Ini yang Dilakukan Warga Cirebon Untuk Muslim Rohingya

Cirebon, 23 November 2016,- Jamaah di Masjid Abu Bakar Ash Shiddiq Komplek Ma’had Dhiya’us Sunnah Cirebon melakukan Doa Qunut Nazilah yang mengandung harapan keselamatan bagi muslim Rohingya di Myanmar, Rabu (23/11/2016).

Selain diikuti para santri yang berasal dari berbagai daerah di nusantara, doa ini juga diikuti warga di wilayah III Cirebon.

Pengasuh Pesantren Dhiya’us Sunnah, Ustad Muhammad Umar As-Sewed menjelaskan, Doa Qunut Nazilah akan dilakukan setiap rakaat terakhir dalam shalat lima waktu untuk beberapa hari ke depan.

BACA YUK:  Selama Februari 2024, Satresnarkoba Polresta Cirebon Ungkap 10 Kasus Sabu-sabu, Ganja, hingga Obat Keras Terbatas

“Kegiatan ini pun digelar serentak di seluruh pondok pesantren Ahlusunnah di seluruh Indonesia. Pemerintah kita mengimbau agar dilakukan doa qunut nazilah. Maka kami taati perintah yang baik tersebut,” ujar Ustad Muhammad Umar dalam rilis yang diterima Aboutcirebon, Rabu (23/11/2016)

Menurutnya aksi ini dipicu pembantaian muslim di Rohingya yang merupakan aksi biadab karena diduga telah terjadi upaya pembersihan (genosida) kaum muslimin.

“Sebuah kejahatan kemanusiaan telah menimpa saudara-saudara kita kaum muslimin di Rohingya. Semoga Allah menolong kaum muslimin di sana,” ujarnya. (AC250)

Bagikan:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *