Kamis, 28 Oktober 2021

Ini Penjelasan Kepala BI Cirebon Terkait Video Viral Uang “Nyanyi”

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Beredar video uang pecah Rp. 75 ribu yang bisa Nyanyi Indonesia Raya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon berikan penjelasan, Senin (28/9/2020).

Menurut Kepala KPw BI Cirebon, Bakti Artanta mengatakan bahwa dari Undang-undang mata uang, ciri-ciri uang rupiah tidak ada seperti dalam video yang viral beredar.

“Untuk ciri umum uang rupiah tidak ada yang bisa bernyanyi, hanya ada penulisan NKRI, tanda tangan dua pihak Menteri Keuangan dan Gubernur BI. Sedangkan ciri khusus ada design yang dibuat oleh Peruri termasuk ada benang pengaman dan gambar tersembunyi,” ujar Bakti saat ditemui di kantornya, Senin (28/9/2020).

Loading...
BACA YUK:  Horison Ultima Kertajati Siap Beroperasi Akhir Tahun 2021

Menurut Bakti, Bank Indonesia atau Peruri tidak pernah membuat uang dengan ciri-ciri seperti video yang beredar tersebut.

“Karena kita tidak pernah membuat ciri seperti ini dan kami tidak pernah mengeluarkan aplikasi untuk itu,” ungkap Bakti.

Lanjut Bakti, video uang pecahan Rp. 75 ribu yang bisa menyanyikan lagu Indonesia Raya kemungkinan menggunakan teknologi Augmented Reality (AR).

“Saya pastikan uang pecahan yang bisa bernyanyi tersebut tidak ada aplikasi atau chip yang ditanam dalam uang tersebut. Yang ada hanya ciri-ciri secara umum dan khusus yang saya jelaskan tadi,” bebernya.

Pihaknya mengingatkan kepada masyarakat dalam pasal 25 Undang-undang Mata Uang, jangan sampai hal ini merendahkan simbol-simbol negara, karena ada ancaman pidananya.

“Bagi masyarakat, jangan sampai hal ini bisa merendahkan rupiah sebagai simbol negara,” tandasnya. (AC212)

BACA YUK:  Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II 2021 di Wilayah BI Cirebon Alami Perbaikan
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Lantik Tujuh Kepala Sekolah, Walikota Cirebon Pesan Lakukan Manajemen Pendidikan

Cirebon,- Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis melantik tujuh Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kota Cirebon....

Peringati Maulid Nabi, Masjid Al-Maksudhi Hadirkan Gus Miftah

Cirebon,- Masjid Al-Maksudhi yang berlokasi di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon menggelar pengajian, Selasa (26/10/2021) malam. Kegiatan ini berkolaborasi...

DPW Partai Nasdem Jabar Calonkan Eti Herawati sebagai Wali Kota Cirebon 2024

Cirebon,- DPW Partai Nasdem Jawa Barat menargetkan meraih dua kursi DPR RI, dua kursi DPR Provinsi, tujuh kursi DPRD Kota Cirebon pada pemilu 2024....

UGJ Gelar Wisuda Sarjana dan Magister ke-60 dan 61 Tahun 2021

Cirebon,- Wisuda sarjana dan magister ke-60 dan 61 tahun 2021 Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon diselenggarakan di Hotel Swissbell Hotel Kota Cirebon, Selasa...

More Articles Like This