Minggu, 5 Juli 2020

Ini Alasan Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon Melaksanakan Sholat Jumat di Tengah Pandemik Covid-19

Populer

Inilah Peraturan Wali Kota Cirebon No. 28 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)

Peraturan Wali Kota Cirebon No. 28 Tahun 2020. Klik : PERWAL282020Lampiran Pertama : Lampiran Pertama Perwal No. 28 Tahun...

Update 29 Juni, Pasien Positif Covid-19 di Kota Cirebon Bertambah Dua Orang

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cirebon bertambah dua orang. Sehingga, dengan adanya penambahan dua pasien baru, pasien...

Masa Berlaku Hasil PCR dan Rapid Test Untuk Perjalanan KA Diperpanjang Hingga 14 Hari

Cirebon,- Dalam masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19, PT Kereta Api...

Bertambah 2 Lagi, Kasus Positif Covid-19 di Kota Cirebon

Cirebon,- Pasien terkonfirmasi positif di Kota Cirebon kembali bertambah dua orang. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan...

Satu Pasien Covid-19 di Kabupaten Cirebon Dinyatakan Sembuh, Tersisa Satu Pasien

Cirebon,- Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon kembali mengumumkan satu pasien dinyatakan sembuh, Senin (29/6/2020).Dengan adanya satu...

Cirebon,- Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon tetap melaksanakan sholat Jumat di tengah pandemik virus Corona atau Covid-19, Jumat (27/3/2020).

Dalam pelaksanaanya, Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon tetap melaksanakan protokol dari pemerintah seperti pengecekan suhu tubuh, menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer, hingga penerapan Social Distancing.

Ketua At-Taqwa Center Kota Cirebon, Ahmad Yani mengatakan terkait pelaksanaan sholat Jumat di Masjid Raya At-Taqwa ini tentu bukan untuk diperdebatkan antara masjid agung di Ciayumajakuning yakni Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Cirebon tidak melaksanakan sholat Jumat.

Loading...

“Semuanya punya dasar, termasuk kami tidak begitu saja menyelenggarakan sholat Jumat, tapi ini berdasarkan pertimbangan,” ujar Yani usai sholat Jumat kepada About Cirebon, Jumat (27/3/2020).

Lanjut Yani, kalau melihat di Kuningan dan Kabupaten Cirebon terkait tidak melaksanakan sholat Jumat, karena adanya surat edaran dari pemerintah daerah masing-masing terkait pencegahan virus Corona atau Covid-19.

“Di Cirebon juga ada surat edaran Wali Kota, tapi lebih spesifik tentang pendidikan. Ini bukan berarti tempat ibadah tidak perlu dicegah, kami tetap berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, MUI, hingga kesimpulannya At-Taqwa menyelenggarakan sambil melihat situasi,” terangnya.

“Sesuai dengan Fatwa MUI yang 3B, kami sepakat dari rapat kemarin masih menganggap sangat memungkinkan,” tambahnya.

Kalaupun kemudian hari, kata Yani, yang berwenang memohon At-Taqwa untuk tidak menyelenggarakan, kami taat kepada pemerintah dalam hal ini.

“Saat ini bukan berarti tidak taat, kami tetap menghargai semua fatwa maupun edaran dari pemerintah pusat sampai daerah, tapi pelaksanaannya sesuai kondisi. Jadi, kamipun kalau besok pemerintah daerah menyatakan At-Taqwa melakukan hal yang sama (tidak melaksanakan sholat Jumat) maka kami akan mengikuti ketentuan Pemda kota Cirebon,” bebernya.

“Untuk saat ini, sebelum melaksanakan sholat Jumat, belum sampai kepada penyetopan untuk tidak melaksanakan sholat Jumat,” tandasnya.

Sementara, Jajang Badruzaman, selaku Khotib Sholat Jumat di Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon menjelaskan bahwa sholat Jumat kali ini ada yang lain dari biasanya. Yang biasanya shaf itu lurus dan rapat, seorang direnggangkan.

“Ini bukan apa-apa, tapi memang ini karena hasil musyawarah pengurus At-Taqwa. Jadi dalam satu sisi kita ingin melaksanakan Sholat Jumat tetap, tapi dalam satu sisi yang lain juga kita mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, sesuai protap SOP pencegahan virus Corona,” ujarnya kepada About Cirebon.

“Insyaallah, kalau ijtihad dan ijtihad bukan dilandasi hawa nafsu, tapi benar-benar dari pikiran yang jernih, Kalaupun itu salah, tetap masih mendapat pahala satu,” tambahnya.

Mengenai hal tersebut, pihaknya mengedepankan sebagaimana Arab Saudi melakukan lockdown Mekkah dan Madinah, ada kaidah usul fiqih mengatakan mencegah kemudhorotan itu diutamakan atau kemudhorotan itu harus di hilangkan.

“Sehingga, untuk menjaga kemudhorotan dan supaya satu sama lain tidak bersentuhan, maka kami pengurus At-Taqwa berijtihad merenggangkan shafnya dengan tetap melaksanakan sholat Jumat,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tambahan 4 Orang Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Lakukan Isolasi Mandiri⁣

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 4 orang. Sehingga, total kasus Covid-19 sampai tanggal 4...

Bisnis Digital, Solusi untuk Pemulihan Ekonomi⁣

Jakarta,- Pandemi COVID-19 memiliki dampak yang sangat besar pada hampir semua sektor kehidupan. Tidak hanya kesehatan, sektor ekonomi menjadi salah satu sektor paling terdampak...

Dua Usia Muda Menambah Kasus Covid-19 di Kota Cirebon

Cirebon,- Tim gugus tugas Percepatana penanganan Covid-19 Kota Cirebon mengumumkan dua kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cirebon.Berdasarkan data dari pusat informasi dan...

Kembali Dibuka, Kedai Raja Es Buah dan Ratu Mie Ramen Hadirkan Promo Menarik

Cirebon,- Bagi pecinta kuliner es buah dan mie ramen, Kedai Raja Es Buah dan Ratu Mie Ramen mulai hari ini beroperasi seperti biasanya.Setelah hampir...

Lestarikan Budaya, Putra-Putri Kebudayaan Indonesia Kunjungi Keraton Kacirebonan

Cirebon,- Putra-Putri Kebudayaan Indonesia 2019 dan Putra-Putri Kebudayaan Jawa Barat 2020 mengunjungi Keraton Kacirebonan yang terletak di Jalan Pulasaren, Kota Cirebon, Sabtu (4/7/2020).Kedua pasangan...

More Articles Like This