Selasa, 30 November 2021

Inilah Kata Ridwan Kamil di Muprov Kadin Jabar VII

Populer

UMK Kota Cirebon Tahun 2022 Naik Sebesar Rp. 33 Ribu

Cirebon,- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon dan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) telah menggelar rapat penetapan Upah Minimum Kota...

Barisa Cafe Usung Konsep Pantai Lengkap dengan Pasirnya

Cirebon,- Jika kamu rindu dengan suasana pantai di Bali, kafe ini menghadirkan konsep dengan suasana pantai. Namanya Barisa Cafe,...

Open Bidding di Pemkab Cirebon Minta Pendampingan KPK RI

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon meminta para pejabat Eselon II yang ikut tes seleksi open bidding mampu membuat inovasi untuk kemajuan...

Pengurus Ikatan Alumni UGJ Cirebon Periode 2021 – 2025 Resmi Dilantik

Cirebon,- Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) periode 2021-2025 resmi dilantik. Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang...

Catat Tanggalnya, TDA Cirebon Gandeng Lintas Institusi Gelar Pesta Wirausaha dan Vaksinasi

Cirebon,- Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Cirebon bersama Polres Cirebon Kota, Pemerintah Daerah Kota Cirebon dan komunitas lainnya akan...

Cirebon,- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Provinsi (Muprov) VII, yang berlangsung di Saphire Grand Ballroom, Aston Cirebon Hotel, Jalan Brigjen Darsono, Bypass, Kabupaten Cirebon, Kamis (7/2/2019).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Enggar Lukita, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Ketua Kadin Indonesia, Rossan P Roslani, serta Ketua Kadin se-Jawa Barat.

Usai pembukaan Muprov VII Kadin Jawa Barat, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengucapkan selamat atas pemilihan untuk Ketua Kadin Jawa Barat yang baru, dan pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Kadin Jawa Barat yang telah habis masa bhakti selama sepuluh tahun.

Loading...

“Kami sudah secara lahir batin mendukung Kadin Jabar, maka kita akan mendeklarasikan program Sodagar Jabar,” ujar Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

BACA YUK:  Sobat Cuci Laundry Buka Cabang di Wilayah Kesambi, Hadirkan Diskon 20% Selama November

1. Program Saudagar Jabar

Emil menjelaskan, dari program Saudagar Jabar dirinya akan melakukan diskresi, memberikan dahulu peluang-peluang ekonomi pada anggota Kadin Jawa Barat.

“Program Saudagar Jabar merupakan komitmen kami, agar peluang-peluang ekonomi di Jawa Barat ini didahulukan kepada pengusaha-pengusaha di Kadin Jawa Barat,” terangnya.

Lebih lanjut, Emil menjelaskan, bila peluang ekonomi tidak ada di Kadin Jawa Barat, baru dilempar kepada pihak-pihak lain.

2. Memaksimalkan Infrastruktur

Menurut Emil, pertumbuhan masa depan Jawa Barat berada di segitiga yakni Pelabuhan Pantimban, Bandara Kertajati, dan Cirebon.

“Jadi nanti, wilayah paling maju, paling futuristik, dan paling luar biasa ada di sekitar segitiga daerah tersebut,” terangnya.

Kemudian, kata Emil, kita titip bahwa pembangunan infrastruktur akan terus dimaksimalkan, seperti bandara-bandara baru di Sukabumi, Tasikmalaya, dan Pangandaran, serta jalur kereta api, dan lain-lain.

“Itu akan melengkapi kekuatan Jawa Barat,” kata Emil.

BACA YUK:  Sobat Cuci Laundry Buka Cabang di Wilayah Kesambi, Hadirkan Diskon 20% Selama November

3. Juara Satu Se-Indonesia

Secara umum, menurut Emil, di Jawa Barat pertumbuhan ekonominya baik, ralisasi, investasinya mencapai Rp. 116 Triliun, dan itu juara satu se-Indonesia, 30 persen dari pertumbuhan.

“Jadi, Insyaallah dengan komitmen saya sebagai Gubernur, pertumbuhan ekonomi akan makin maju, Kadin Jabar juga semakin maju sebagai mitra dengan program-programnya,” harapnya

“Sehingga, ketimpangan di Jawa Barat akan kita hilangkan,” imbuh Emil.

4. Prioritaskan Industri Pada Karya

Untuk di wilayah segitiga di Jawa Barat, Emil mengatakan, pada semester ini sedang dalam pembahasan dan rancang.

“Karena, tata ruang sedang didesain supaya berhasil menjadi contoh pertumbuhan yang sangat baik,” bebernya.

Yang paling diprioritaskan, kata Emil, semua industri-industri yang pada karya, akan dipusatkan di daerah segitiga tersebut, sehingga tidak mencar-mencar lagi di Jawa Barat.

“Hari ini, banyak industri padat karya pindah karena urusan upah kan. Nah, kita akan tahan supaya tidak pindah ke Jawa Tengah atau ke Vietnam,” ungkapnya.

“Cara bagaimana, dengan menyediakan tempat yang cocok dan memadai di zona ini, begitu kira-kira,” tandas Emil. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenaikan Harga Minyak Goreng Harus Diredam

Jakarta,- Gejolak kenaikan harga minyak goreng hingga akhir tahun diprediksi masih terus merangkak naik. Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik...

Ratusan ASN di Kota Cirebon Dapat Anugerah Satyalancana Karya Satya

Cirebon,- Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Pemerintah Daerah Kota Cirebon memberikan anugerah kepada 218 Aparatur Sipil Negara (ASN). Anugerah...

Tingkatkan Pengalaman Nonton, Telkomsel Jalin Kolaborasi dengan Catchplay+

Jakarta,- Telkomsel berkolaborasi bersama Catchplay+ untuk meningkatkan pengalaman menonton bagi masyarakat dengan membuka akses lebih luas dalam menikmati hiburan digital berkualitas kelas dunia yang...

Jalin Kemitraan, RS Sumber Kasih Cirebon Gelar Kompetisi Futsal

Cirebon,- Rumah Sakit Sumber Kasih Cirebon menggelar Futsal Competition bersama mitra kerja. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari 27 -28 November 2021 di Lapangan...

More Articles Like This