Minggu, 23 Februari 2020

Inilah Keunikan Prosesi Panjang Jimat di Kesultanan Kanoman

Populer

Pertama di Indonesia, Imigrasi Cirebon Hadirkan Pelayanan Paspor Senja Hingga Malam Hari

Cirebon,- Setelah sukses menghadirkan program Imigrasi Masuk Desa, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon kembali menghadirkan terobosan baru yakni...

KPP Pratama Cirebon Dua Gelar Pelatihan Media Sosial

Cirebon,- Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Cirebon Dua yang berlokasi di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, menggelar pelatihan...

YPSGJ Cirebon Resmikan Klinik dan Apotek Cakrabuana Serta Laboratorium Biomedis

Cirebon,- Mendukung pelayanan kesehatan, Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) meresmikan Klinik dan Apotek Cakrabuana dan juga peresmian Laboratorium...

Baso Pentol Jeletot Ambu, Cocok Untuk Para Pecinta Kuliner Pedas

Cirebon,- Bagi para pecinta pedas, tidak ada salahnya coba makanan yang satu ini. Namanya Pentol Jeletot Ambu atau baso...

Wali Kota Cirebon: Hadirnya Klinik dan Apotek Cakrabuana, Serta Laboratorium FK UGJ Berkah Bagi Masyarakat Kota Cirebon

Cirebon,- Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis mengapresiasi dengan dibukanya Klinik dan Apotek Cakrabuana, serta Laboratorium Fakultas Kedokteran (FK)...

Cirebon, 1 Desember 2017,- Kesultanan Kanoman Cirebon menggelar acara tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW atau Panjang Jimat yang berlangsung di Pendopo Jinem Keraton Kanoman menuju Masjid Keraton Kanoman, Jumat (1/12/2017) malam.

Sultan Kanoman melepas langsung iring-iringan Panjang Jimat yang dipimpin oleh Patih Qodiron. Kurang lebih ada 500 keluarga dan abdi dalem yang ikut iringan pembawa pusaka, lilin besar, obor, tombak dan sebagainya, yang melambangkan ajaran Islam.

Juru Bicara Kesultanan Kanoman Cirebon, Ratu Raja Arimbi mengatakan, Panjang Jimat yaitu Panjang secara bentuk berarti piring, ambeng (tempat makan) Gusti Rosul dan para sahabatnya. Sedangkan Jimat singkatan dari Diaji dan Dirumat yang artinya dipelajari dan dipelihara sepanjang masa.

“Dalam piring/panjang sendiri terdapat beberapa tulisan yang mengandung nilai ajaran Islam yang harus menjadi Jimat oleh segenap pemeluk Islam sebagai tujuan dari perayaan tahunan Maulid Nabi Muhammad SAW,” ujarnya kepada About Cirebon.

Loading...

Prosesi Panjang Jimat di Keraton Kanoman.

Panjang Jimat secara prosesi adalah iring-iringan ritual panjang dengan disertai benda pusaka yakni piring panjang. Piring Panjang merupakan pemberian dari seorang Pendeta Buda Parwa kepada Pangeran Cakrabuana sewaktu berguru mencari agama Islam.

Kata Ratu, iring-iringan prosesi itu kesemuanya melambangkan prosesi kelahiran Nabi Muahammad SAW yang datang membawa cahaya ketauhidan dalam kehidupan berbudaya dan berperadaban.

“Dalam prosesi Panjang Jimat yang dilakukan Kesultanan Kanoman memiliki kekhasan tersendiri yang tidak ada di keraton lain. Kesultanan Kanoman Cirebon, peringatan Panjang Jimat diperingati tidak hanya pas 12 malam pelalnya saja, tetapi peringatan itu sudah berlangsung sejak tanggal 30 Sura,” jelasnya.

Iring-iringan Prosesi Panjang Jimat di Keraton Kanoman.

Tak hanya itu, ada tradisi Ngapem yang dilanjut dengan Memayu, Mipis, Latihan Gamelan, Ngalusi Bore, Nyiram Gong Sekati, Penabuhan Gong Sekati, Nyembelih Mahesa, Panjang Mios yang kemudian sampai puncaknya yakni Malam Panjang Jimat tanggal 12 Maulud dengan pembacaan Maulid Al-Barzanji di Masjid Jami’ Keraton Kanoman. Bahkan setelah itu masih berlangsung acara buang takir dan tumpeng sampai tanggal 15 Mulud.

POPULAR :
Tol Cisumdawu Bandung-Cirebon akan Lewati Terowongan, Ini Penampakannya
Perhatian..!! BMKG Minta Waspadai Badai ini
Karyawan Farmasi Raih Mobil Sienta dari Grage City Mall

“Semua rangkaian upacara tradisi tersebut memiliki makna filosofi tersendiri. Itulah ciri khas Ritual Panjang Jimat di Kesultanan Kanoman yang tidak ada di Keraton lain. Hingga sampai saat ini, Kesultanan Kanoman tetap konsisten dan komitmen dengan semua rangkaian upacara tradisi tersebut,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bantu Pemerintah, HIPMI Kota Cirebon Gelar Edukasi Pasar Modal Bersama Bursa Efek Indonesia

Cirebon,- Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Cirebon menggelar acara Forum Bisnis Sosialisasi Pasar Modal...

Musim Hujan, Daop 3 Cirebon Tingkatkan Pengecekan Jalur Rawan Amblas

Cirebon,- Sepanjang musim hujan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon terus meningkatkan antisipasi jalur kereta rawan amblas.Vice President PT KAI...

Menuju Industri 4.0, Bentani Hotel Cirebon Ciptakan Robot yang Dapat Keluar Voucher

Cirebon,- Menuju industri 4.0, Bentani Hotel & Residence Cirebon meluncurkan robot pintar untuk memanjakan tamu. Dengan mengusung tema “I’m Not a Robot, I Have...

Peduli Penghijauan, Polresta Cirebon Tanam 5.000 Bibit Pohon Mangrove di Pantai Ender

Cirebon,- Dalam rangka Polri Peduli Penghijauan, Polresta Cirebon melakukan penanaman sebanyak 5.000 bibit pohon mangrove. Kegiatan penanaman Mangrove tersebut berlangsung di Pesisir Pantai Desa Ender,...

Rusaknya Situs Petilasan Matangaji Sebagai Pembelajaran Agar Tidak Terjadi Dengan Situs Lainnya

Cirebon,- Situs Petilasan Sultan Kasepuhan V, Sultan Muhammad Sofiudin atau yang dikenal dengan Sultan Matangaji yang berada di Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon...

More Articles Like This