak mulai menjual atau membuka jasa untuk membantu membangun sabuk pantai.

BACA YUK:  Wali Kota Cirebon Imbau Masyarakat Minta Bantuan DKPPP untuk Kontrol Hewan Kurban

Jual Sabuk Pantai untuk Mencegah Abrasi Pantai

Perusahaan penyedia Layanan yang menjual sabuk pantai adalah PT Kapuk Mas Agung Abadi. Perusahaan ini memiliki brand merk yaitu Urban Plastic yang juga menjual beberapa produk geotextile. Perusahaan ini juga menjual Plastik Cor, Plastik Sampah, Plastik Mulsa, Plastik Singkong, Geomembrane, dan lainnya.

Adapun perusahaan ini berada di Jalan Kapuk Raya No. 14 RT 008 RW 02, Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat dengan nomor WA 0811 1721 338

Itu tadi merupakan informasi terkait sabuk pantai dan perusahaan yang melayani penjualan dan penginstallan karung geotextile yang biasanya digunakan dalam pembuatan sabuk pantai untuk mencegah abrasi. (*)

 

(Dilihat: 63 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.