Selasa, 19 Oktober 2021

Inilah Hasil Kunjungan Wagub Jabar ke RS Gunung Jati Cirebon

Populer

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Jalan Tol Akses Bandara Kertajati Rampung 100%, Siap Dioperasikan

Majalengka,- Pembangunan jalan tol akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah rampung. Akses ini terhubung langsung dengan jalan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

GH Kopi Cirebon Hadirkan Live Musik Jazz

Cirebon,- Setelah menghadirkan program Movie Night setiap Sabtu malam, kini GH Kopi Cirebon di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Kedawung,...

BukuWarung dan Alfamart Bekali 11.000 UMKM dengan Keterampilan Pembukuan Digital

Jakarta,- BukuWarung memperluas jangkauan komitmennya untuk meningkatkan kapabilitas pelaku UMKM Indonesia. Kali ini, BukuWarung berkolaborasi dengan PT Sumber Alfaria...

Cirebon, 27 September 2017,- Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar melaksanakan Kunjungan Kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Jati Kota Cirebon, Rabu (27/09/2017).

Dalam kunjungannya, Wagub Deddy Mizwar didampingi oleh Direktur RSUD Gunung Jati dr. Bunadi, meninjau beberapa fasilitas rumah sakit, pelayanan dan mengecek pembangunan IGD Terpadu RSUD Gunung Jati Cirebon.

BACA YUK:  Program Pelatihan FIFGroup Explore Bagi Siswa-Siswi Lampung dan Palu

“Ini akan dibangun IGD terpadu menggantikan tempat lama, rencananya dibangun lima lantai. Jadi ada bantuan dari provinsi sebesar 20 Milyar tahap pertama, kemudian peralatan sebesar 10 milyar di tahun ini,” ujar Deddy.

Loading...

Lanjut Wagub, pembangunan harus secepatnya dibangun, minimal dibuat kerangkanya , agar dana tetap terserap sehingga tahun depannya bisa mendapatkan bantuan dari mana saja.

“RSUD Gunung Jati akan menjadi andalan atau rujukan se-Ciayumajakuning. Pantaslah, untuk diberikan perhatian khusus dalam pengembangan pelayan dasar untuk masyarakat,” jelasnya.

Untuk fasilitas rawat inap di kelas 3 masih ada yang kosong. Kemudian fasilitas sudah bagus, kalau memang dari kelas 3 tidak ada dan harus rawat inap itu bisa dimasukan di kelas 2 dan sebagainya.

“Kedepannya, RSUD Gunung Jati menjadi satu-satunya rumah sakit yang bisa kita andalkan naik ke kelas A, tetapi tentunya tenaga medis dan segala macam harus segera dipenuhi,” harapnya. (AC212)

 

BACA YUK:  LEBJ Perluas Jaringan Eye Donation Center (EDC) untuk Mudahkan Masyarakat Indonesia Mendonorkan Mata
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Akselerasi Implementasi Kampus Merdeka, Tim Program Matching Fund UGJ Gelar Workshop

Cirebon,- Tim Program Matching Fund Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon menggelar kegiatan Workshop Teaching Factory Digital Marketing dan...

Horison Ultima Kertajati Siap Beroperasi Akhir Tahun 2021

Bekasi,- PT Metropolitan Land Tbk (Metland) melalui anak perusahaan PT Sumber Tata Lestari melanjutkan pembangunan Hotel Horison Ultima Kertajati yang berlokasi di jalan Kadipaten...

Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman di Wilayah Jawa Bagian Barat

Jakarta,- Seiring dengan keberhasilan Pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Indonesia, aktivitas masyarakat terus meningkat dan kembali normal. Hal ini juga berpengaruh langsung pada peningkatan...

Kunjungan Masa Reses, Fitria Pamukasawati Dapat Aduan Infrastruktur

Cirebon,- Sambangi warga RW 14 Permata Harjamukti Utara, Kota Cirebon, Wakil Ketua DPRD dari fraksi PDI Perjuangan, Fitria Pamungkaswati banyak mendapat aspirasi. Kegiatan tersebut...

More Articles Like This