Kamis, 21 Oktober 2021

Inilah Cerita Petugas Layanan Cirebon Siaga 112 Saat Menerima Kedaruratan Pengaduan Masyarakat

Populer

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Jalan Tol Akses Bandara Kertajati Rampung 100%, Siap Dioperasikan

Majalengka,- Pembangunan jalan tol akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah rampung. Akses ini terhubung langsung dengan jalan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

Unjuk Rasa di Jalan Siliwangi, Walikota Cirebon Ajak Audensi

Cirebon,- Dua kelompok organisasi masyarakat/LSM melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (14/10/2021). Dua kelompok tersebut...

104 Pejabat di Lingkungan Kabupaten Cirebon Dilantik

Cirebon,- Sebanyak 104 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon di rotasi dan mutasi. Pelantikan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati...

Cirebon,- Portal layanan darurat 112 merupakan nomor call center untuk pengaduan masyarakat ketika situasi darurat. Call center 112 ini menyediakan panggilan darurat yang bebas pulsa.

Petugas yang bertugas di call center tersebut akan menerima laporan dan akan meneruskan kepada dinas terkait. Seperti kejadian kebakaran, petugas layanan 112 akan meneruskan kepada Dinas Kebakaran.

Namun, layanan ini masih banyak orang yang menyalahgunakan dengan memberikan informasi yang tidak valid. Seperti yang dialami petugas layanan Cirebon Siaga 112, sering sekali mendapatkan laporan yang tidak valid.

Loading...

Menurut salah satu petugas di Layanan Cirebon Siaga 112, Septiani mengaku sering sekali mendapatkan laporan yang tidak valid dan juga panggilan tanpa suara. Hal tersebut dirasakan sejak awal peluncuran layanan ini pada tahun 2018.

BACA YUK:  Buka Toko ke-5 di Arjawinangun, Istana Meubel Hadirkan Konsep One Stop Living

“Kalo laporan yang tidak valid atau tanpa suara sering sekali. Sehari, laporan yang masuk bisa mencapai 42 panggilan, empat panggilan tidak valid,” ujar Septiani saat ditemui di Command Center Kota Cirebon, Rabu (8/9/2021).

Septiani menceritakan, sejak awal diluncurkan Layanan Cirebon Siaga 112, sering sekali mendapatkan laporan yang tidak valid atau tanpa suara. Namun, sejak beberapa bulan ini panggilan tanpa suara atau tidak valid semakin menurun.

“Pas awal-awal (diluncurkan layanan 112) sering sekali dapat panggilan tanpa suara dan laporan tidak valid. Tapi sekarang ini, sudah beberapa bulan sudah menurun,” ungkapnya.

Septiani mengaku pernah mendapatkan laporan kebakaran dari masyarakat yang tidak valid. Laporan tersebut terjadi tahun lalu, saat itu pihaknya langsung meneruskan kepada dinas terkait.

“Pernah dapat laporan tidak valid kejadian kebakaran. Saat petugas datang ke lokasi ternyata tidak ada kebakaran. Ini menjadi gempar masyarakat dari laporan yang tidak valid,” katanya.

BACA YUK:  2 Kota Sekaligus! FIFGroup Fest Beri Kejuatan Promo di Samarinda dan Balikpapan

Atas kejadian tersebut, petugas yang bertugas di layanan Cirebon Siaga 112 untuk mencari informasi yang valid terlebih dahulu sebelum meneruskan ke dinas terkait. Pihaknya juga berharap, laporan-laporan yang tidak valid agar tidak terulang kembali.

Pada tahun 2020, laporan tidak valid valid di Layanan Cirebon Siaga 112 tertinggi mencapai 2.572 laporan, itu terjadi pada bulan Januari 2020. Sedangkan laporan tanpa suara tertinggi mencapai 1.979 panggilan, laporan ini terjadi pada bulan September 2020.

Selain laporan tidak valid dan tanpa suara, layanan Cirebon Siaga 112 menerima laporan kebakaran, kecelakaan, ambulans, Kepolisian, BPBD, Kamtibmas, dan saat ini laporan COVID-19.

Menurut Kepala Seksi Pengelolaan dan Layanan Informasi Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon, Cecep Ismayanto mengatakan saat ini panggilan tidak valid dan tanpa suara sudah berangsur menurun. Walaupun, saat ini laporan tersebut masih kerap terjadi.

“Sekarang masih, namun tidak sebanyak di awal-awal peluncuran layanan ini. Mungkin masyarakat masih penasaran juga saat awal-awal yah,” ujar Cecep.

Petugas Layanan Cirebon Siaga 112, kata Cecep, saat ini ada sebanyak 12 petugas. Petugas ini dibagi menjadi tiga shift dengan masing-masing per-shift tiga orang.

BACA YUK:  Korem 063/SGJ Canangkan Zona Integritas

“Kalau total ada 12 petugas, tapi kita bagi tiga shif. Satu shift, akan dijaga sedikitnya tiga orang,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Alumni Akabri 1999 Gelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar

Cirebon,- Alumni Akabri 1999 menggelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon, Rabu...

Aliansi Mahasiswa UGJ Gelar Unjuk Rasa di Jalan Bypass Kota Cirebon

Cirebon,- Aliansi Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jari (UGJ) menggelar unjuk rasa di Perempatan Lampu Merah Pemuda, Jalan Bypass, Kota Cirebon, Rabu (20/10/2021). Aksi tersebut...

Akselerasi Implementasi Kampus Merdeka, Tim Program Matching Fund UGJ Gelar Workshop

Cirebon,- Tim Program Matching Fund Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon menggelar kegiatan Workshop Teaching Factory Digital Marketing dan Marketplace Digital Marketing. Kegiatan tersebut...

Horison Ultima Kertajati Siap Beroperasi Akhir Tahun 2021

Bekasi,- PT Metropolitan Land Tbk (Metland) melalui anak perusahaan PT Sumber Tata Lestari melanjutkan pembangunan Hotel Horison Ultima Kertajati yang berlokasi di jalan Kadipaten...

More Articles Like This