Senin, 24 Februari 2020

Inilah Hasil Kesepakatan Transportasi Konvensional dan Transportasi Online di Kota Cirebon

Populer

Pertama di Indonesia, Imigrasi Cirebon Hadirkan Pelayanan Paspor Senja Hingga Malam Hari

Cirebon,- Setelah sukses menghadirkan program Imigrasi Masuk Desa, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon kembali menghadirkan terobosan baru yakni...

KPP Pratama Cirebon Dua Gelar Pelatihan Media Sosial

Cirebon,- Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Cirebon Dua yang berlokasi di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, menggelar pelatihan...

YPSGJ Cirebon Resmikan Klinik dan Apotek Cakrabuana Serta Laboratorium Biomedis

Cirebon,- Mendukung pelayanan kesehatan, Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) meresmikan Klinik dan Apotek Cakrabuana dan juga peresmian Laboratorium...

Wali Kota Cirebon: Hadirnya Klinik dan Apotek Cakrabuana, Serta Laboratorium FK UGJ Berkah Bagi Masyarakat Kota Cirebon

Cirebon,- Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis mengapresiasi dengan dibukanya Klinik dan Apotek Cakrabuana, serta Laboratorium Fakultas Kedokteran (FK)...

Sultan Sepuh XIV Prihatin Atas Rusaknya Situs Petilasan Matangaji

Cirebon,- Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon, PRA. Arief Natadiningrat sangat prihatin atas kejadian rusaknya petilasan Matangaji yang berada...

Cirebon, 3 Oktober 2017,- Perseteruan antara transportasi online dan transportasi konvensional di Kota Cirebon akhirnya mendapatkan titik temu. Perwakilan kedua belah pihak bertemu di Aula Polres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Senin (02/10/2017) malam.

Dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh Walikota Cirebon, Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon, Kapolres Cirebon Kota, Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Cirebon, Kepala Satpol PP Kota Cirebon, dan BKD Kota Cirebon.

[Baca ya : Transportasi Online di Cirebon Duduk Bersama Membahas Beberapa Kesepakatan]

Pantauan About Cirebon, pembahasan antara transportasi online dan transportasi konvensional berlangsung alot. Namun, pembahasan hingga pukul 00.00 WIB akhirnya mendapatkan kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh kedua belah pihak, Walikota Cirebon, Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon, Kapolres Cirebon Kota, Pengurus Organda dan Perwakilan Taxi Argo.

Loading...

Berikut isi kesepakatan bersama antara transportasi online dan transportasi konvensional di Kota Cirebon :

1. Transportasi online tidak boleh menaikkan penumpang dari stasiun, terminal, sekolah dan lobby mall dengan radius minimal 100m dan maksimal 300 meter. Penentuan jarak akan ditentukan bersama dan akan dibuat titik penjemputan.

2. Angkutan online harus menggunakan atribut berupa stiker yang terlihat jelas di kaca depan dan belakang disertai nomor keanggotaan komunitas serta ada pembatasan armada.

3. Angkutan online harus mematuhi semua peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

4. Untuk angkutan konvensional bebas dari biaya KIR, pengawasan trayek dan ijin trayek.

5. Membentuk satgas bersama yang terdiri dari unsur angkutan konvensional dan angkutan online.

6. Apabila terjadi pelanggaran terhadap kesepakatan ini akan diberikan sanksi sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Walikota Cirebon, Drs. Nasrudin Azis mengaku sangat bersyukur karena pada malam ini tepat pukul 00.00 WIB telah mendapatkan kesepakatan bersama antara transportasi online dan konvensional.

” Kesepakatan ini menunjukkan kedua belah pihak lebih mementingkan Kota Cirebon.
Ternyata, mereka lebih mencintai kotanya, inilah yang membuat saya sangat terharu,” lanjut Azis.

“Semoga apa yang sudah ditempuh pada malam hari ini, akan membawa kebaikan dan keberkahan bagi kedua belah pihak,” harapnya.

Lanjut dia, langkah selanjutnya kita akan mengadakan deklarasi atau ikrar bersama antara transportasi online dan konvensional bahwa kita sudah tidak ada masalah dan aturan main sudah disepakati bersama.

“Kemudian kita akan rapat kembali untuk membuat satgas gabungan guna melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap terjadinya kemungkinan pelanggaran-pelanggaran,” paparnya.

Selain itu, Kapolres Cirebon Kota, AKBP. Adi Vivid AB menambahkan, syarat yang diajukan dari transportasi konvensional dan Alhamdulillah syarat-syarat itu setelah dibahas bisa ada kata sepakat.

“Tentunya saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu sehingga proses mediasi kesepakatan bersama bisa dilaksanakan dengan baik,” tambahnya.

” Kita juga akan menggelar ikrar bersama dengan mengumpulkan teman-teman konvensional dan online untuk mengucapkan ikrar bersama demi kondusivitas Kota Cirebon yang akan berlangsung Jumat (06/10) pagi di Alun-alun Kejaksan,” pungkasnya. (AC212)

 

Loading...

1 KOMENTAR

  1. 1. Aneh, Pemerintah, pemerintah lebih memihak supir angkot dari pada konsumen
    2. Nanti lagi bawa keluarga dikira lagi narik, supir anggot mana bisa diajak ngomong
    3. Kenapa cuma yang online aja, yg konvensional juga dong. sperti mobil atau motornya harus layak jalan, jangan minum alkohol kalo mengemudi, angkot jangan kaya panggung dangdut.
    4. Paling aneh, kenapa engga ikut mode online aja.
    5. Lah yang gaji siapa, lahan korupsi.
    6. Setuju, masyarakan juga bisa menilai siapa yang sering melanggar aturan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Sempat Vakum, Sanggar Kentjana Kembali Menggelar Canon SK Marathon di Cirebon

Cirebon,- Sanggar Kentjana (SK) bekerja sama dengan Canon kembali menggelar Lomba Foto untuk kategori pelajar (SMP & SMA) dan...

Manulife Cirebon Gelar Program CSR Penyediaan Sumber Air Bersih

Cirebon,- Masyarakat desa Nanggela Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon tampak bergembira setelah sumur bor sebagai sumber mata air bersih mengalir ke rumah. Selama ini, warga...

HIPMI Kota Cirebon Gelar Edukasi Pasar Modal Bersama Bursa Efek Indonesia

Cirebon,- Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Cirebon menggelar acara Forum Bisnis Sosialisasi Pasar Modal BMC HIPMI Kota Cirebon, Sabtu...

Musim Hujan, Daop 3 Cirebon Tingkatkan Pengecekan Jalur Rawan Amblas

Cirebon,- Sepanjang musim hujan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon terus meningkatkan antisipasi jalur kereta rawan amblas.Vice President PT KAI...

Menuju Industri 4.0, Bentani Hotel Cirebon Ciptakan Robot yang Dapat Keluar Voucher

Cirebon,- Menuju industri 4.0, Bentani Hotel & Residence Cirebon meluncurkan robot pintar untuk memanjakan tamu. Dengan mengusung tema “I’m Not a Robot, I Have...

More Articles Like This