Sabtu, 25 September 2021

Inilah 3 Tuntutan Aksi Unjuk Rasa Gerakan Mahasiswa Cirebon di Jalan Nasional

Populer

KAI Buka Lowongan Kerja dan Tidak Dipungut Biaya

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) saat ini sedang membuka rekrutmen untuk berbagai formasi. Masyarakat yang ingin melamar dapat...

Wanita Cantik Asal Cirebon Ini Memiliki Segudang Prestasi Biliar

Cirebon,- Cantik dan pintar bermain biliar, itulah gambaran yang cocok bagi Nony Krystianti Andilah. Wanita berkulit putih asal Cirebon...

Kampoeng Photography dan Videography (KPV) Merayakan Anniversary yang Kedua

Cirebon,- Kampung Photographer adalah sebutan dari Komunitas Photography dan Videography (KPV) yang terletak di Desa Gintung Kidul Kecamatan Ciwaringin...

Inilah Pembalap Muda Purworejo Masuk di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2022

Purworejo,-  Kabar membanggakan datang dari dunia balap motor Indonesia. Pasalnya, Fadillah Arbi Aditama yang merupakan pembalap muda asal Purworejo ini resmi di...

Grand Opening Meetime Rasain Cabang Ketiga di Majasem

Cirebon,- Meetime Rasain Cirebon membuka cabang ketiganya di Jalan Perjuangan – Majasem No. A2 Kota Cirebon (tepatnya di depan...

Cirebon,- Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Cirebon (GMC) melakukan aksi unjuk rasa di Simpang 4 Pemuda Bypass Kota Cirebon, Senin (19/10/2020).

Dalam aksi unjuk rasa tersebut, mahasiswa dari berbagai universitas di Cirebon ini memblokade Jalan Nasional Bypass selama lebih dari dua jam, sehingga terjadi penumpukan kendaraan dan juga pengalihan arus lalu lintas.

Aksi unjuk rasa yang bertepatan dengan momentum pelantikan 1 tahun Presiden Joko Widodo ini, GMC menutut mendesak Presiden mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpu) untuk mencabut Undang-undang Cipta Kerja.

Loading...
BACA YUK:  Kantor Perwakilan BI Cirebon, Pamerkan Produk UMKM Cirebon di Kanada

Didin, selaku Koordinator Aksi dari Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) mengatakan dalam aksi unjuk rasa ini kami GMC menuntut 3 hal.

Pertama, Mendesak Presiden mengeluarkan Perpu untuk mencabut Undang-undang Omnibus Law. Kedua, Mengutuk aparat kepolisian untuk tidak bertindak represif terhadap aksi massa di berbagai daerah.

“Dan yang ketiga, kami menuntut mencabut surat edaran Mendikbud nomor: 1035/E/KM/2020,” ujar Didin kepada awak media.

Dari 3 tuntutan tersebut, menurut Diding, melihat dari masalah UU Omnibus Law Cipta Kerja, banyak pasal-pasal yang masih sangat kursial. Bahkan, pihaknya meyakini bahwa banyak pasal-pasal titipan.

“Oleh karena itu, kami dari element mahasiswa khususnya menu.tut Presiden Jokowi untuk mengeluarkan Perpu penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja,” terangnya.

Kemudian, pihaknya meminta kepada pihak kepolisian untuk tidak melakukan tindakan represif kepada massa aksi di berbagai daerah.

“Saat kegiatan aksi unjuk rasa tanggal 8 Oktober kemarin banyak tindakan represif dari aparat kepolisian. Seharusnya, bila ada pendemo “perusuh” bukan menyerang balik, tetapi menasehati atau memberi tahu,” ungkapnya.

Jika pemerintah pusat sampai tidak mendengar aksi dari berbagai daerah, Didin pastikan ada gelombang demo lainnya.

Oleh karena itu, Didin menjelaskan bahwa dengan memblokade jalan Nasional ini, agar pemerintah pusat tahu aksi yang dilakukan mahasiswa di daerah.

BACA YUK:  Gandeng Punakawan, Sosialisasikan Pentingnya Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional

“Bypass ini kan salah satu jalan Nasional. Nah, secara otomatis info ini akan sampai ke pusat, dengan harapan pemerintah pusat mendengar apa yang kami lakukan hari ini,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Bupati – Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Tekan kesepakatan KUA dan PPAS Perubahan APBD 2021

Cirebon,- Bupati Cirebon Imron Rosyadi dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon Mohamad Lutfi tandatangani Nota Kesepakatan...

Kampung Dongeng Kuningan Salurkan Buku Bacaan untuk Taman Baca Masyarakat

Kuningan,- Pergerakan literasi pada masyarakat Kuningan semakin meningkat. Hal tersebut ditandai dengan bermunculannya beberapa Rumah Baca/TBM (Taman Bacaan Masyarakat). Sebagai penggiat literasi, Kampung Dongeng Kuningan...

Antisipasi Pohon Tumbang Jelang Musim Penghujan, Pohon di Kota Cirebon Dilakukan Pemangkasan

Cirebon,- Antisipasi pohon tumbang jelang musim penghujan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Kota Cirebon melakukan pemangkasan pohon. Upaya ini untuk meminimalisir terjadinya pohon...

Pesan Raisa untuk Wanita Indonesia

“Aku ingin membagikan arti kecantikan positif untuk membuat semua wanita bersinar, merasa kuat, dan mampu menggapai masa depan yang lebih bahagia.” -Raisa Andriana Empowerment  Semua wanita memiliki...

More Articles Like This