Rabu, 19 Januari 2022

Ini Syarat Lengkap Calon Penumpang Kereta Api

Populer

Situs Sumur Buah, Bukti Penyebaran Islam di Cirebon

Cirebon,- Cirebon merupakan salah satu kota yang amat kental nuansa Islamnya. Cirebon merupakan pula salah satu kota yang disinggahi...

Awal Tahun, Manulife Mulia Putri Agency Mulai dengan Peduli Dunia Pendidikan

Cirebon,- Awal tahun, Manulife Mulia Putri Agency menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah dan paket sembako. Bantuan itu diberikan kepada...

Tiga Prodi Memulai Kegiatan Perkuliahan di Kampus ITB Cirebon

Cirebon,-:Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), telah memulai program multikampus sebagai wujud pengembangan institusi...

Polresta Cirebon Berkomitmen Menindak Tegas Geng Motor yang Meresahkan Masyarakat

Cirebon,- Seluruh jajaran Polresta Cirebon berkomitmen keras untuk pemberantasan geng motor di wilayah Kabupaten Cirebon. Hal ini dilakukan untuk...

TPID Kota Cirebon Akan Gelar Pasar Murah Pekan 18 – 20 Januari 2022

Cirebon,- Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon akan menggelar operasi pasar murah. Rencananya, operasi pasar murah akan berlangsung...

Cirebon,- Sesuai Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 97 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi COVID-19 tanggal 2 November 2021. Penumpang KA Jarak Jauh cukup menggunakan hasil Rapid Antigen maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Pemberlakuan tersebut berlaku sejak tanggal 3 November 2021. PT. KAI Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon mengikuti dan mematuhi seluruh ketentuan dari pemerintah dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

Manager Humas PT. KAI Daop 3 Cirebon, Suprapto mengatakan aturan baru tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah.

Loading...

“Untuk membantu calon pelanggan melengkapi persyaratan tersebut, kami Daop 3 Cirebon telah menyediakan 5 stasiun yang melayani Rapid Test Antigen seharga Rp 45.000,” ujar Suprapto, Jumat (5/11/2021).

BACA YUK:  Peringatan Hari Amal Bakti ke-76 Kementerian Agama, Kerukunan Umat Beragama di Kota Cirebon Sudah Baik

Selain menyertakan surat hasil negatif test antigen 1×24, lanjut Suprapto, persyaratan untuk melakukan perjalanan menggunakan KA Jarak Jauh maupun lokal wajib menunjukan kartu vaksin minimal vaksinasi COVID-19 dosis pertama.

“Kewajiban menunjukkan kartu vaksin, dikecualikan bagi pelaku perjalanan dengan kepentingan khusus medis yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis berdasarkan keterangan dari dokter spesialis dan pelaku perjalanan di bawah 12 tahun,” kata Suprapto.

Bagi anak usia di bawah 12 tahun, kata Suprapto, wajib didampingi oleh orang tua atau keluarga yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga.

Selain itu, pemesanan tiket kereta api harus memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada kolom nomor identitas. Penggunaan NIK ini berlaku bagi pelanggan dewasa ataupun anak-anak untuk memvalidasi status vaksinasi dan pemeriksaan COVID-19 calon pelanggan.

“Hal tersebut dikarenakan, KAI telah mengintegrasikan aplikasi PeduliLindungi dengan sistem boarding KAI,” jelas Suprapto.

Selama menggunakan layanan KAI, pelanggan wajib mematuhi protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, menghindari makan bersama, dan menggunakan hand sanitizer.

BACA YUK:  Angin Puting Beliung di Kecamatan Gebang, 46 Rumah Warga Rusak

Pelanggan juga harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius.

Pelanggan wajib menggunakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut. Pelanggan juga tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan.

“Tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan bagi perjalanan yang kurang dari 2 jam, terkecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Pemkot Cirebon Targetkan Vaksin Anak Selesai Sebelum Akhir Januari 2022

Cirebon,- Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon meminta rumah sakit untuk melakukan kesiapsiagaan. Vaksinasi Covid-19 juga...

Komitmen Dukung Gerakan Zakat, Wali Kota Cirebon Terima Penghargaan Baznas Award 2022

Cirebon,- Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H. dianugerahi penghargaan Baznas Award 2022 pada kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia. Penganugerahan tersebut diberikan...

Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Kota Cirebon Digelar di SDN Kedung Krisik

Cirebon,- Anggota DPR RI Komisi VIII dari Dapil 8 Jawa Barat, Selly Andriani Gantina berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Cirebon menggelar kegiatan vaksinasi COVID-19 untuk...

Jalani Hidup Terbaikmu dengan Berolahraga

Memasuki tahun baru, banyak dari kita yang memiliki keinginan untuk memperbaiki diri secara fisik maupun mental. Dalam Bahasa Latin, terdapat sebuah ungkapan “men sana in...

More Articles Like This