Senin, 25 Mei 2020

Inilah Cerita Pekerja Harian yang Terdampak Covid-19

Populer

H-3 Lebaran Idulfitri Kendaraan Roda Dua Padati Jalur Pantura Cirebon

Cirebon,- H-3 menjelang Hari Raya Idulfitri, Jalur Pantura Cirebon dipadati kendaraan roda dua dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah,...

Tetap Dukung PSBB, Grage Mall dan Grage City Mall Memilih Buka Sehabis Lebaran

Cirebon,- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Cirebon di perpanjang mulai hari ini tanggal 20 Mei - 2...

Bila Masih Ditemukan Warga Mudik, Polresta Cirebon Akan Putar Balik Kendaraan

Cirebon,- Pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik lebaran pada Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 ini guna mencegah penyebaran virus...

Masjid Raya At-Taqwa dan Masjid Sang Cipta Rasa Tidak Menggelar Salat Id

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah memperpanjang masa PSBB tahap kedua selama 14 hari kedepan.PSBB tahap kedua sudah dimulai...

Pemda Kabupaten Cirebon Lakukan Test Swab Massal di Pasar Sumber

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon kembali menjalani test massal Covid-19 menggunakan metode PCR (Polymerase Chain Reaction) atau swab.Kali ini,...

Cirebon,- Yayasan Cirebon Rerewang kembali melakukan pembagian kebutuhan pangan bagi pekerja harian yang terdampak adanya virus Corona atau Covid-19, Senin (6/4/2020).

Kali ini, Yayasan Cirebon Rerewang membagikan beras dan masker kain kepada pengemudi ojek online (ojol), tukang becak, hingga pedagang keliling yang berada di Jalan Sudarsono, Kota Cirebon.

Founder Yayasan Cirebon Rerewang, Agus Gineer mengatakan hari ini kita bagi-bagi pangan berupa beras untuk pekerja harian yang terdampak karena mewabahnya virus Corona.

“Kita bagikan kepada pekerja harian, tadi ada ojol, tukang becak, pedagang keliling dan mereka income-nya betul-betul menurun dan harus kita bantu,” ujarnya.

Loading...

Baca yuk: Setelah Salurkan Bantuan Pangan, Cirebon Rerewang Donasikan APD Untuk RSD Gunung Jati

Lanjut Agus, setiap pekerja harian mendapat 5 kilogram beras dan masker kain. Karena mulai 5 April, anjuran pemerintah warga yang keluar harus memakai masker kain.

“Total kita sudah menyiapkan 400 paket . Namun bukan hanya bantuan pangan, tapi sudah memberikan APD (alat pelindung diri) untuk tenaga medis, dan pembuatan wastafel umum,” ungkapnya.

“Bantuan tersebut berasal dari donasi yang masuk ke yayasan Cirebon Rerewang,” imbuhnya.

Sementara, Rusmono yang bekerja sehari-hari mengayuh becak ini mengucapkan terima kasih atas bantuan beras yang diberikan oleh Yayasan Cirebon Rerewang.

“Alhamdulillah, penumpang lagi sepi karena virus corona, dapat bantuan beras. Bisa buat makan selama tiga hari. Karena di rumah saya tinggal bersama anak dan cucu,” ujarnya kepada About Cirebon.

Menurut Rusmono (60), sejak mewabahnya virus Corona, penghasilan sehari tidak sampai Rp. 50 ribu, bahkan sepi penumpang.

“Sudah muter-muter sampai kota Cirebon, belum ada tarikan. Kemarin saja dari jam 7 pagi sampai jam 11 malam hanya dapat Rp. 15 ribu,” katanya.

Sebelum adanya wabah virus Corona, kata Rusmono, sehari penghasilannya bisa sampai Rp. 50 ribu. Kalau sekarang cukup buat makan saja sudah Alhamdulillah.

“Padu bisa mangan bae wis syukur (asal bisa makan aja sudah bersyukur),” ungkapnya.

Selain tukang becak, penurunan penghasilan juga dirasakan oleh pengemudi ojek online, seperti yang dialami Tommy (29).

Menurut Tommy, sebelum adanya wabah virus Corona orderan sampai jam 12 siang sudah ada 10 orderan, tapi sekarang baru dua orderan.

“Biasanya sebelum ada virus Corona sudah ada 10 orderan, gara-gara ada virus Corona dapetnya cuma dua, apalagi sampai nunggu berjam-jam baru dapet lagi,” ungkapnya.

Tidak hanya orderan penumpang, menurut Tommy, orderan makanan pun mengalami yang sama, tidak ada peningkatan.

“Keadaan seperti ini sudah dirasakan dari dua Minggu yang lalu atau sejak diberlakukannya Social Distancing,” katanya.

Dengan adanya pembagian beras ini, kata Tommy, sangat membantu bagi yang membutuhkan, apalagi dengan keadaan yang seperti ini.

“Dengan mendapat beras ini bisa sedikit meringankan dalam kebutuhan sehari-hari,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Satu Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Sembuh

Cirebon,- Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon mengumumkan satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon sembuh.Berdasarkan hasil...

Slamet Anak Sebatang Kara yang Tinggal di Rumah Hampir Ambruk

Cirebon,- Slamet (15) asal Blok Singkil 2 RT 02 RW 07, Desa Astanajapuran Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, kondisinya terlihat memperihatinkan.Pasalnya, Slamet merupakan anak yatim...

Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah Satu Lagi

Cirebon,- Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon mengumumkan adanya penambahan satu pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19, Sabtu (23/5/2020).Sehingga, total pasien terkonfirmasi positif Covid-19...

H-2 Jelang Lebaran Idulfitri, Polresta Cirebon Terus Lakukan Penyekatan Selama 24 Jam

Cirebon,- H-2 jelang Hari Raya Idulfitri tahun 2020, jajaran Polresta Cirebon bersama dengan unsur lainnya terus melakukan penyekatan di wilayah Kabupaten Cirebon.Kapolresta Cirebon, Kombes...

Polresta Cirebon Musnahkan Ribuan Minuman Keras Hasil Razia

Cirebon,- Polresta Cirebon memusnahkan barang bukti sepuluhan ribu botol minuman keras (miras) berbagai jenis hasil razia.Pemusnahan yang dihadiri Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten...

More Articles Like This