Ini Penjelasan BMKG Penyebab Angin Kencang di Cirebon

Cirebon,- Beberapa hari terakhir, wilayah III Cirebon diterjang angin kencang. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kertajati, angin kencang dikarenakan adanya perbedaan tekanan udara antara di wilayah selatan Indonesia dengan Utara Indonesia yang cukup signifikan, serta Monsun Australia yang sedang menguat.

Menurut Ahmad Faa Izyin, Prakirawan Cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kertajati mengatakan Monsun Australia adalah angin yang bertiup dari arah timur hingga selatan, biasanya terjadi saat musim kemarau dan menyebabkan keringnya massa udara.

BACA YUK:  Selama 2 Hari, Ribuan Orang Datangi Openship KRI Dewaruci di Pelabuhan Cirebon

“Di wilayah Cirebon, Majalengka, Kuningan dan sekitarnya terdapat faktor lokal adanya gunung Ciremai, sehingga menjadi Angin Kumbang,” ujar Faa Izyin saat dihubungin About Cirebon, Jumat (8/7/2022).

Dari pantauan BMKG, kata Faa Izyin, siang hari ini kecepatan angin maksimum terukur dengan kecepatan 39 km/jam berhembus dari arah selatan.

“Kami perkirakan dalam 2 hari kedepan masih berpotensi angin seperti ini atau Angin Kumbang. Angin Kumbang merupakan angin Fohn, angin yang bertiup turun sepanjang lereng gunung menuju ke dataran yang lebih rendah dengan suhu udara yang tinggi dengan tingkat kelembaban udara yang rendah,” katanya.

BACA YUK:  Ini Rangkaian Kegiatan Hari Jadi ke-653 Cirebon dari 15-31 Juli 2022

“Pada wilayah Majalengka, Cirebon, dan Kuningan, angin Si Kumbang ini berasal dari wilayah Gunung Ciremai,” sambung Faa Izyin.

Oleh karena itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk perbanyak konsumsi air minum, pergunakan pelembab atau lotion, gunakan tabir Surya dan siapkan kacamata, masker untuk aktivitas diluar ruangan.

“Masyarakat dihimbau tetap waspada terhadap dampak yang bisa ditimbulkan seperti pohon tumbang, dan lain-lain, serta selalu menjaga kondisi tubuh terutama saat beraktivitas diluar ruangan seperti menggunakan jaket,” pungkasnya. (HSY)

(Dilihat: 123 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.