Indonesia Jadi Tuan Rumah Penyelenggara IMF – World Bank Annual Meetings 2018 di Bali

Jakarta, 21 November 2017,- Puluhan ribu delegasi dari berbagai negara siap meramaikan International Monetary Fund (IMF) – World Bank Annual Meetings 2018 yang akan diselenggarakan pada bulan Oktober 2018 mendatang di Pulau Bali.

Peter Jacobs, Kepala Satuan Tugas Pertemuan Tahunan IMF – World Bank 2018 mengatakan, Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggara IMF – Worlds Bank Annual Meeting 2018 yang diselenggarakan pada bulan Oktober 2018 dan akan dihadiri 189 negara.

“IMF-Wolds Bank Annual Meetings adalah pertemuan tahunan yang diselenggarakan oleh Dewan Gubernur World Bank dan IMF, untuk mendiskusikan perkembangan ekonomi dan keuangan global serta isu-isu terkini,” ujarnya pada kegiatan Pelatihan Wartawan Daerah Bank Indonesia 2017 di Puri Agung Convention Hall, Grand Sahid Jaya Hotel, Jalan Jend. Sudirman, Jakarta (21/11/2017).

BACA YUK:  Info Loker : RS. Sumber Hurip

Kata dia, dalam kegiatan ini akan hadir banyak pemangku kepentingan di bidang keuangan, maka akan terdapat pula berbagai pertemuan lain seperti bilateral antar negara serta diskusi ekonomi dan keuangan.

Selain itu, terdapat pula pertemuan yang melibatkan berbagai stakeholder dan membahas isu spesifik, seperti isu tentang perubahan iklim, isu pemuda, isu sosial dan gender, isu terkait tugas parlemen serta berbagai seminar dan diskusi lainnya.

“Total peserta yang akan hadir kurang lebih mencapai 15 ribu peserta dari 189 negara diantaranya Menteri Keuangan, Gubernur Bank Sentral, CEO Industri Keuangan, akademisi terkemuka, Lembaga Internasional dan anggota parlemen,” bebernya.

BACA YUK:  Info Loker : RS. Sumber Kasih

Lanjut dia, kesempatan menjadi tuan rumah untuk IMF-WB Annual Meetings 2018 merupakan momentum yang baik bagi Indonesia untuk menunjukkan leadership Indonesia, juga sebagai satu-satunya negara Asean di Forum G20.

“Kehadiran ribuan peserta di IMF-WB Annual Meetings 2018, diharapkan akan dapat menggerakkan roda perekonomian Bali terutama di sektor MICE penyelenggaran event, pariwisata, sektor jasa, industri kecil dan sektor pendukung lainnya,” harap Peter. (AC212)

(Dilihat: 17 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.