Ini Alasan Pacific Paint Membuat Pecinan Pasar Kanoman Cirebon Berwarna

0
48

Cirebon,- Kawasan Pecinan Pasar Kanoman Cirebon kini lebih berwarna. Pasalnya, sebanyak kurang lebih dua ratus ruko dilakukan pengecatan dengan beragam warna.

Tak tanggung-tanggung selain ruko yang ada di kawasan Pecinan Pasar Kanoman, tenda-tenda pedagang kaki lima pun diganti dengan tenda yang berwarna.

Mengambil tema “Pecinan Warna-Warni” merupakan program yang digagas oleh PT. Pabrik Cat dan Tinta Pacific atau Pacific Paint yang sudah berdiri sejak tahun 1943.

Aston Hotel

Direktur Pacific Paint, Suryanto Tjokrosantoso mengatakan program Pecinan Warna-Warni adalah dalam rangka ulang tahun Pacific Paint yang ke-75 tahun.

“Kami masih konsisten mengaplikasikan visi misi dalam mewarnai Indonesia diusia yang ke-75 tahun,” ujarnya, Kamis (3/5/2018).

Lanjut dia, dipilih Cirebon untuk program Pecinan Warna-Warni, karena Cirebon mempunyai sejarah yang sangat panjang dan jauh sebelum Indonesia merdeka.

[Baca juga : Tiga Kesultanan Cirebon Dukung Pecinan Warna-Warni Pasar Kanoman]

“Cirebon ini merupakan satu tempat di mana terjadi enkulturasi atau pencampuran berbagai budaya,” bebernya.

Kata dia, mengenal adanya almarhum Putri Ong Tien dan Sunan Gunung Jati yang notabene asalnya dari Mesir, demikian juga pedagang-pedagang yang lain.

Pasar mempresentasikan atau mewakili kondisi yang sangat beragam. Kalau kita lihat, orang-orang yang melakukan kegiatan di dalam pasar ini terdiri dari berbagai suku dan agama.

“Kenapa dilakukan tahap awal revitalisasi pasar dengan warna-warni, karena kami dari Pacific Paint ingin menggambarkan sesuatu yang sangat beragam, yaitu warna,” jelasnya.

Warna-warni yang dipadupadankan menurutnya akan sangat indah dilihat mata, membuat mata itu menjadi enak dan hati menjadi lebih tenang.

“Kalau mata melihat dengan enak dan hati menjadi tenang, mudah-mudahan dagangannya semakin lancar,” ungkapnya.

“Orang-orang yang datang ke Pecinan Pasar Kanoman akan semakin banyak. Itu yang kami harapkan, karena sekarang ini zamanya di mana orang-orang itu senang berswafoto,” terangnya.

Ia menambahkan, warna-warni yang ada di Pecianan ini mempunyai arti bahwa kita itu adalah sesuatu yang Bhinneka. Bhinneka itu terdiri dari berbagai rupa dan bermacam-macam, namun tetap menjadi satu.

Terpopuler

“Kita adalah Bhinneka, namun kita tetap Indonesia,” tutupnya. (AC212)

Bagikan:
Signup for the newsletter