Selasa, 17 September 2019

Inilah Cerita Pedagang Bakso Ikan yang Ramah pada Mahasiswa

Populer

Ribuan Masyarakat Tumpah Ruah Saksikan Festival Budaya Cirebon

Cirebon,- Festival Budaya Cirebon (Nadran Gunung Jati) yang berlangsung di Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon berlangsung meriah, Sabtu (14/9/2010). Ribuan...

Gadis Asal Cirebon yang Masuk The Voice of Germany 2019 Sudah Memiliki Bakat Sejak Balita

Cirebon,- Claudia Emmanuela Santoso yang mengikuti ajang pencarian bakat di Jerman yakni The Voice of Germany 2019 merupakan gadis...

Polres Cirebon Kota Nyatakan Perang Untuk Premanisme, Pemerasan Hingga Penganiayaan

Cirebon,- Pasca kejadian yang terjadi di Jalan Ciptomangunkusumo, Kota Cirebon pada Jumat (6/9/2019), Jajaran Polres Cirebon Kota berupaya meminimalisir...

Remaja Masjid dan At-Taqwa Center Kota Cirebon Tolak Aksi Premanisme dan Geng Motor

Cirebon,- Puluhan remaja Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon melakukan aksi tolak premanisme dan geng motor, yang berlangsung di halaman...

Antisipasi Kriminalitas di Kota Cirebon, Azis Minta Tingkatkan Koordinasi Terpadu

Cirebon,- Kejadian yang menimpa seorang remaja di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon beberapa hari lalu hingga meninggal dunia, membuat...

Cirebon – Khatam (60), pedagang bakso ikan yang sudah terbiasa mangkal di Jalan Perjuangan Kota Cirebon tepatnya di depan Gapura PDK samping kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon sejak 10 tahun yang lalu.

Khatam merupakan orang Kuningan yang kini mengontrak bersama rekannya di Jalan Perjuangan. Setiap harinya biasanya beliau membuat 500 butir bakso yang siap dijual dari pukul 08.00 hingga 22.00.

Menurut Khatam, saya senang berjualan disini, bisa akrab dengan mahasiswa-mahasiswi yang sama orang tua kayak saya. Bisa saling kenal terkadang ada yang ngasih makanan, ada yang ngasih rezeki lebih sambil beli bakso ikan padahal saya pernah menolak.

“ Jangan ini mah saya jualan tapi anak-anaknya pada maksa, gapapa buat bapak aja katanya” cerita Khatam kepada About Cirebon.

Salah satu alasan beliau lebih memilih bertahan berjualan yang bukan di tempat tinggalnya sendiri adalah beliau sudah merasa nyaman terhadap lingkungan yang sudah menemaninya selama kurang lebih 10 tahun.

Setiap mendapatkan keuntungan, beliau bawa ke rumah setiap dua minggu sekali untuk bertemu sang istri dan kedua anaknya. Kini setiap tahun pelanggan baru pun bertambah yang setiap tahunnya memilik pelanggan baru dari kalangan mahasiswa yang berlalu lalang di sekitar jalan perjuangan. (Diah Orizsa SP/ PPL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Pegiat Kopi Cirebon Gelar Aksi Solidaritas di Polres Cirebon Kota, Ini Kata Kapolres

Cirebon,- Para pegiat Kopi Cirebon melakukan aksi solidaritas untuk kedai Kopi Pekalipan yang berlangsung di Halaman Polres Cirebon Kota,...

Kerap Terjadi Kecelakaan, PT. KAI Daop 3 Cirebon Lakukan Sosialisasi di Perlintasan Sebidang

Cirebon,- Perlintasan sebidang KA merupakan salah satu titik dimana sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Melihat fakta tersebut, PT. KAI (Persero) Daerah Oprasional (Daop) 3...

Daop 3 Cirebon Gelar Bazar UMKM Mitra Binaan PT. KAI

Cirebon,- Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kereta Api Indonesia ke-74 pada tanggal 28 September 2019 mendatang, PT. KAI Daerah Oprasional (Daop) 3 Cirebon menggelar...

Ini Tanggapan Pihak Sekolah dan Adik Kelas Claudia yang Masuk The Voice of Germany 2019

Cirebon,- Gadis asal Cirebon Claudia Emmanuela Santoso yang mengikuti ajang pencarian bakat di Jerman The Voice of Germany 2019 membuat bangga Indonesia dengan penampilannya...

Penampilan Bunga Jelita Bersama Aini Griya Pengantin Tutup Acara En’s Wedding Festival 2019

Cirebon,- En’s Wedding Festival 2019 yang melibatkan vendor andalan dari wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) selesai digelar, Minggu (15/9/2019) malam.Pameran pernikahan terbesar...

More Articles Like This