Inilah Modus Para Pelaku Pembobol Rumah Kosong di Kota Cirebon

Cirebon,- Satreskrim Polres Cirebon Kota berhasil menangkap pelaku pencurian dan kekerasan dengan modus rumah kosong. Dalam kasus tersebut petugas mengamankan lima orang tersangka dan dua orang penadah.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ermawan mengatakan tim Satreskrim Polres Cirebon Kota berhasil mengamankan lima orang tersangka pencurian rumah kosong. Pelaku merupakan pemain antar kota, antar kabupaten, antar provinsi.

“Alhamdulillah ada lima tersangka yang diamankan, terkait pelaku pembobol rumah kosong antar kota, antar kabupaten, dan antar provinsi,” ujar Imron saat Press Conference yang digelar di Mapolres Cirebon Kota, Senin (9/8/2021).

BACA YUK:  Nama Tidak Boleh Satu Kata, Simak Syarat Baru Pencatatan Dokumen Kependudukan Berikut Ini

Imron menjelaskan, modus para pelaku ini mendatang satu rumah dengan berpura-pura mengetok pintu. Bila mana pintu diketuk tidak ada yang menjawab pelaku langsung beraksi.

“Modus para pelaku ini mendatangi suatu rumah kemudian mengetok pintu hingga berkali-kali. Jika tidak ada yang menjawab mereka langsung menjebol rumah tersebut,” ungkapnya.

Kejadian tersebut, lanjut Imron, terjadi pada tanggal 5 Agustus 2021 pukul 17.30 WIB di daerah Kecapi Harjamukti. Dari lima pelaku ini, dua pelaku mendobrak pintu dengan alat, tiga orang lainya bertugas masuk ke dalam rumah.

BACA YUK:  Info Jadwal Vaksin COVID-19 di Kota Cirebon : 16 April 2022

“Dari dalam rumah tersebut pelaku mendapatkan uang tunai Rp. 40 juta, emas 28 gram, dan logam mulia 100 gram,” bebernya.

Setelah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara), tim Satreskrim Polres Cirebon Kota menemukan ciri-ciri pelaku. Dari olah TKP, petugas langsung mengembangkan kasus tersebut.

“Tepat pada tanggal 7 Agustus 2021 sekitar pukul 18.00 WIB, pelaku ditangkap satu persatu di daerah Tasikmalaya di sebuah hotel pada saat membagi jarahannya. Dari lima pelaku, dua orang diberikan tindakan tegas terukur di kakinya karena melawan,” kata Imron.

BACA YUK:  Prakiraan Cuaca Kota Cirebon, 7 Mei 2022

Dari pengembangan lima orang pelaku, tambah Imron, didapat dua orang penadah, satu orang perempuan dan satu orang laki-laki. Penadahan ini berinisial L dan M.

Pelaku dikenakan pasal 363 KUHP, pencurian dengan pemberatan dengan ancaman kurang lebih 7 tahun penjara.

“Lima pelaku ini, dua orang pelaku berasal dari Makasar berinisial R dan B, dua orang asal Jakarta K dan A, dan dari Soreang H,” pungkasnya. (AC212)

(Dilihat: 31 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.