Inilah Makna 5 Tari Topeng Cirebon yang Mencerminkan Jiwa Manusia

Cirebon,- Tari topeng cirebon merupakan salah satu tarian di wilayah kesultanan cirebon. Sebutan tari topeng ini dikarenakan penarinya menggunakan topeng saat menari. Topeng yang digunakan pun sangat beragam dan mengalami perkembangan dalam gerakan maupun cerita yang ingin disampaikan. Tari topeng ini sudah ada dari zama pra-sejarah dan dijadikan sebagai alat untuk menyebarkan agama islam di tanah jawa.

Topeng yang digunakan sang penari biasanya terbuat dari kayu jarang. Kayu jarang memiliki karakter yang cukup lunak sehingga memudahkan untuk dibentuk. Dalam proses pembuatannya membutuhkan ketekunan, ketelitian serta membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Bahkan seseorang yang sudah terbiasa ataupun ahli bisa membutuhkan waktu hingga satu hari. Topeng yang dibuatpun beragam bentuknya sesuai dengan cerita apa yang ingin dibawakan. Semua jenis topeng ini akan dibawakan saat pementasan dan diiringi dengan gamelan.

BACA YUK:  Karnaval Ngunjut Buyut Nyi Mas Gandasari, Tradisi yang Tetap Lestari

Dari sekian banyak beragamnya topeng yang dikenakan, lima topeng paling pokok dinamakan Topeng Panca Wanda dan masing-masing topengnya memiliki arti sebuah karakter manusia. Inilah nama dari kelima topeng tersebut beserta karakter yang terserat pada topeng tersebut :

1. Topeng Panji

Topeng panji ini berwajah putih bersih yang melambangkan kesucian pada bayi yang baru lahir hingga pakaiannyapun serba putih. Gerakannya pun sederhana dan tenang meskipun diiringi musik penuh dengan dinamika. Makna dari gerakan ini menunjukan manusia yang suci dan tidak tergoyahkan oleh carut marut duniawi.

BACA YUK:  Tersedia Koleksi Banyak Brand, Belanja Baju Muslim Berkesempatan Dapat Logam Mulia di Afialova Store

2. Topeng Samba

Topeng ini dibentuk dengan ekspresi wajah ceria dan lucu yang menggambarkan anak kecil yang ceria. Dengan tarian yang menggambarkan seorang anak kecil yang lucu, genit dan ke kanak-kanakan.

3. Topeng Rumyang

Topeng ini diwarnai dengan warna merah muda atau pink yang mengekspresikan keremajaan. Dalam gerakan tarinya menggambarkan ketegasan dan gerakannya itu terstruktur dengan baik.

4. Topeng Tumenggung

Topeng ini menggambarkan orang dewasa yang memiliki sikap tegas, gagah serta tanggungjawab. Diantara kelima topeng Panca Wanda hanya topeng tumenggung ini yang menggunakan tambahan topi dikepala sang penarinya. Pada segi geraknya pun berbeda diantara yang lainnya. Irama geraknya mengekspresikan sikap tenang dan dewasa.

BACA YUK:  PT. PJB Unit Pembangkitan Paiton Bersama DMC Dompet Dhuafa Buka Aksi Layanan Kesehatan Gratis Bagi Ratusan Warga Tawang

5. Topeng Kelana

Topeng ini menggambarkan fase terakhir dari jiwa manusia. Sebagian orang memaknai topeng ini sebagai kemurkaan manusia dan banyak pengamat yang menjadikan pusat perhatian. Penari yang menggunakan topeng ini mengartikan aktualisasi diri dan ekspresif. Namun pada sejatinya topeng ini menggambarkan seseorang yang sudah mampu mengendalikan dirinya.

Itulah kelima Topeng Panca Wanda yang menjadi pokok dari Tari Topeng Cirebon. Ada yang berpendapat bahwa topeng ini menjelaskan sedulur papat kelima pancer atau empat nafsu yang dalam diri manusia. (Luqman Nurhidayat)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *