Rabu, 27 Oktober 2021

Ini yang Dilakukan Umat Hindu di Cirebon Sebelum Hari Raya Nyepi

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Sejumlah umat Hindu di Kota Cirebon sibuk mempersiapkan untuk merayakan Hari Raya Nyepi yang jatuh pada tanggal 17 Maret 2018.

Berlokasi di Pura Agung Jati Pramana, Jalan Bali No. 4 Merbabu Asi, Perumnas Kota Cirebon, para umat Hindu sedang membuat sesajen.

Made Supartini, selaku Penyuluh Agama Hindu Wilayah Cirebon mengatakan, persiapan sudah dilakukan sejak hari Senin kemarin untuk besok kegiatan Tawur Agung Kesange.

Loading...
BACA YUK:  Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman di Wilayah Jawa Bagian Barat

“Itu adalah sebagai rangkaian kita untuk melaksanakan Hari Raya Nyepi pada Sabtu 17 Maret 2018,” ujarnya kepada About Cirebon, Kamis (15/3/2018).

Lanjut dia, besok akan melaksanakan Pecaruan di Pura Agung Jati Pramana untuk menetralisir unsur-unsur alam yang bersifat negatif, yang dalam bahasa Hindu disebut Butakala. Butakala ini yang sering menggangu kehidupan manusia.

“Karena pada Hari Nyepi melaksanakan Catur Brata Penyepian, maka besok ini sebagai proses penyucian agar hal-hal negatif tidak mengganggu jalannya hari raya Nyepi,” jelasnya.

Sebelumnya, umat Hindu di Cirebon pada hari Minggu kemarin sudah melaksanakan Melasti. Melasti sendiri dilaksanakan 3 hari sebelum Hari Raya Nyepi.

“Karena di sini umatnya pada hari biasa sibuk bekerja, maka diambil pada hari Minggu kemarin,” ungkapnya.

Made Supartini menjelaskan, Melasti sendiri bertujuan untuk menyucikan buan alit dan buan agung, yaitu menyucikan diri dan alam.

“Mungkin selama 1 tahun ini kita telah melaksanakan atau telah merusak alam tanpa kita sengaja, maka pada Tawur inilah kita mengembalikan hal-hal yang telah kita rusak itu supaya menjadi lebih positif,” bebernya.

“Karena, jika hal-hal negatif ini merajalela bisa merusak, bukan hanya merusak diri kita sendiri, alampun bisa terjadi bencana alam,” imbuhnya. (AC212)

BACA YUK:  HUT ke-76 TNI, Jajaran Polresta Cirebon Kunjungi Mako TNI di Cirebon
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

UGJ Gelar Wisuda Sarjana dan Magister ke-60 dan 61 Tahun 2021

Cirebon,- Wisuda sarjana dan magister ke-60 dan 61 tahun 2021 Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon diselenggarakan di Hotel...

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana pembangunan industri di Kota Cirebon....

Edi Baredi Terpilih Menjadi Ketua Kadin Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Cirebon menggelar Musyawarah Kabupaten (Mukab) VII tahun 2021. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu hotel Jalan Tuparev,...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun 1999 sampai dengan saat ini....

More Articles Like This